News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanggapan Freeport (PTFI) yang Dikabarkan Siap Kirim Konsentrat ke China sambil Tunggu Izin Ekspor: Sumber Informasi yang Tidak Jelas

PT Freeport Indonesia menanggapi kabar yang menyebut bahwa PTFI diperkirakan konsentrat tembaga dari Tambang Grasberg Papua ke China pada akhir Februari 2025.
Sabtu, 15 Februari 2025 - 19:19 WIB
Kawasan tambang PT Freeport Indonesia (PTFI) di Papua
Sumber :
  • Dok. Freeport

Jakarta, tvOnenews.com - PT Freeport Indonesia (PTFI) angkat bicara soal kabar yang menyebut mereka sudah siap-siap untuk mengirim konsentrat tembaga dari Papua ke China, selagi menunggu izin ekspor dari pemerintah.

Kabar itu diberitakan oleh Reuters pada Kamis, 13 Februari 2025, berdasarkan sumber yang tak disebutkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diketahui, pemerintah melakukan pembatasan ekspor bahan mentah agar perusahaan tambang dalam negeri, termasuk Freeport Indonesia, untuk meningkatkan nilai tambah ekspor mereka melalui hilirisasi.

PTFI sendiri tetap berharap bisa mengekspor konsentrat karena pabrik pemurnian atau smelter yang baru dibangun di Kawasan Industri JIIPE Manyar, Gresik, Jawa Timur, masih belum beroperasi akibat kebakaran pada Oktober 2024 lalu.

Laporan Reuters berjudul "Freeport set to resume copper concentrate exports from Indonesia this month, sources say", menyebut bahwa PTFI diperkirakan akan ekspor konsentrat tembaga dari Tambang Grasberg Papua ke China pada akhir Februari 2025.

Menanggapi hal itu, VP Corporate Communications PT Freeport Indonesia Katri Krisnati menegaskan bahwa informasi tersebut tidak jelas sumbernya.

"Kami tidak dapat memberikan tanggapan atas informasi dari sumber yang tidak jelas," ujar Katri kepada tvOnenews.com, Sabtu (15/2/2025) sore.

Kendati demikian, PTFI tak menampik bahwa sampai saat ini pihaknya memang menunggu pemerintah membuka izin ekspor konsentrat lagi.

"Seperti yang dilaporkan sebelumnya dalam Laporan FCX Kuartal IV dan Akhir Tahun 2024,  PT Freeport Indonesia berharap dapat memulai kembali ekspor konsentrat tembaga pada kuartal pertama 2025," tegas Katri.

tvonenews

Penyimpanan Konsentrat Tembaga PTFI Sudah Penuh

Diberitakan tvOnenews.com sebelumnya, PTFI harus menyesuaikan produksi konsentrat tembaga karena kapasitas penyimpanan sudah penuh.

Kondisi ini terjadi di fasilitas penyimpanan yang terletak di Amamapare, Papua Tengah, serta di smelter PTFI di Gresik, Jawa Timur yang sudah tak muat lagi.

Akibatnya, PTFI terpaksa melakukan penyesuaian dengan menekan jumlah produksi demi menghindari kelebihan muatan.

“Penyesuaian produksi di hulu terpaksa dilakukan karena saat ini kapasitas penyimpanan konsentrat PTFI, baik di Amamapare, Papua Tengah maupun di smelter PTFI, Gresik, Jawa Timur sudah penuh,” ujar VP Corporate Communications PT Freeport Indonesia Katri Krisnati dikutip dari ANTARA dari Jakarta, Jumat (14/2/2025).

Hal ini menegaskan informasi dari Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tri Winarno yang sebelumnya menyebutkan bahwa PTFI memangkas produksi konsentrat tembaga hingga 60% dari kapasitas normalnya.

Tri menjelaskan, langkah ini diambil karena tempat penyimpanan yang tersedia sudah tidak mampu menampung lebih banyak konsentrat.

Masalah ini berawal dari izin ekspor konsentrat tembaga yang belum diperpanjang oleh pemerintah sejak berakhirnya masa berlaku pada 31 Desember 2024.

Situasi semakin rumit setelah kebakaran terjadi pada Oktober 2024 di unit pengolahan asam sulfat milik smelter Freeport di Gresik.

Akibat insiden tersebut, kegiatan produksi di smelter Gresik terhenti sementara, sehingga Freeport mengajukan perpanjangan izin ekspor kepada pemerintah. Namun sampai saat ini izin tersebut belum juga diberikan.

Tri menyatakan, pemerintah masih menyelesaikan investigasi terhadap kebakaran yang terjadi di smelter sebelum mengambil keputusan terkait izin ekspor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil penyelidikan sejauh ini menunjukkan bahwa kebakaran tersebut tidak disengaja.

“Kalau ada kesengajaan, asuransi dia nggak cair. Itu kan diasuransikan,” ujar Tri. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bayar Pajak Kendaraan di PRJ, Warga Bisa Dapat Souvenir Eksklusif dari Bapenda DKI

Bayar Pajak Kendaraan di PRJ, Warga Bisa Dapat Souvenir Eksklusif dari Bapenda DKI

Kehadiran Gerai Samsat di PRJ juga semakin relevan dengan adanya program pembebasan sanksi administratif untuk PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). 
Piala Dunia 2026: Debutan Tanjung Verde Cetak Sejarah, Lolos ke Babak 32 Besar Tanpa Sekali Pun Menang

Piala Dunia 2026: Debutan Tanjung Verde Cetak Sejarah, Lolos ke Babak 32 Besar Tanpa Sekali Pun Menang

Tanjung Verde kembali mencuri perhatian di Piala Dunia 2026. Berstatus sebagai debutan, mereka menorehkan sejarah dengan memastikan langkah ke babak 32 besar.
Dukung Indonesia Emas 2045, Kemendagri Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Dukung Indonesia Emas 2045, Kemendagri Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Kemendagri melalui Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah menyelenggarakan Sosialisasi Penandaan Berdasarkan Kepmendagri Nomor 900.1-861 Tahun 2026 untuk Penyusunan APBD Tahun Anggaran (TA) 2027.
Pasca-serangan AS, IRGC Targetkan Posisi Militer AS di Kawasan

Pasca-serangan AS, IRGC Targetkan Posisi Militer AS di Kawasan

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) langsung menanggapi "agresi" Amerika di selatan Iran. Pasukan angkatan laut Iran menargetkan posisi militer AS.
Enam pesawat AS serang empat target di Iran

Enam pesawat AS serang empat target di Iran

Amerika Serikat Kembali melancarkan serangan ke Iran. Kali ini enam pesawat AS menyerang empat target di Iran, menurut laporan jurnalis PBS News, Nick Schifrin, Jumat (26/6), mengutip seorang pejabat AS.
Guns N' Roses Resmi Konser di Jakarta, Harga Tiket Mulai Rp1 Juta hingga Rp5 Juta

Guns N' Roses Resmi Konser di Jakarta, Harga Tiket Mulai Rp1 Juta hingga Rp5 Juta

Guns N' Roses resmi konser di Jakarta pada 21 November 2026. Harga tiket mulai Rp1 juta hingga Rp5 juta, penjualan dibagi dalam tiga tahap.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT