News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wamentan: Perkebunan dan Industri Sawit Perkuat Daya Saing Indonesia di Kancah Global

Sektor perkebunan dan industri sawit disebut dapat perkuat daya saing Indonesia di kancah internasional
Kamis, 13 Februari 2025 - 08:20 WIB
ilustrasi perkebunan kelapa sawit
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com -  Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan bahwa sektor perkebunan dan industri kelapa sawit berperan penting dalam memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global melalui peningkatan kualitas dan keunggulan produk.

"Sektor perkebunan ini memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, baik di dalam negeri maupun di pasar internasional," ujarnya dalam pernyataan resmi di Jakarta, Rabu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam pembukaan Konferensi Internasional Kelapa Sawit dan Lingkungan atau International Conference of Oil Palm and Environment (ICOPE) 2025 yang digelar di Bali.

Sudaryono mengajak para pelaku industri dan pengembang kelapa sawit global untuk meningkatkan produktivitas guna memperkuat ketahanan pangan serta mendukung pengembangan energi berkelanjutan.

Pria yang akrab disapa Mas Dar ini menekankan pentingnya riset dalam meningkatkan kesuburan tanah serta pengembangan teknologi guna meningkatkan produktivitas kelapa sawit.

"Pertama, saya mendorong penelitian terkait kesuburan tanah. Kedua, penelitian dalam pengembangan produktivitas tinggi. Dengan cara ini, kita bisa meningkatkan produksi kelapa sawit baik di tingkat nasional maupun global secara signifikan," paparnya.

Ia juga menyoroti peran strategis industri sawit, di mana peningkatan produktivitas dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam industri sawit dunia.

Lebih lanjut, Sudaryono menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki visi besar dalam pengembangan biofuel berbasis kelapa sawit, seperti B14 dan B15, serta inovasi lebih lanjut dengan target B40.

Menurutnya, langkah ini merupakan strategi pemerintah dalam menjadikan kelapa sawit sebagai sumber multifungsi yang mendukung ketahanan energi dan ekonomi. Apalagi, lebih dari 60 persen pasokan minyak sawit dunia berasal dari Indonesia.

"Dalam program kami, telah diinisiasi peremajaan (replanting) kelapa sawit. Ini adalah langkah penting dalam reformasi perkebunan, terutama untuk menggantikan pohon tua yang sudah melewati masa produktifnya," jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah saat ini berfokus pada kesejahteraan petani dan wirausaha baru di sektor pertanian, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo untuk menciptakan lebih banyak individu yang sukses secara ekonomi melalui sektor ini.

"Pak Prabowo selalu mengingatkan bahwa tujuan bernegara adalah menciptakan lebih banyak orang kaya baru. Artinya, mereka yang belum sejahtera bisa meningkatkan taraf hidupnya, sehingga kesejahteraan rakyat secara keseluruhan juga meningkat," tambahnya.

Sementara itu, Ketua ICOPE 2025 Jean-Pierre Caliman menjelaskan bahwa konferensi ini bertujuan untuk memperkuat komitmen terhadap penelitian dan pengembangan sawit berkelanjutan.

Ia menyoroti bahwa perubahan iklim menjadi tantangan utama bagi industri kelapa sawit, terutama karena gelombang panas ekstrem dapat merusak ekosistem dan mengganggu proses penyerbukan tanaman yang krusial bagi produktivitas pertanian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kenaikan suhu global lebih dari 1,5 derajat Celsius telah berdampak pada proses penyerbukan dan kualitas serbuk sari. Ini adalah tantangan yang harus kita hadapi bersama," ujarnya.

Jean-Pierre juga menegaskan pentingnya kerja sama antara berbagai pemangku kepentingan, termasuk petani kecil, akademisi, dan ekonom lingkungan, dalam mendukung keberlanjutan industri sawit di masa depan.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Jadwal Asian Games 2026, Rabu 30 September: Indonesia Potensi Tambah Medali dari Panjat Tebing

Jadwal Asian Games 2026, Rabu 30 September: Indonesia Potensi Tambah Medali dari Panjat Tebing

Jadwal Asian Games 2026 hari ini Rabu (30/9/2026). Tim Indonesia berpotensi menambah medali terutama dari cabang olahraga (cabor) panjat tebing yang akan kembali beraksi.
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Trending

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadian Wiratama mengatakan seorang pria berinisial AKA meninggal dunia di sebuah tempat kos akibat ditusuk E (25).
Dua Petugas Damkar Gugur dalam Kecelakaan Maut Saat Menuju Lokasi Karhutla

Dua Petugas Damkar Gugur dalam Kecelakaan Maut Saat Menuju Lokasi Karhutla

Menurut laporan, mobil pemadam tersebut melaju menuju lokasi kebakaran dan berupaya melewati kendaraan di depannya setelah melewati lampu merah Labakkang.
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Retas Data Pemerintah Australia, OpenAI Minta Maaf

Retas Data Pemerintah Australia, OpenAI Minta Maaf

OpenAI, pengembang chatbot ChatGPT, minta maaf kepada Australia usai model kecerdasan buatannya mengakses tanpa izin sejumlah situs web pemerintah untuk mengumpulkan statistik layanan kesehatan Medicare.
Anak Perempuan di Cianjur Bakar Rumah Ayahnya, Rumah Tetangga Ikut Hangus Terbakar

Anak Perempuan di Cianjur Bakar Rumah Ayahnya, Rumah Tetangga Ikut Hangus Terbakar

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengatakan H diamankan setelah api membakar rumah yang ditempatinya bersama orang tuanya.
Gebrakan Baru KDM, Buka Pendaftaran "Asuransi Aing" untuk 5,4 Juta Warga Jabar

Gebrakan Baru KDM, Buka Pendaftaran "Asuransi Aing" untuk 5,4 Juta Warga Jabar

Pemprov Jabar secara resmi membuka pendaftaran program Asuransi Aing yang menargetkan pembayaran premi gratis BPJS Ketenagakerjaan bagi 5,4 juta pekerja informal.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT