News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anggaran Kemenkes Disunat Rp19,6 Triliun, Apakah Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bisa Jalan?

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan akan melihat dulu realisasi program-program kesehatan selama enam bulan ke depan terkait pemotongan anggaran Rp19,6 T.
Jumat, 7 Februari 2025 - 00:06 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin buka suara soal pemangkasan anggaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebesar Rp19,6 triliun dari pagu anggaran Rp105,7 triliun.

Terkait pemotongan anggaran Kemenkes tahun 2025, Budi Gunadi Sadikin mengatakan pihaknya akan melakukan realokasi dana guna kelancaran sejumlah program layanan kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita tidak mungkin mengurangi layanan kesehatan, tetapi kita harus melakukan penghematan karena memang oportunitas melakukan penghematan," kata Budi di Jakarta, Kamis (6/2/2025).

Setelah angka tersebut ditetapkan, menteri yang akrab disapa BGS itu mengatakan pihaknya akan melihat dulu realisasi program-program selama enam bulan ke depan.

Hal itu untuk menentukan apakah tambahan anggaran untuk diperlukan atau tidak.

Sebagai contoh, program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang katanya jadi prioritas Presiden Prabowo ditargetkan akan menyasar target 280 juta orang. Namun, diperkirakan bahwa realisasinya mungkin hanya 200 juta warga.

Menurut BGS, hal itu terkait dengan beberapa hal. Misalnya, tidak mungkin seluruh warga Indonesia memanfaatkan fasilitas ini di tahun pertama karena pasti ada yang takut mengetahui hasil pemeriksaannya.

Kedua, Kemenkes optimistis dapat mencapai angka 200 juta, karena saat vaksinasi COVID-19, mereka dapat menjangkau masyarakat sebanyak itu.

Terlebih, ia menyebutkan PKG tidak bersifat wajib. Jika pada saat implementasinya ternyata yang memanfaatkan fasilitas hanya 100 juta-190 juta orang, katanya, maka anggarannya bisa dihemat.

"Jadi intinya anggaran ini, kita lihat dulu selama 6 bulan realisasinya seperti apa. Karena kalau toh pun memang ada kekurangan, dan kekurangan ini penting buat masyarakat, saya yakin Pak Presiden dan Ibu Menteri pasti akan kasih," katanya.

Efisiensi anggaran tersebut, juga sudah diperhitungkan terkait stok vaksin dan obat.

"Karena vaksin dan obat itu kan ada stock juga 2 bulan. Kita menganggarkan kan untuk 12 bulan. Sebenarnya sudah kita lihat, 'oh sebenarnya kita bisa reduce ke 10 bulan'," katanya.

Alasan adanya stok dua bulan, katanya, adalah karena anggaran yang diberikan baru dapat ditarik pada Maret, sehingga suplai tersebut dipenuhi hingga penarikan itu.

Pada Rabu (5/2), BGS menyebutkan bahwa salah satu hal yang dilakukan efisiensi di kementeriannya adalah terkait dengan perjalanan dinas.

Secara keseluruhan, BGS menilai efisiensi anggaran di kementerian dan lembaga merupakan langkah yang baik, terkhusus untuk menghemat anggaran-anggaran untuk kegiatan yang tak terlalu substansial.

Sementara untuk program-program yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat seperti pemeriksaan kesehatan gratis, justru anggarannya akan disesuaikan agar bisa mencukupi kelancaran program tersebut.

Sebelumnya, Presiden Prabowo secara resmi mengeluarkan Inpres 1/2025 yang meminta anggaran pemerintah pada APBN dan APBD TA 2025 dipangkas sebesar Rp306,69 triliun.

Rinciannya, anggaran K/L diminta untuk efisiensi sebesar Rp256,1 triliun dan transfer ke daerah (TKD) Rp50,59 triliun.

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan Presiden Prabowo Subianto menginisiasikan arahan efisiensi anggaran agar kas negara dapat digunakan untuk program yang lebih berdampak langsung terhadap masyarakat.

Utamanya adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG), swasembada pangan dan energi, hingga perbaikan sektor kesehatan. (ant/rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terdampak Konflik, Gubernur Papua Diminta Sampaikan Kondisi Warga Sipil ke Presiden Prabowo

Terdampak Konflik, Gubernur Papua Diminta Sampaikan Kondisi Warga Sipil ke Presiden Prabowo

Meningkatnya eskalasi konflik bersenjata di sejumlah wilayah Papua Tengah kembali memunculkan sorotan terhadap kondisi kemanusiaan di lapangan.
Praktik Baik SPMB 2026 di Balikpapan, Sekolah Negeri dan Swasta Bersinergi Menampung Murid

Praktik Baik SPMB 2026 di Balikpapan, Sekolah Negeri dan Swasta Bersinergi Menampung Murid

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq, mengimbau pemerintah daerah di seluruh Indonesia untuk memastikan setiap anak memperoleh hak atas pendidikan melalui pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Tuai Polemik, Pemerintah-DPR Diminta Evaluasi Pembangunan BTP

Tuai Polemik, Pemerintah-DPR Diminta Evaluasi Pembangunan BTP

Rencana pembentukan Batalion Teritorial Pembangunan (BTP) TNI turut menuai polemik di publik.
Persib Bandung Umumkan Staf Pelatih Baru! Karlo Reinholz Gantikan Peran Miro Petric Sebagai Pelatih Fisik

Persib Bandung Umumkan Staf Pelatih Baru! Karlo Reinholz Gantikan Peran Miro Petric Sebagai Pelatih Fisik

Menjelang bergulirnya Super League 2026/2027, juara bertahan tiga musim beruntun yakni Persib Bandung terus berbenah mempersiapkan skuad mereka.
9 Tips Kaya di Usia Muda ala Raditya Dika, Bukan Sekadar Kerja Keras tapi Juga Kerja Cerdas

9 Tips Kaya di Usia Muda ala Raditya Dika, Bukan Sekadar Kerja Keras tapi Juga Kerja Cerdas

Berikut 9 tips menjadi kaya di usia muda ala Raditya Dika, bukan sekadar kerja keras tapi kerja cerdas. Apa saja yang harus dilakukan?
MUI Minta Prabowo Bahas Nasib Minoritas Muslim saat Bertemu PM India Modi

MUI Minta Prabowo Bahas Nasib Minoritas Muslim saat Bertemu PM India Modi

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta agar pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi tidak hanya membahas penguatan kerja sama strategis kedua negara, tetapi juga memberikan perhatian terhadap isu perlindungan hak-hak beragama, khususnya bagi umat Islam di India.

Trending

Mulai 15 Juli 2026, Tarik Tunai Tanpa Kartu di Mandiri Dikenai Biaya

Mulai 15 Juli 2026, Tarik Tunai Tanpa Kartu di Mandiri Dikenai Biaya

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mulai mengenakan biaya untuk layanan tarik tunai tanpa kartu (cardless withdrawal) melalui aplikasi Livin' by Mandiri.
Piala Dunia 2026: Lionel Messi Kritik Skuad Argentina karena Nyaris Tersingkir oleh Tanjung Verde

Piala Dunia 2026: Lionel Messi Kritik Skuad Argentina karena Nyaris Tersingkir oleh Tanjung Verde

Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, mengaku timnya tampil jauh dari kata sempurna saat menghadapi Tanjung Verde pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak yang Bercuan Deras di 5 Juli 2026: Leo Panen Dana Ekstra

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak yang Bercuan Deras di 5 Juli 2026: Leo Panen Dana Ekstra

Hari Minggu, 5 Juli 2026, diprediksi membawa energi positif dalam aspek keuangan bagi beberapa zodiak. Siapa saja mereka yang bercuan deras di akhir pekan?
Mengenal Pelatih Baru Timnas Indonesia U-17, Sehebat Apa David Nascimento? Malam Ini jadi Pembuktian Lawan Malaysia U-17

Mengenal Pelatih Baru Timnas Indonesia U-17, Sehebat Apa David Nascimento? Malam Ini jadi Pembuktian Lawan Malaysia U-17

David Nascimento resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala baru Timnas Indonesia U-17 guna menggantikan posisi legenda sepak bola tanah air, Kurniawan Dwi Yulianto.
Misteri Mayat Perempuan di Sumur Probolinggo Terungkap, Dua Pelaku Ditangkap

Misteri Mayat Perempuan di Sumur Probolinggo Terungkap, Dua Pelaku Ditangkap

Korban diduga dijerat pada bagian leher kemudian ditelanjangi sebelum jasadnya dibuang ke dalam sumur. Pakaian korban selanjutnya dibakar di lokasi lain untuk menghilangkan barang bukti.
Puluhan Jenama Indonesia Tampil di Singapura, Industri Kreatif Tanah Air Makin Dilirik

Puluhan Jenama Indonesia Tampil di Singapura, Industri Kreatif Tanah Air Makin Dilirik

Puluhan brand lokal Indonesia diboyong ke ajang MASA Singapore 2026 (A Movement Across Time) yang berlangsung pada 2–5 Juli 2026.
Mengenal Apa itu Tapir, Satwa Purba Dilindungi yang Viral Disembelih dan Dimasak Rica-rica di Mesuji Lampung

Mengenal Apa itu Tapir, Satwa Purba Dilindungi yang Viral Disembelih dan Dimasak Rica-rica di Mesuji Lampung

Intip penjelasan tentang dan ciri-ciri tapir, satwa atau hewan purba dilindungi yang viral akibat sempat berkeliaran dan berakhir disembelih warga di Lampung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT