News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menu Serangga Bisa Disajikan untuk Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN: Contoh Keragaman Pangan

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana baru-baru ini menyampaikan bahwa serangga bisa menjadi alternatif menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sabtu, 25 Januari 2025 - 19:49 WIB
Kolase penyajian makan bergizi gratis (MBG) an menu serangga goreng.
Sumber :
  • Biro Komunikasi Kepresidenan/Wikimedia

Jakarta, tvOnenews.com - Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto memang membutuhkan keragaman menu untuk disuguhkan ke penerima manfaat, khususnya anak sekolah.

Namun, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana baru-baru ini menyampaikan bahwa serangga daoar menjadi alternatif menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, hal itu menjadi bentuk penyesuaian potensi sumber daya yang ada di setiap daerah.

Di beberapa daerah, misalnya Gunungkidul, Yogyakarta, serangga seperti belalang hingga laron (rayap terbang) memang sering dijadikan kudapan.

“Kalau ada daerah-daerah tertentu yang terbiasa makan seperti itu, (serangga) bisa menjadi menu di daerah tersebut,” kata Dadan di sela-sela acara Rampinas PIRA di Jakarta, Sabtu (25/1/2025).

Variasi menu itu adalah merupakan contoh bahwa Badan Gizi Nasional tidak menetapkan standar menu nasional untuk program MBG.

Namun, BGN menetapkan standar komposisi gizi nasional sehingga setiap menu makan yang disajikan untuk penerima manfaat bergizi lengkap.

Serangga memang menjadi diyakini mengandung tinggi protein. Oleh karena itu, serangga bisa dijadikan alternatif sumber protein bagi beberapa daerah yang sering menjadikannya konsumsi. 

“Ada daerah yang banyak telur, ada daerah yang banyak ikan, seperti itu,” ujar Dadan.

Selain akan putar otak untuk mencari variasi protein, BGN juga tidak menutup kemungkinan akan usulkan variasi menu untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat selain dari beras atau nasi,

Misalnya untuk daerah yang masyarakatnya terbiasa memakan jagung, singkong, atau pisang rebus, sebagai makanan pokok, maka tidak menutup kemungkinan nasi nantinya bisa diganti dengan menu-menu tersebut.

“Itu contoh, ya. Bagaimana keragaman pangan itu bisa diakomodir dalam program makan bergizi,” sambungnya.

Sebagai informasi, program MBG saat ini telah dilakukan di 31 provinsi di Indonesia.

Total ada 238 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi memenuhi pembuatan makanan untuk MBG sejak diluncurkan pada 6 Januari 2025 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Periode pertama Januari–April 2025, pemerintah akan ditargetkan  3 juta penerima manfaat dari program MBG.

Kemudian pada tahap kedua April–Agustus 2025, akan ditargetkan bertambah menjadi 6 juta penerima manfaat. (ant/rpi)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Brimob Polda Sumut Sterilisasi Gereja di Medan Guna Kekhusyukan Ibadah Jumat Agung

Brimob Polda Sumut Sterilisasi Gereja di Medan Guna Kekhusyukan Ibadah Jumat Agung

Satuan Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara melakukan sterilisasi di sejumlah gereja di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), guna kekhusyukan umat Kri
Eks Bos Red Bull Santer Dikabarkan akan Segera Kembali ke F1, Toto Wolff Malah Ragu hal Itu akan Terwujud

Eks Bos Red Bull Santer Dikabarkan akan Segera Kembali ke F1, Toto Wolff Malah Ragu hal Itu akan Terwujud

Bos Mercedes, Toto Wolff, meragukan bahwa mantan kepala tim Red Bull, Christian Horner, akan kembali ke F1 meski santer dirumorkan.
Bejat! Paman dan Kakek di Jaksel Cabuli Ponakan di Bawah Umur, Polisi Tegaskan Pelaku Sudah Siap Diadili

Bejat! Paman dan Kakek di Jaksel Cabuli Ponakan di Bawah Umur, Polisi Tegaskan Pelaku Sudah Siap Diadili

Viral jadi sorotan di media sosial, paman dan kakek melakukan pelecehan terhadap ponakan atau keluarganya sendiri. Polisi sudah turun tangan atasi kasus ini.
Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Warga di Tambun Bekasi Berjumlah Tiga Orang, Ini Perannya

Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Warga di Tambun Bekasi Berjumlah Tiga Orang, Ini Perannya

Polres Metro Bekasi menangkap tiga orang pelaku penyiraman air keras ke seorang warga berinisial TW (54), yang terjadi di Jalan Bumi Sani Permai, Tambun Selatan
Kebut Huntap-Huntara, Satgas PRR Komitmen Berikan Hidup Layak Bagi Penyintas

Kebut Huntap-Huntara, Satgas PRR Komitmen Berikan Hidup Layak Bagi Penyintas

Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, terus mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) untuk menyediakan tempat tinggal yang layak bagi penyintas bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Pemkab Bireuen: Bantuan Jadup Korban Banjir Mulai Disalurkan 6 April

Pemkab Bireuen: Bantuan Jadup Korban Banjir Mulai Disalurkan 6 April

Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Bireuen Muhajir Juli menyatakan bantuan jatah hidup (jadup) untuk korban banjir dan tanah longsor di daerah itu mulai disalurka

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT