GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menteri ATR: Pencabutan SHGB-SHM Pagar Laut di Tangerang Berpotensi Bertambah

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid sebut pencabutan SHGB dan SHM terkait pagar laut di Tangerang, Banten, masih berpotensi bertambah.
Jumat, 31 Januari 2025 - 08:19 WIB
Nusron saat rapat bersama Komisi II DPR RI di Jakarta
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menyatakan bahwa pencabutan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) dan Sertifikat Hak Milik (SHM) terkait pagar laut di Tangerang, Banten, masih berpotensi bertambah.

Dalam rapat bersama Komisi II DPR RI di Jakarta, Kamis, Nusron mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan 263 SHGB dan 17 SHM yang diterbitkan di area pagar laut di Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari total tersebut, luas keseluruhan SHGB mencapai 390,7985 hektare, sementara SHM mencakup 22,934 hektare. Hingga saat ini, Kementerian ATR/BPN telah membatalkan 50 sertifikat.

"Saat ini, dari 263 SHGB dan 17 SHM, sebanyak 50 sertifikat telah kami batalkan. Proses pembatalan masih berlangsung, kami sedang mencocokkan mana yang berada di dalam garis pantai dan mana yang di luar. Apakah jumlahnya akan bertambah? Potensinya ada, karena kami baru bekerja efektif selama empat hari," ujar Nusron.

Ia menjelaskan bahwa tanah yang berada di luar garis pantai tidak dapat diterbitkan sertifikat karena masuk dalam kategori common property.

"Sedangkan yang berada di dalam garis pantai termasuk private property, yang bisa disertifikatkan. Sementara itu, bidang yang termasuk dalam common property tidak dapat disertifikasi dan harus dibatalkan," jelasnya.

Lebih lanjut, Nusron menyampaikan bahwa pembatalan sertifikat dilakukan jika terbukti terdapat pelanggaran yuridis atau ketidaksesuaian dengan aturan.

Ada tiga alasan pembatalan sertifikat tanah:

  1. Proses pembuktian yuridis yang tidak sah atau tidak sesuai ketentuan.

  2. Ketidaksesuaian prosedur dalam penerbitan sertifikat tanah.

  3. Fakta material menunjukkan bahwa tanah tersebut sudah tidak ada lagi, meskipun secara prosedural sah.

"Bisa saja prosedurnya benar, tetapi jika fakta materialnya tidak ada, sertifikat tetap dapat dibatalkan," tambahnya.

Sebelumnya, Kementerian ATR/BPN secara resmi mencabut status SHGB dan SHM pagar laut milik PT Intan Agung Makmur (IAM) di Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten.

Berdasarkan penelitian dan evaluasi, penerbitan SHGB dan SHM pagar laut di kawasan pesisir pantai utara (pantura) Kabupaten Tangerang ditemukan cacat secara prosedur dan materiil sehingga batal demi hukum.

Nusron menegaskan bahwa batas daratan atau garis pantai yang tercantum dalam SHGB dan SHM tersebut melanggar ketentuan yuridis, sehingga secara otomatis sertifikatnya dapat dicabut.

"Dari 263 SHGB dan SHM yang berada di bawah laut, sebagian telah dibatalkan karena berada di luar garis pantai. Namun, proses ini dilakukan secara bertahap, dan saat ini sekitar 50 sertifikat telah dicabut," jelasnya di Tangerang, Jumat (24/1). (ant/nsp)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BREAKING NEWS: Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 Hijriah Jatuh pada 27 Mei 2026

BREAKING NEWS: Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 Hijriah Jatuh pada 27 Mei 2026

Baru-baru ini Pemerintah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Penetapan tersebut dilakukan setelah Pemerintah gelar sidan
Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, BNI Sebut Bukti Kekuatan Regenerasi PBSI

Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, BNI Sebut Bukti Kekuatan Regenerasi PBSI

BNI menyampaikan prestasi Leo/Daniel di Thailand Open 2026 menjadi momentum penting bagi kebangkitan sekaligus regenerasi bulu tangkis Indonesia di level internasional.
Maarten Paes Gigit Jari, Ajax Amsterdam Mulai Cari Kiper Baru demi Lolos Liga Champions

Maarten Paes Gigit Jari, Ajax Amsterdam Mulai Cari Kiper Baru demi Lolos Liga Champions

Maarten Paes terancam kehilangan tempat di Ajax Amsterdam setelah klub mulai memburu kiper baru demi ambisi tampil di Liga Champions.
Rakernas PSBI di Medan Pecahkan Rekor, Siapkan Kongres 2027 dan Pesta Bolon

Rakernas PSBI di Medan Pecahkan Rekor, Siapkan Kongres 2027 dan Pesta Bolon

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) sukses diselenggarakan di Balai Prajurit Kodam I/Bukit Barisan Medan Sabtu (16/5)
3 Wasit Asing Diturunkan Langsung di Pertandingan Malam Ini, Pengandil PSM Makassar Vs Persib Bandung Jadi Sorotan

3 Wasit Asing Diturunkan Langsung di Pertandingan Malam Ini, Pengandil PSM Makassar Vs Persib Bandung Jadi Sorotan

Kepemimpinan wasit asing memang diperlukan mengingat tiga pertandingan ini bisa menentukan nasib tim Super League yang tampil malam ini.
Polri Targetkan 1.500 SPPG Beroperasi pada 2026, Perkuat Ketahanan Pangan dan Pemenuhan Gizi Nasional

Polri Targetkan 1.500 SPPG Beroperasi pada 2026, Perkuat Ketahanan Pangan dan Pemenuhan Gizi Nasional

Saat turut mendampingi Presiden Prabowo ke Tuban, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa hingga saat ini Polri telah mengembangkan 1.376 SPPG di seluruh Indonesia.

Trending

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Pertahankan Outside Hitter Jepang Jahstice Yauchi jadi prioritas utama Hillstate sebelum akhirnya berpaling ke Megawati Hangestri untuk penuhi kuota pemain Asia
Kabar Bahagia untuk Warga Maluku, Sherly Tjoanda Bakal Kirim 100 ekor Sapi dan laksanakan Gerakan Pangan Murah

Kabar Bahagia untuk Warga Maluku, Sherly Tjoanda Bakal Kirim 100 ekor Sapi dan laksanakan Gerakan Pangan Murah

Kabar mengembirakan untuk warga Maluku dari Gubernur Sherly Tjoanda. Dalam menyambut hari raya Idul Adha 2026 ada program yang membantu rakyat.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Dedi Mulyadi Geram Trotoar Dibongkar Lagi Gegara Galian Kabel, Minta Proyek Lebih Terkoordinasi

Dedi Mulyadi Geram Trotoar Dibongkar Lagi Gegara Galian Kabel, Minta Proyek Lebih Terkoordinasi

Dedi Mulyadi menyoroti proyek galian kabel di Subang yang membuat trotoar kembali rusak. Ia menilai pekerjaan tersebut tidak terkoordinasi dan justru merugikan.
Tak Banyak yang Tahu, Ayah Josepha Peserta Cerdas Cermat MPR Ternyata Bukan Sosok Sembarangan, Punya Jabatan Mentereng

Tak Banyak yang Tahu, Ayah Josepha Peserta Cerdas Cermat MPR Ternyata Bukan Sosok Sembarangan, Punya Jabatan Mentereng

Nama Josepha Alexandra sebelumnya ramai dibicarakan setelah dirinya mempertanyakan keputusan juri yang menyatakan jawaban timnya salah. Padahal menurut banyak penonton, jawaban yang disampaikan Ocha sama dengan jawaban peserta lain yang justru dinilai benar oleh dewan juri.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT