News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gawat! 2 Pabrik Yamaha di Bekasi dan Pulo Gadung akan Ditutup, Ada 1.100 Karyawan Terancam PHK Besar-Besaran

Pabrik Yamaha Music Product Asia di kawasan industri MM2100 Bekasi dan Yamaha Indonesia di Pulo Gadung akan ditutup dan mengakibatkan ancaman PHK besar-besaran.
Kamis, 27 Februari 2025 - 16:04 WIB
Pabrik Yamaha yang ada di Pulo Gadung dan Bekasi akan ditutup dan berakibat PHK massal.
Sumber :
  • Dok. Yamaha Indonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Industri elekronik dalam negeri tengah diterpa sejumlah isu tak mengenakkan, terkait dengan isu penutupan sejumlah pabrik yang berimbas pada PHK massal.

Setelah PT Sanken Indonesia baru-baru terbuka akan menutup pabrik Juni 2025, kini dua pabrik asal Jepang berlabel Yamaha juga akan berhenti beroperasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pabrik Yamaha yang dikabarkan akan tutup dalam waktu dekat itu adalah PT Yamaha Music Product Asia yang berlokasi di kawasan industri MM2100 Bekasi dan PT Yamaha Indonesia di Pulo Gadung, Jakarta.

PT Yamaha Music Product Asia (Bekasi) diperkirakan mempekerjakan sekitar 400-an orang. Sementara, PT Yamaha Indonesia (Jakarta) ada 700 buruh yang menggantungkan nasibnya di sana.

Akibatnya, sebanyak 1.100 pekerja terancam akan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) saat kedua pabrik tersebut tutup.

Kedua pabrik Yamaha itu merupakan divisi produksi piano dan mempunyai hubungan dengan induk usaha mereka Yamaha Corporation.

Isu penutupan itu disebut-sebut akibat permintaan pasar yang terus menurun, sehingga produksi pun akan dialihkan ke pabrik Yamaha di China dan Jepang.

Terkait kondisi tersebut, Presiden Partai Buruh yang juga Presiden KSPI Said Iqbal memberikan sorotan tajam.

"Kondisi PHK besar-besaran ribuan buruh di 2 perusahaan Jepang ini, dengan alasan relokasi produksi ke negara asalnya yaitu Jepang, dan ada sebagian relokasi ke China, menjadi alarm ancaman PHK besar-besaran di Indonesia khususnya sektor elektronik elektrik," ujar Said Iqbal secara tertulis kepada tvOnenews.com, Rabu (27/2/2025).

Oleh karena itu, Partai Buruh dan KSPI menuntut pemerintah untuk mengambil langkah antisipasi terhadap ancaman PHK puluhan ribu buruh di sektor elektronik elektrik dan ratusan ribu buruh yang sudah ter-PHK di sektor tekstil, garmen, dan sepatu sepanjang tahun 2024.

Jika tidak ada solusi dan langkah-langkah yang jelas dari pemerintah, maka bisa dipastikan angka pengangguran akan meningkat, PHK terjadi di mana-mana, dan industri nasional terancam bangkrut. 

Said Iqbal mengimbau, agar Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan, Menteri Tenaga Kerja, dan Menko Perekonomian harus bekerja secara maksimal sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan daya saing industri nasional dan menghindari PHK puluhan ribu buruh bahkan ratusan ribu buruh.

"Bapak Presiden Prabowo Subianto harus segera mengevaluasi kinerja para menteri tersebut, bila tidak sanggup selayaknya diganti," tegas Said Iqbal.

“Industri nasional harus diselamatkan agar terhindar dari PHK besar-besaran,” tambahnya.

Pabrik Yamaha Music Product Asia yang ada di Bekasi dikabarkan akan tutup pada akhir Maret 2025. Sedangkan, pabrik Yamaha Indonesia di Pulo Gadung kabarnya akan berhenti beroperasi pada akhir Desember 2025.

Terkait hal tersebut, Menteri Perindustrian (Menperin RI), Agus Gumiwang Kartasasmita telah buka suara.

Ia sudah berkomentar soal banyaknya perusahaan elektronika yang tutup hingga melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Di tengah kondisi itu, Menperin masih mengatakan bahwa sebenarnya pertumbuhan industri manufaktur tumbuh baik. Hal itu didasarkan dari Indeks Kepercayaan Industri (IKI) serta Purchasing Manufacture Index (PMI) yang selalu ekspansif di atas 50 poin.

"Ini yang sedang kami pelajari walaupun perusahaan-perusahaan yang tutup itu menurut pandangan kami sama, jadi realisasi investasi baru cukup besar, gapnya menunjukkan manufaktur tumbuh di atas 4 persen, tapi bukan berarti dia mewakili industri sepenuhnya, tapi kasus seperti itu (PHK) harus kita pelajari," katanya seperti mengutip CNBC Indonesia, Rabu (26/2/2025).

Masalah tutupnya pabrik, katanya, harus dilihat secara holistik dari hulu ke hilir agar dapat dicari akar masalah secara utuh.

Sebab jika hanya melihat masalah di hilir, maka akan kesulitan untuk menyelesaikannya dari awal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dalam pandangan kami 1 orang PHK itu masalah, karena PHK itu nggak boleh dilihat sebagai statistik, kita harus mencoba merasakan gimana PHK itu, adik kita, kakak kita, maka isu kasus itu selalu kita pelajari, apa dia tutup? Kalau tutup kenapa? Mismanagement? Over ekspansi? Atau tidak bisa bersaing dengan produk lain, sebut saja produk impor yang datang dari negara tertentu, artinya memang competitiveness mereka," kata Agus Gumiwang.

"Kalau pindah pabrik relokasi kenapa? Apa insentif negara tersebut lebih baik dari kita? Kenapa? Jadi semua kasus yang memang terdata, dari kita ada perusahaan-perusahaan tutup, PHK pasti kita pelajari," tambahnya. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hotspot Nasional Turun 605 Titik, Kemenhut Pertahankan Operasi Karhutla di Wilayah Prioritas

Hotspot Nasional Turun 605 Titik, Kemenhut Pertahankan Operasi Karhutla di Wilayah Prioritas

Jumlah titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence secara nasional menunjukkan penurunan pada pemantauan terbaru.
Anthony Hudson Tanggapi Psywar John Herdman Jelang Timnas Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Anthony Hudson Tanggapi Psywar John Herdman Jelang Timnas Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Anthony Hudson tak ingin terlalu larut dalam psywar John Herdman jelang final FIFA ASEAN Cup 2026. Pelatih Thailand itu memilih fokus mempersiapkan timnya.
Bawakan 15 Lagu di Fancon Jakarta, Phuwin Tangsakyuen: Saya Harap Hari Ini Menjadi Hari yang Luar Biasa

Bawakan 15 Lagu di Fancon Jakarta, Phuwin Tangsakyuen: Saya Harap Hari Ini Menjadi Hari yang Luar Biasa

Bawakan 15 lagu di "2026 Phuwin 1st Fancon in Indonesia", Phuwin Tangsakyuen: Saya harap hari ini menjadi hari yang luar biasa untuk kalian semua.
HIPMI Siap Jadi Mitra Pemerintah Perluas Akses Pembiayaan Pengusaha Daerah

HIPMI Siap Jadi Mitra Pemerintah Perluas Akses Pembiayaan Pengusaha Daerah

Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia menyatakan kesiapan untuk menjadi mitra strategis pemerintah dan lembaga keuangan dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha, khususnya pengusaha muda dan pengusaha daerah.
5 Zodiak yang Diprediksi akan Ketiban Apes Bertubi-tubi pada 5 Oktober 2026, Anda Salah Satunya?

5 Zodiak yang Diprediksi akan Ketiban Apes Bertubi-tubi pada 5 Oktober 2026, Anda Salah Satunya?

Ketika sebagian orang melangkah mulus, lima zodiak ini justru harus menghadapi potensi kesialan yang datang bertubi-tubi.
Pilar Penting Thailand Singgung Kualitas Timnas Indonesia Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026: Sudah Berkembang dan Banyak Pemain Top

Pilar Penting Thailand Singgung Kualitas Timnas Indonesia Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026: Sudah Berkembang dan Banyak Pemain Top

Pilar Timnas Thailand Chanathip Songkrasin tak sabar menghadapi Timnas Indonesia di final FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di SUGBK, Senin (5/10/2026).

Trending

Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Dalam laga uji coba tertutup antara Hyundai Hillstate vs Pink Spider akhir pekan ini, duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson langsung diturunkan bersamaan.
Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Satu dari tiga orang tersangka pesta narkoba di Petojo, Jakarta Pusat mengaku kepada polisi kalau dirinya mantan pesepakbola liga Indonesia yakni Persija..
Penilaian Jujur Pevoli Senior Korea soal Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, Beri Peringatan Jelang Debut

Penilaian Jujur Pevoli Senior Korea soal Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, Beri Peringatan Jelang Debut

Pevoli senior Korea, Kim Hee-jin, memberikan penilaian jujur terhadap Megawati Hangestri yang akan menjalani tantangan baru bersama Hyundai Hillstate. Katanya..
Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Timnas Indonesia akan menjamu Thailand di babak final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, danGeofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini beragam, karena transisi dan pengaruh El Nino. Berikut prakiraan cuaca hari ini
Pengungkapan Kasus Majikan Bakar Sopir Hidup-Hidup di Bali, Polisi: Bos Sumbu Pendek, Jarang Berinteraksi hingga Awalnya untuk Menakut-nakuti

Pengungkapan Kasus Majikan Bakar Sopir Hidup-Hidup di Bali, Polisi: Bos Sumbu Pendek, Jarang Berinteraksi hingga Awalnya untuk Menakut-nakuti

Pihak kepolisian akhirnya mengungkap kasus majikan membakar sopirnya hidup-hidup secara detail. Berdasarkan hasil pendalaman penyidik, majikan disebut jarang berinteraksi dengan masyarakat maupun lingkungan sekitar.
Media Belanda Soroti Mitchell Baker usai Cetak Pancagol untuk Timnas Indonesia di Laga Kontra Bangladesh

Media Belanda Soroti Mitchell Baker usai Cetak Pancagol untuk Timnas Indonesia di Laga Kontra Bangladesh

Media Belanda menyoroti performa Mitchell Baker untuk Timnas Indonesia di laga kontra Bangladesh. Sang striker berusia 19 tahun mencetak pancagol alias lima gol di laga itu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT