News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Kasus Korupsi Bank BJB yang Seret Nama Ridwan Kamil: KPK, RK, hingga Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Buka Suara

Kasus dugaan korupsi Bank BJB seketika menyita perhatian publik lantaran nama Ridwan Kamil turut terseret sampai rumahnya yang ada di Bandung digeledah oleh KPK.
Selasa, 11 Maret 2025 - 02:10 WIB
Ilustrasi - Kronologi Kasus Korupsi Bank BJB yang Seret Nama Ridwan Kamil.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Penggeledahan rumah mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Bandung yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) cukup mengejutkan publik.

Ketua KPK Setyo Budiyanto membenarkan bahwa penggeledahan rumah Ridwan Kamil (RK) itu terkait dengan penyelidikan kasus korupsi di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten atau Bank BJB (BJBR).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nama Ridwan Kamil terseret lantaran dugaan korupsi dana iklan di lingkungan Bank BJB terjadi saat RK masih menjabat sebagai Gubernur Jabar.

"Betul, terkait perkara BJB," kata Setyo kepada awak media di Jakarta, Senin (10/3/2025).

Lantas, bagaimana duduk perkara dugaan korupsi di Bank BJB hingga menyeret nama eks Gubernur Jabar tersebut?

Kronologi Kasus Korupsi Bank BJB yang Diendus KPK

Kasus dugaan korupsi Bank BJB seketika memang menyita perhatian publik lantaran nama Ridwan Kamil turut terseret hingga rumahnya yang ada di Bandung digeledah KPK.

Melansir dari Antara, kasus tersebut terkait dengan dugaan korupsi mark-up atau peningkatan biaya iklan Bank BJB hingga Rp200 miliar selama periode 2021-2023.

Namun demikian, KPK saat ini masih belum memberikan detail lengkap terkait konstruksi perkara maupun siapa saja yang terkait dalam kasus ini.

Sebelumnya, Ketua KPK Setyo Budiyanto membeberkan bahwa pihaknya telah memulai penyidikan terhadap kasus dugaan korupsi di lingkungan Bank BJB.

Setyo mengungkap, KPK akan menjalin koordinasi kepada aparat penegak hukum (APH) lainnya jika memang telah ada yang terlebih dulu menangani kasus yang sama.

"Ya, kami sudah menerbitkan surat penyidikan," kata Setyo di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jakarta, Rabu (5/3/2025).

"Kalau memang terinformasi bahwa ada APH lain yang melakukan itu, nanti tugasnya direktur penyidikan dan kasatgas untuk melakukan koordinasi," imbuhnya.

Mengenai kapan KPK akan mengumumkan bagaimana konstruksi kasus dan pihak mana saja yang ditetapkan sebagai tersangka, Setyo mengatakan bahwa hal itu akan menjadi kewenangan tim penyidik.

"Tindak lanjut terhadap penanganannya, pasca dilakukan rilis terkait penentuan terhadap perkara tersebut, ya, jadi kewenangan dari penyidik dan direktur atau deputi kapan akan dilakukan tindaklanjutnya," kata Setyo.

5 Tersangka Sementara Korupsi Bank BJB Telah Ditetapkan

Sejauh ini, KPK telah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB.

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto menyebut bahwa kelima tersangka itu terdiri dari beberapa pihak. 

Berdasarkan informasi yang beredar, nama-nama yang ditetapkan tersangka tersebut di antaranya adalah dari petinggi Bank BJB hingga pihak swasta dari jasa iklan.

“Sekitar 5 orang. Ada dari penyelenggara negara dan ada dari swasta,” kata Tessa di Gedung Merah Putih, Jakarta, Senin (10/3/2025).

Meski begitu, KPK belum mengungkap secara gamblang siapa saja identitas dan peran dari kelima orang tersangka.

Tessa berjanji bahwa KPK akan segera mempublikasikan konstruksi perkara dan seluruh hasil penggeledahan pada pekan ini.

“Kalau sudah selesai, kita akan update beserta rilis terkait perkara tersebut, yang kemungkinan besar akan disampaikan di minggu ini,” tambah Tessa.

Ridwan Kamil Buka Suara Lewat Surat

Ridwan Kamil Buka Suara Soal Penggeledahan Kediaman oleh KPK Lewat Secarik Kertas
Ridwan Kamil Buka Suara Soal Penggeledahan Kediaman oleh KPK Lewat Secarik Kertas
Sumber :
  • Ilham Ariyansyah/tvOne

 

Melalui secarik surat yang dititipkan kepada keamanan rumahnya, Ridwan Kami buka sara dan membenarkan terkait penggeledahan di rumahnya.

Ia juga mengakui bahwa penggeledahan yang dilakukan lembaga antirusuah itu memang terkait dengan kasus Bank BJB.

"Bahwa benar kami didatangi oleh tim KPK terkait perkara di BJB," ujar Ridwan Kamil dalam keterangan tertulis, Senin (10/3/2025).

Dia juga menyebut bahwa KPK datang dengan membawa surat tugas resmi. Ia memastikan bersifat kooperatif saat tim KPK berada di kediamannya.

"Tim KPK sudah menunjukkan surat tugas resmi, dan kami selaku warga negara yang baik sangat kooperatif dan sepenuhnya mendukung dan membantu tim KPK secara profesional," kata RK.

"Hal-hal terkait lainnya kami tidak bisa mendahului tim KPK dalam memberikan keterangan, silakan insan pers bertanya langsung kepada tim KPK," jelasnya.

Dedi Mulyadi: Tak Boleh Ada Lobi Politik

Terkait pengusutan kasus Bank BJB yang dilakukan KPK, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebelumnya telah angkat bicara dan menegaskan tidak akan menghalangi penyidikan.

Mengingat Bank BJB termasuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Dedi berharap proses penyidikan tidak akan mempengaruhi aspek regulasi yang ada di BJB.

"Kalau itu tidak perlu ditanya, itu kan sudah menjadi kewenangannya dari KPK," kata Dedi di Gedung Pakuan Bandung, Rabu (5/3/2025) dikutip dari Antara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah Direktur Utama BJBR Yuddy Renaldi dicopot karena diduga tersangkut kasus korupsi ini, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa penunjukan Dirut pengganti harus bebas dari lobi dan intervensi politik.

"Bank itu harus independen. Saya sampaikan bahwa tidak boleh ada langkah-langkah politik Intervensi-intervensi politik, lobi-lobi politik untuk kepentingan pemilihan Dirut Bank BJB," tegasnya. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Leg Kedua Perempat Final Liga Champions 2025-2026 Malam Ini: Pembuktian Real Madrid dan Arsenal

Jadwal Leg Kedua Perempat Final Liga Champions 2025-2026 Malam Ini: Pembuktian Real Madrid dan Arsenal

Real Madrid dan Arsenal akan memerlukan pembuktian di leg kedua perempat final Liga Champions 2025-2026. Mereka akan menghadapi Bayern Munich dan juga Sporting Lisbon.
Klasemen Final Four Proliga 2026 Jelang Seri Semarang: Persaingan Grand Final Makin Panas, Jakarta Pertamina Enduro Berpeluang ke Babak Akhir

Klasemen Final Four Proliga 2026 Jelang Seri Semarang: Persaingan Grand Final Makin Panas, Jakarta Pertamina Enduro Berpeluang ke Babak Akhir

Klasemen final four Proliga 2026 jelang Seri Semarang, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan berambisi membawa Jakarta Pertamina Enduro melaju ke babak grand final.
Jadwal Piala AFF U-17 2026 Malam Ini: Thailand Bisa Dahului Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Semifinal

Jadwal Piala AFF U-17 2026 Malam Ini: Thailand Bisa Dahului Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Semifinal

Piala AFF U-17 2026 kembali bergulir pada Rabu (15/4/2026) malam ini WIB. Thailand bisa jadi lolos lebih dulu ke babak semifinal ketimbang Timnas Indonesia U-17.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Semarang: Kesempatan Terakhir Megawati Hangestri Menuju Grand Final

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Semarang: Kesempatan Terakhir Megawati Hangestri Menuju Grand Final

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Semarang, di mana pekan ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi Megawati Hangestri dan kawan-kawan untuk mengamankan tiket menuju babak grand final.
Hasil Lengkap Liga Champions 2025-2026: Liverpool dan Barcelona Senasib, PSG Melangkah ke Semifinal Bareng Atletico Madrid

Hasil Lengkap Liga Champions 2025-2026: Liverpool dan Barcelona Senasib, PSG Melangkah ke Semifinal Bareng Atletico Madrid

Liverpool dan Barcelona sama-sama gagal untuk bangkit dari ketertinggalan di leg kedua perempat final Liga Champions 2025-2026. Mereka berdua kandas di tangan Paris Saint-Germain dan Atletico Madrid.
Warga Jabar Harus Tahu, Dedi Mulyadi akan Batasi Media Sosial Sesuai Aturan PP Tunas

Warga Jabar Harus Tahu, Dedi Mulyadi akan Batasi Media Sosial Sesuai Aturan PP Tunas

Kabar terbaru soal penggunaan media sosial di Indonesia, disiapkan Pemerintah aman untuk anak. Ini pun juga didukung Pemerintah daerah, seperti Dedi Mulyadi.

Trending

Reaksi Berkelas Calvin Verdonk Usai Lille Tekuk Lutut Toulouse 4-0, Sampai Diteriaki Suporter Indonesia: Hey Calvin, Persib Bandung!

Reaksi Berkelas Calvin Verdonk Usai Lille Tekuk Lutut Toulouse 4-0, Sampai Diteriaki Suporter Indonesia: Hey Calvin, Persib Bandung!

Momen hangat terjadi setelah pertandingan antara Lille dan Toulouse dalam lanjutan Ligue 1, Minggu (12/4/2026). Calvin Verdonk, menghampiri sekelompok suporter asal Indonesia
Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Baru-baru ini terungkap fakta-fakta mengerikan kasus dugaan pelecehan seksual mahasiswa FH UI. Sontak, hal ini menyedot perhatian hingga komentar publik.
Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2026 via Babak Play-off Tambahan?

Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2026 via Babak Play-off Tambahan?

Jalan pintas untuk Timnas Indonesia itu adalah wacana baru dari FIFA  untuk menggelar babak play-off tambahan guna memperebutkan tiket ke Piala Dunia 2026.
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Breaking! FIFA Siapkan Play-off Darurat, Indonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2026

Breaking! FIFA Siapkan Play-off Darurat, Indonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2026

FIFA dikabarkan tengah menyiapkan skenario darurat jelang Piala Dunia FIFA 2026, menyusul kemungkinan mundurnya Iran akibat ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Dedi Mulyadi bakal Sulap Gedung Sate Bandung lebih Menawan, Gubernur Jawa Barat itu Bocorkan Gambarannya

Dedi Mulyadi bakal Sulap Gedung Sate Bandung lebih Menawan, Gubernur Jawa Barat itu Bocorkan Gambarannya

Kabar-kabarnya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ingin merombak Gedung Sate. Bukan secara sembarangan tapi memiliki alasan khusus nih
Terungkap, Alasan KDM Dorong Gen Z untuk Memiliki Rumah Sebelum Menikah: Pesta Jadi Raja Cuma Semalam

Terungkap, Alasan KDM Dorong Gen Z untuk Memiliki Rumah Sebelum Menikah: Pesta Jadi Raja Cuma Semalam

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM mendorong kalangan Gen Z untuk memiliki rumah sebelum menikah daripada menghamburkan uang untuk pesta pernikah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT