GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menko AHY Tekankan Pentingnya Uji Kelaikan Bus Angkut Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

Menko Infra Agus Harimurti Yudhoyono menekankan pentingnya pelaksanaan uji kelaikan bus untuk keselamatan penumpang selama Natal 2024 & Tahun Baru 2025.
Rabu, 18 Desember 2024 - 11:23 WIB
Menko AHY: Pembangunan Infrastruktur Transportasi Dorong Kemajuan Ekonomi
Sumber :
  • Antara Foto

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan pentingnya pelaksanaan uji kelaikan kendaraan bus secara serius guna memastikan keselamatan penumpang selama periode angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

"Saya berpesan tolong jalankan (uji kelaikan) ini dengan tegas sesuai dengan aturan yang berlaku, karena kita tidak boleh bernegosiasi dengan aspek keselamatan penumpang," kata Menko AHY di Solo, Jawa Tengah, Selasa (17/12/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

AHY menjelaskan bahwa seluruh indikator kelaikan bus, baik teknis maupun administratif, harus diperiksa secara menyeluruh agar kendaraan yang beroperasi benar-benar layak jalan dan aman digunakan. Ia juga meminta agar prosedur pemeriksaan dilaksanakan sesuai regulasi di setiap terminal, termasuk memastikan kelengkapan administrasi tidak ada yang terlewat atau kedaluwarsa.

Bus yang tidak memenuhi syarat akan dikenakan sanksi, mulai dari peringatan, penundaan perjalanan, hingga pemberhentian operasional sementara. Langkah tegas ini diambil untuk meminimalkan risiko kecelakaan selama masa liburan.

"Ini semua kita lakukan demi menjaga, menjamin keselamatan, keamanan dan kenyamanan para penumpang, para pengguna bus-bus tadi. Ini tugas yang harus kami lakukan," ucapnya.

Selain itu, AHY juga menyoroti pentingnya kesiapan kendaraan menghadapi cuaca ekstrem, seperti hujan deras, angin kencang, dan potensi longsor yang sering terjadi di beberapa wilayah pada akhir tahun. Ia menekankan bahwa kondisi kendaraan yang prima menjadi faktor utama untuk menjamin perjalanan yang aman dan lancar.

"Apalagi kita tahu cuaca, tadi hujan ya? Hujan deras, kadang-kadang ada angin, mungkin di sejumlah lokasi ada yang rawan terjadinya longsor, atau ada genangan-genangan yang juga harus kita waspadai," ucapnya.

AHY berharap langkah-langkah tegas ini dapat menghindari hambatan selama perjalanan, terutama pada masa puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru. Koordinasi antara pengelola terminal dan operator bus diharapkan mampu memberikan jaminan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bagi penumpang.

Pemerintah, lanjutnya, melalui pemeriksaan ketat dan komprehensif, berkomitmen untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan memastikan seluruh armada transportasi siap beroperasi optimal selama periode liburan akhir tahun.

"Kami berharap tidak ada kecelakaan, tidak ada hambatan selama perjalanan (libur Natal dan Tahun Baru) nanti. Apalagi masa-masa puncak mudik, kami berharap tentunya semuanya baik-baik saja," kata AHY.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah mengambil langkah pengawasan tambahan untuk meningkatkan keselamatan angkutan Natal dan Tahun Baru. Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Ahmad Yani, mengungkapkan bahwa bus yang tidak lolos uji kelaikan (ramp check) akan diberi tanda silang merah.

"Stiker merah, tanda coret, tanda silang merah (dipasang ke bus tak lolos uji kelaikan)," kata Yani di Jakarta, Kamis (12/12/2024). 

Menurut Yani, langkah ini dilakukan setelah ditemukan sejumlah bus dari berbagai perusahaan otobus (PO) yang tidak memenuhi standar kelayakan. Bus-bus tersebut dilarang beroperasi selama periode angkutan Natal dan Tahun Baru untuk menjamin keselamatan penumpang. (ant/nsp)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Resmi Bekerja Sama, Pelatih Hillstate Sudah Hafal Makanan Korea Kesukaan Megawati Hangestri

Belum Resmi Bekerja Sama, Pelatih Hillstate Sudah Hafal Makanan Korea Kesukaan Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung, pelatih Hyundai Hillstate diam-diam sudah mencari tahu apa makanan khas Korea Selatan yang disukai oleh calon pemainnya Megawati Hangestri.
Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Berhadiah Ratusan Juta Rupiah: Lombakan Kebersihan antar-UPTD Dinas PU, yang Terburuk Diumumkan secara Terbuka

Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Berhadiah Ratusan Juta Rupiah: Lombakan Kebersihan antar-UPTD Dinas PU, yang Terburuk Diumumkan secara Terbuka

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan sayembara berhadiah. Tak tanggung-tanggung, hadiahnya mencapai ratusan juta rupiah. 
PPIH Minta Jamaah Haji Indonesia Tak Paksakan Diri ke Masjidil Haram saat Waktu-Waktu Padat

PPIH Minta Jamaah Haji Indonesia Tak Paksakan Diri ke Masjidil Haram saat Waktu-Waktu Padat

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memberikan imbauan serius bagi jamaah calon haji Indonesia untuk menjaga stamina menjelang puncak ibadah haji. 
Siswi SMA Asal Tangerang Selatan Diterima di Tujuh Universitas Dunia

Siswi SMA Asal Tangerang Selatan Diterima di Tujuh Universitas Dunia

Siswi lulusan SMA Bina Nusantara (Binus) Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kalya, berhasil diterima di tujuh perguruan tinggi terkemuka dunia pada seleksi masuk tahun ajaran 2026/2027.
Kirab Budaya Cirebon Menghubungkan Sejarah dan Masa Depan

Kirab Budaya Cirebon Menghubungkan Sejarah dan Masa Depan

Kirab Budaya Mahkota Binokasih Napak Tilas Pajajaran yang digelar di Kota Cirebon disebut menjadi upaya menghubungkan sejarah masa lalu dengan pembangunan masa depan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. 
Jamaah Calon Haji Diimbau Untuk Jaga Kesehatan

Jamaah Calon Haji Diimbau Untuk Jaga Kesehatan

Para jamaah calon haji asal Karawang, Diimbau untuk tetap menjaga kesehatan selama dalam perjalanan haji tahun ini, khususnya ketika di tanah suci agar bisa mengikuti seluruh rangkaian ritual haji dengan optimal.

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT