News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

HIPMI: Pengawasan Distribusi LPG 3 Kg Perlu Libatkan Aparat Hukum

HIPMI tekankan perlu peningkatan pengawasan distribusi LPG 3 kg dengan melibatkan aparat hukum untuk memperbaiki sistem distribusi gas bersubsidi.
Rabu, 5 Februari 2025 - 09:38 WIB
Potret distribusi gas LPG 3 kilogram.
Sumber :
  • Pertamina

Jakarta, tvOnenews.com - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menekankan perlunya peningkatan pengawasan distribusi elpiji 3 kg dengan melibatkan aparat hukum. Hal ini merupakan salah satu strategi yang diusulkan untuk memperbaiki sistem distribusi gas bersubsidi.

Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI, Anggawira, menyatakan bahwa dalam jangka pendek, pengawasan distribusi elpiji perlu diperketat dengan dukungan aparat penegak hukum dan partisipasi masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Diperlukan pengawasan yang lebih ketat agar tidak terjadi penyimpangan dalam distribusi LPG 3 kg. Selain itu, edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat juga harus ditingkatkan agar mereka memahami pentingnya membeli gas di pangkalan resmi,” ujarnya di Jakarta, Rabu.

Untuk jangka menengah, HIPMI mendorong percepatan pembangunan jaringan gas kota guna mengurangi ketergantungan terhadap elpiji 3 kg. Selain itu, insentif bagi masyarakat untuk beralih ke kompor listrik dinilai sebagai solusi yang dapat dioptimalkan.

“Kami melihat bahwa solusi jangka menengah harus mencakup alternatif energi yang lebih efisien dan berkelanjutan, seperti jaringan gas kota dan penggunaan kompor listrik. Dengan cara ini, konsumsi elpiji bersubsidi dapat dikurangi secara bertahap,” jelas Anggawira.

Sementara itu, dalam jangka panjang, HIPMI mengusulkan agar subsidi elpiji 3 kg dialihkan langsung kepada penerima yang berhak melalui mekanisme yang lebih transparan dan akuntabel. Selain itu, digitalisasi dalam distribusi elpiji dinilai penting untuk menciptakan sistem yang lebih efisien dan terkontrol.

“Kami berharap pemerintah dapat menerapkan subsidi langsung bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Selain itu, penerapan digitalisasi dalam distribusi elpiji bisa menjadi solusi untuk mengawasi alur distribusi dan memastikan subsidi diberikan tepat sasaran,” lanjutnya.

Sebagai organisasi yang mewadahi pengusaha muda, HIPMI menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya guna memastikan kebijakan ini dapat berjalan dengan efektif serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami yakin bahwa dengan sinergi yang baik antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, permasalahan ini dapat diselesaikan. HIPMI akan terus berkontribusi dalam mendukung kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat dan pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Anggawira.

HIPMI juga menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah dalam memperbaiki tata niaga elpiji 3 kg bersubsidi. Anggawira menegaskan bahwa HIPMI siap membantu pemerintah dalam mengimplementasikan kebijakan ini dengan baik.

Menurutnya, pembenahan tata niaga elpiji harus dilakukan secara menyeluruh, mencakup strategi jangka pendek, menengah, dan panjang.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyebutkan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan kemungkinan menjadikan Rukun Warga (RW) sebagai sub-pangkalan distribusi elpiji 3 kg. Langkah ini diharapkan dapat membantu memastikan gas bersubsidi sampai kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

Namun, karena masih dalam tahap pertimbangan, keputusan mengenai mekanisme sub-pangkalan ini belum final. Kementerian ESDM akan terus mengkaji langkah-langkah terbaik dalam menata sistem distribusi elpiji 3 kg. (ant/nsp)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pasca Pemulangan Buron Kasus TPPU Michael Steven, Polisi Langsung Lakukan Penahanan di Rutan Bareskrim Polri

Pasca Pemulangan Buron Kasus TPPU Michael Steven, Polisi Langsung Lakukan Penahanan di Rutan Bareskrim Polri

Bareskrim Polri melakukan penahanan terhadap Michael Steven, bos PT Asuransi Jiwa Kresna atau Kresna Life yang ditangkap, usai menjadi buronan Interpol Red Notice (IRN), terkait kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Gelar Rapat Perdana, CdM Tim Indonesia Todotua Pasaribu Pastikan Kesiapan Fasilitas untuk Atlet Indonesia

Gelar Rapat Perdana, CdM Tim Indonesia Todotua Pasaribu Pastikan Kesiapan Fasilitas untuk Atlet Indonesia

Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Todotua Pasaribu, memastikan seluruh kebutuhan atlet dan ofisial akan menjadi prioritas utama demi menunjang pencapaian prestasi terbaik di ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.
Terungkap Alasan Korban Penyekapan Bandung Tak Bisa Kabur dari Taufik Hidayat

Terungkap Alasan Korban Penyekapan Bandung Tak Bisa Kabur dari Taufik Hidayat

Korban yang kini harus kehilangan penglihatannya secara permanen akibat kebiadaban sang kekasih Taufik Hidayat (TH) akhirnya berani angkat bicara dan membeber..
Kejahatan Taufik Hidayat Semakin Terungkap? Pak RW Pepen Bersaksi Pelaku Sempat di Cinunuk Bandung Selama 3 Bulan

Kejahatan Taufik Hidayat Semakin Terungkap? Pak RW Pepen Bersaksi Pelaku Sempat di Cinunuk Bandung Selama 3 Bulan

Ketua RW 7 Cinunuk, Cileunyi, Bandung, Pepen menyebut penjaga kos dengar benturan di kamar ditumpangi Taufik Hidayat & YTR, korban kasus penyekapan 3 tahun.
Anggota Komisi VI DPR Rivqy Halim: Setiap Listrik Padam, Banyak Pihak yang Dirugikan

Anggota Komisi VI DPR Rivqy Halim: Setiap Listrik Padam, Banyak Pihak yang Dirugikan

Anggota Komisi VI DPR RI, Rivqy Halim menyampaikan, banyak masyarakat yang mengeluhkan pemadaman listrik yang mengganggu aktivitasnya. 
Tak Bisa Dibendung Lagi, Carlos Sainz Luapkan Rasa Frustasinya dengan Performa Williams di F1 2026

Tak Bisa Dibendung Lagi, Carlos Sainz Luapkan Rasa Frustasinya dengan Performa Williams di F1 2026

Pembalap asal Spanyol, Carlos Sainz, nampaknya sudah tak bisa lagi menutupi kekecewaannya terhadap performa Williams pada gelaran F1 2026 yang terus menurun.

Trending

Viral Sejumlah Mahasiswa Diduga Terima Uang Rp2,5 Juta Usai Bertemu Gibran, BEM UBK Buka Suara

Viral Sejumlah Mahasiswa Diduga Terima Uang Rp2,5 Juta Usai Bertemu Gibran, BEM UBK Buka Suara

BEM Universitas Bung Karno (UBK) buka suara soal sejumlah mahasiswa diduga terima yang Rp2,5 juta usai bertemu Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta turun tangan mengusut dugaan korupsi dana beasiswa di Aceh.
Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link live streaming Princess Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia U-18 akan memulai perjuangannya saat melawan Australia di hari pertama ajang yang berlangsung di Thailand tersebut.
Pecahkan Rekor Klose, Messi Resmi Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia

Pecahkan Rekor Klose, Messi Resmi Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia

Lionel Messi kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola dunia. Kapten Argentina itu kini resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia 2026.
Detik-detik Ibu Bonceng Anak Dilempar Bom Molotov di Jakut, Nasib Keduanya Bikin Merinding

Detik-detik Ibu Bonceng Anak Dilempar Bom Molotov di Jakut, Nasib Keduanya Bikin Merinding

Aksi pelemparan bom molotov terhadap seorang ibu yang tengah membonceng anaknya di kawasan Koja, Jakarta Utara, viral di media sosial (medsos) Instagram @jakut.info.
Kenang saat Ditangkap, Apakah Bisa Terdakwa Penyelundup Sabu Dapat Perlindungan LPSK?

Kenang saat Ditangkap, Apakah Bisa Terdakwa Penyelundup Sabu Dapat Perlindungan LPSK?

Mangatur Nainggolan, kuasa hukum nahkoda kapal Sea Dragon, Hasiholan Samosir membuat pengaduan kepada LPSK buntut kasus penyelundupan narkoba jenis sabu 2 ton.
Kubu Jokowi Berkomentar Menohok Terkait Kejaksaan Tangguhkan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Sangat Berbahaya

Kubu Jokowi Berkomentar Menohok Terkait Kejaksaan Tangguhkan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Sangat Berbahaya

Kubu Jokowi lontarkan komentar menohok terkait Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan tanggungkan dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, yakni Roy Suryo dan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT