News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil dan Kerajaan Bisnis Aguan, Pemilik Erajaya Swasembada yang Ramai-ramai Ditinggal Petinggi Usai Jajaki Bisnis Boba hingga Mobil Listrik

PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) sendiri merupakan perusahaan yang didirikan oleh keluarga Sugianto Kusuma alias Aguan, pendiri Agung Sedayu Group.
Senin, 17 Februari 2025 - 07:12 WIB
Siapakah Sosok Aguan, Pemilik Saham PANI yang Anjlok Gegara Kasus Pagar Laut?
Sumber :
  • Antara Foto

Jakarta, tvOnenews.com - Persoalan yang terjadi di internal perusahaan ritel dan distribusi perangkat elektronik PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) belakangan menjadi sorotan.

Empat petinggi Erajaya kompak mengundurkan diri pada 31 Januari 2025, mulai dari komisaris hingga direksi. Mereka adalah Komisaris Utama ERAA Ardy Hady Wijaya, serta Elly, Mitchella Ardy Hady Wijaya dan Keith Ardy Hady Wijaya yang ketiganya merupakan direktur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perusahaan pun akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perseroan yang dijadwalkan pada 24 Februari 2025. 

Erajaya dan Keluarga Aguan

PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) sendiri merupakan perusahaan yang didirikan oleh keluarga Sugianto Kusuma alias Aguan, pendiri Agung Sedayu Group.

Istri Aguan, Rebecca Halim, bisa dibilang sebagai "pengendali" Erajaya Swasembada karena memiliki 54,51 persen saham lewat PT Eralink International.

Selanjutnya, Komisaris Erajaya Swasembada juga dijabat oleh sang anak, yakni Richard Halim Kusuma. Direktur Utama Perseroan, yakni Budiarto Halim merupakan adik dari Rebecca Halim alias ipar dari Aguan.

Komut dan Jajaran Direksi Erajaya Swasembada (ERAA) mundur berjamaah.
Komut dan Jajaran Direksi Erajaya Swasembada (ERAA) mundur berjamaah.
Sumber :
  • Erajaya

 

Sebagai Komut, Ardy Hardy Wijaya yang memutuskan resign itu diketahui memiliki hubungan afiliasi dengan Dirut Budiarto Halim, yang tak lain adalah adik iparnya. Selain itu, Direktur ERAA Sintawati Halim juga diketahui merupakan kakak iparnya. Dengan kata lain, Ardy merupakan paman dari Richard.

Keith Wijaya dan Mitchella Wijaya yang juga memutuskan mundur merupakan anak dari Ardy Hady Wijaya, serta keponakan dari Budiarto Halim dan Sintawati Halim sebagai keponakan, yang artinya juga sepupu dari Richard Halim Kusuma.

Sedangkan, Elly yang menjadi Direktur ERAA sejak tahun 2023 adalah satu-satunya pihak yang mundur yang tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Pemegang Saham Utama Perseroan maupun dengan sesama anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan.

Erajaya Jajaki Bisnis Boba hingga Mobil Listrik

Pada awal 2025, Erajaya menggandeng produsen otomotif asal China, XPeng, untuk menjadi agen pemegang merek (APM) di Indonesia,

XPeng diketahui akan bertempur di pasar Indonesia di segmen mobil listrik battery electric vehicle (BEV).

XPeng akan menjadi pemain pesaing Tesla setelah beberapa produsen China yang lain terlebih dahulu masuk Indonesia, seperti Wuling, Chery, BYD, hingga GAC Aion.

Tak hanya jajaki bisnis mobil listrik, Erajaya menggeluti bisnis minuman boba melalui anak usahanya yang bergerak di bidang FnB.

Tidak lama setelah 4 petingginya mundur, Erajaya melalui PT Era Boga Nusantara (EBN) menggandeng perusahaan asal Singapura membentuk usaha bisnis makanan dan minuman dengan merek Chagee di Indonesia.

Nilai investasi sebesar Rp120 miliar tersebut menandai langkah Erajaya Group melakukan ekspansi bisnis.

Kepala Bidang Hukum & Sekretaris Perusahaan ERAA, Amelia Allen mengatakan, EBN yang 99,9997 persen sahamnya dimiliki oleh ERAA membentuk perusahaan patungan (joint venture) dengan Tea Explorer Pte. Ltd (TEA) asal Singapura dengan nama PT Chagee Era Indonesia.

Sang pendiri sekaligus pemilik Erajaya Swasembada kini menyita perhatian publik. Usai ditinggal 4 petinggi dan ekspansi bisnis, publik penasaran dengan sosok dan kerjaan bisnis Sugianto Kusuma alias Aguan. 

Pasalnya, bukan menjadi rahasia lagi jika Agung Sedayu Grup merupakan pengusaha di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK).

Lantas siapa sebenarnya sosok Sugianto Kusuma alias Aguan sang pendiri sekaligus "pengendali" PT Erajaya Swamsebada Tbk (ERAA) dan apa saja kerajaan bisnisnya?

Aguan, yang memiliki nama asli Guo Zaiyuan sebelum menggantinya menjadi Sugianto Kusuma atau lebih dikenal dengan nama Aguan, adalah pendiri dan pemilik Agung Sedayu Group, salah satu konglomerasi properti terbesar di Indonesia.

Aguan memulai kariernya dari bawah sebagai penjaga gudang dan pembantu di sebuah kantor perusahaan impor. Kerja kerasnya membuatnya dipromosikan menjadi pengurus administrasi. 

Aguan diketahui menikah dengan seorang wanita bernama Rebecca Halim. Dari pernikahannya itu, ia dikaruniai 4 orang anak, bernama Alexander Halim Kusuma, Richard Halim Kusuma, Lareina Halim Kusuma, dan Luvena Katherine Halim Kusuma. Kini, Aguan juga telah dikaruniai tiga belas cucu.

Rebecca Halim alias Li Ping tak hanya berperan sebagai istri yang mendukung usaha suaminya dari belakang saja. Namun ia juga memiliki peran signifikan di berbagai sektor bisnis yang dikelola oleh Aguan.

Perjalanan bisnisnya berubah drastis ketika ia mulai berkenalan dengan pemborong bahan bangunan, yang menginspirasinya untuk memasuki dunia properti.

Pada tahun 1971, ia mendirikan usaha sendiri, yang kemudian berkembang menjadi Agung Sedayu Group

Kerajaan Bisnis Aguan

1. Agung Sedayu 

Agung Sedayu Group (ASG) menjadi salah satu pemain utama dalam industri properti Indonesia. Hal ini tak lepas dari peran Sugianto Kusuma alias Aguan sebagai pemimpin perusahaan tersebut.

Berbekal pengalaman yang luas, proyek-proyek ikonik, serta kemampuan untuk bertahan dalam segala kondisi, ASG telah membuktikan diri bahwa pihaknya mampu menjadi salah satu ikon kesuksesan bisnis properti di Tanah Air.

2. Erajaya

Rebecca Halim, istri Aguan, tercatat menjabat sebagai Direktur PT Erajaya Swaswembada Tbk (ERAA). Perusahaan ini bergerak di bidang distribusi dan ritel perangkat telekomunikasi, seperti halnya iPhone, DJI, dan GoPro.

Mundurnya empat petinggi Erajaya Swasembada (ERAA) disebut terkait masalah keluarga.
Mundurnya empat petinggi Erajaya Swasembada (ERAA) disebut terkait masalah keluarga.
Sumber :
  • Dok. Erajaya Swasembada

 

Bisnis Aguan juga bersumber dari PT Catur Kusuma Abadi Sejahtera yang menguasai saham PT Eralink International sejumlah 10,79%. 

Eralink International sendiri adalah pengendali Erajaya Swasembada dan sebanyak 54,51% dimiliki Aguan. Selain itu, Aguan juga menggenggam langsung saham Eralink International sebanyak 3%.

Sejalan dengan itu, Rebecca Halim tercatat memiliki 32,04% saham dari Eralink International secara langsung dan terdaftar sebagai penerima manfaat akhir dari Erajaya Swasembada.

Bahkan Rebecca Halim merupakan pemilik dan penerima manfaat dari PT Sinar Eka Selaras Tbk  yang telah terafiliasi dengan Agung Sedayu Group (ASG).

3. Yayasan

Tak hanya berbisnis, sejak tahun 2002, Rebecca juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial melalui Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Di yayasan itu, Rebecca ditunjuk sebagai Wakil Ketua. Ia pun banyak terlibat dalam sejumlah misi yayasan, seperti program penanggulangan bencana serta kegiatan budaya humanis.

Selain dengan sang istri, Aguan terdaftar sebagai pemegang saham PT Catur Kusuma Abadi Sejahtera (CKAS) sebanyak 25%.

Komposisi kepemilikannya terbagi atas ketiga anaknya Alexander Halim Kusuma, Richard Halim Kusuma dan Lareina Halim Kusuma.

4. Saham Anak Aguan

Anak Aguan, Alexander Halim Kusuma kini menjabat sebagai Direktur Utama/CEO Agung Sedayu Realestat Indonesia (ASRI) dan Wakil Presiden Direktur PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI).

Selain menjadi pemilik 25% saham CKAS, Alexander Halim Kusuma juga tercatat menguasai 50% saham PT Agung Sedayu. Selain itu, Alexander juga menguasai 50% saham di PT Cahaya Bintang Sejahtera (CBS).

Anak Aguan yang lain yaitu Richard Halim Kusuma saat ini ditunjuk sebagai Direktur PT Agung Sedayu, Direktur PT Erafone Artha Retailindo, serta menjabat sebagai Komisaris PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI).

Satu-satunya anak Aguan yang tidak terlibat dalam bisnis keluarga ini hanya Lareina Halim Kusuma. Sosoknya tidak pernah tercatat dalam bisnis Agung Sedayu Group mana pun. Sedangkan, Luvena Katherine Halim mempunyai 25% saham di PT Catur Kusuma Abadi Sejahtera (CKAS).

5. SCBD

Di luar berbagai bisnis keluarga, Aguan juga menjalin kerja sama dengan salah satu sahabatnya Tomy Winata. Bersama dengan Tomy Winata, Aguan melalui PT Jakarta International Hotels & Developments Tbk membangun dan memiliki Sudirman Central Business District (SCBD).

Sebagaimana diketahui, SCBD menjadi pusat bisnis paling bergengsi di Jakarta dengan gedung-gedung pencakar langit, berbagai perusahaan ternama, hotel bintang lima, serta sejumlah pusat perbelanjaan kelas atas. (nba)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Cuma Merapikan Diri, Saat Bercermin Bacalah Doa Singkat Agar Akhlak Tetap Terjaga

Bukan Cuma Merapikan Diri, Saat Bercermin Bacalah Doa Singkat Agar Akhlak Tetap Terjaga

Islam memandang momen bercermin tidak sekadar urusan memoles fisik, melainkan juga sarana ibadah yang sarat adab dan doa. Berikut doa singkat beserta artinya
Kisah UMKM Pengrajin Gitar Bangkit Membangun Usahanya

Kisah UMKM Pengrajin Gitar Bangkit Membangun Usahanya

Pelaku UMKM kerajinan gitar, Rini Sudarwati membagikan kisah jatuh bangunnya usaha yang menjadi sumber penghasilan baginya.
Lebih dari Penutup Aurat, Amalkan Doa Ini Saat Berpakaian Agar Mendapatkan Berkah dan Perlindungan

Lebih dari Penutup Aurat, Amalkan Doa Ini Saat Berpakaian Agar Mendapatkan Berkah dan Perlindungan

Bagi seorang Muslim, pakaian memiliki makna yang jauh lebih mendalam, yakni sebagai simbol ketaatan kepada Allah SWT dalam menjaga aurat serta kehormatan diri.
Kaca Mobil Diduga Pecah Akibat Puing Flare Pesawat Tempur, Pemilik Mobil Sebut TNI AU Sudah Menemuinya

Kaca Mobil Diduga Pecah Akibat Puing Flare Pesawat Tempur, Pemilik Mobil Sebut TNI AU Sudah Menemuinya

Sebuah mobil mengalami pecah kaca diduga akibat terkena puing flare pesawat tempur milik TNI AU yang tengah latihan untuk memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
Ai Ogura Resmi Gabung Yamaha untuk MotoGP 2027, Bos Trackhouse Akhirnya Buka Suara Beri Tanggapan

Ai Ogura Resmi Gabung Yamaha untuk MotoGP 2027, Bos Trackhouse Akhirnya Buka Suara Beri Tanggapan

Rider asal Jepang, Ai Ogura, dipastikan meninggalkan Trackhouse Aprilia setelah musim MotoGP 2026 berakhir. Nantinya, Ogura akan berlabuh ke Yamaha musim depan.
Respons Pidato Nota Keuangan, Habib Aboe Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi dan Ingatkan Potensi Inflasi

Respons Pidato Nota Keuangan, Habib Aboe Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi dan Ingatkan Potensi Inflasi

Anggota DPR RI Fraksi PKS Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Selatan I, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, memberikan tanggapan terhadap Pidato Pengantar RUU APBN

Trending

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto hendak mengubah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ditingkatkan menjadi Badan Pengadaan Pemerintah. Selain itu,
Ruben Amorim Minta 5-6 Pemain Baru ke AC Milan, Gerry Cardinale Dihadapkan PR Besar Jelang Bursa Transfer Ditutup

Ruben Amorim Minta 5-6 Pemain Baru ke AC Milan, Gerry Cardinale Dihadapkan PR Besar Jelang Bursa Transfer Ditutup

Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, meminta tambahan lima hingga enam pemain baru. Permintaan itu disampaikan dalam pertemuan dengan Gerry Cardinale di Milanello.
Ali Masykur Musa: Meneguhkan Komitmen Wathaniyah NU

Ali Masykur Musa: Meneguhkan Komitmen Wathaniyah NU

Jelang memperingati HUT RI ke-81 dan jelang Muktamar NU ke 35, Ali Masykur Musa mengajak keluarga besar NU untuk memperkokoh pondasi bangsa yaitu meneguhkan Amanatul Wathaniyah.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Bursa Mobil Bekas Semakin Dekat dengan Konsumen, Dealer Gencar Ekspansi Hingga Bintaro

Bursa Mobil Bekas Semakin Dekat dengan Konsumen, Dealer Gencar Ekspansi Hingga Bintaro

Kebutuhan masyarakat untuk memiliki mobil sebagai transportasi utama semakin tinggi. Namun, tidak sedikit orang yang memilih untuk mendapatkan mobil bekas.
Usai Kontroversi Wasit Timnas Indonesia Vs Singapura, Dugaan Match-Fixing Laos Bikin Integritas Piala AFF 2026 Disorot

Usai Kontroversi Wasit Timnas Indonesia Vs Singapura, Dugaan Match-Fixing Laos Bikin Integritas Piala AFF 2026 Disorot

Dugaan match-fixing yang melibatkan anggota Timnas Laos membuat Piala AFF 2026 disorot. AFF dituntut menjaga integritas kompetisi dan mengevaluasi wasit.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT