News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

MinyaKita Tak Lagi 1 Liter? Begini Modus Penyusutannya

Begini modus MinyaKita disunat, isi hanya 800–900 ml tapi dijual seharga 1 liter. Harga melebihi HET Rp14.000/liter. Presiden & Wapres janji tindak tegas pelaku
Kamis, 13 Maret 2025 - 09:25 WIB
Satgas Pangan Polrestabes Surabaya Temukan Kecurangan Minyakita di Dua Pasar Tradisional
Sumber :
  • tvOne - zainal

Jakarta, tvOnenews.com - Fenomena MinyaKita disunat tengah menjadi sorotan publik. Produk minyak goreng bersubsidi yang seharusnya menjadi solusi bagi masyarakat kini justru menjadi sumber kekecewaan. 

Pasalnya, banyak konsumen menemukan bahwa volume MinyaKita yang tertera 1 liter ternyata berkurang saat ditimbang. Kasus ini menjadi perhatian serius karena dianggap sebagai praktik kecurangan yang merugikan konsumen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Permainan Licik di Balik Kemasan MinyaKita

Praktik penyunatan ini terjadi ketika volume isi MinyaKita dikurangi oleh oknum produsen atau distributor yang tidak bertanggung jawab. Alih-alih memberikan isi sesuai dengan takaran di label, MinyaKita yang disunat hanya berisi sekitar 800 ml hingga 900 ml. 

Ironisnya, meskipun isi berkurang, kemasan tetap mencantumkan keterangan 1 liter. Ini jelas merupakan pelanggaran yang merugikan konsumen.

Untuk memahami perbedaan antara MinyaKita yang Disunat dan yang tidak, berikut adalah rinciannya:

1. Volume

  • MinyaKita yang tidak disunat → Isi sesuai label, yaitu 1 liter.

  • MinyaKita yang disunat → Volume kurang dari 1 liter, berkisar antara 800 ml hingga 900 ml.

2. Harga

  • MinyaKita yang tidak disunat → Dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yaitu Rp14.000 per liter.

  • MinyaKita yang disunat → Dijual di atas HET, bahkan bisa mencapai Rp16.000 hingga Rp18.000 per kemasan meskipun volumenya berkurang.

3. Ketersediaan

  • MinyaKita yang tidak disunat → Lebih sulit ditemukan karena stok terbatas dan distribusi yang ketat.

  • MinyaKita yang disunat → Lebih mudah ditemukan di pasaran karena praktik penyunatan memperluas distribusi dengan mengurangi jumlah isi.

Reaksi Tegas dari Pemerintah

Masalah ini telah memicu reaksi keras dari pemerintah. Presiden Prabowo Subianto menyatakan kemarahannya atas temuan ini dan menuntut adanya tindakan hukum tegas terhadap pelaku kecurangan. Presiden menegaskan bahwa manipulasi semacam ini tidak boleh dibiarkan karena menyangkut hajat hidup orang banyak.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga menanggapi serius masalah ini. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan mengambil langkah tegas untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang. Langkah pengawasan ketat terhadap produksi dan distribusi MinyaKita dipandang sebagai solusi untuk menghentikan praktik penyunatan ini.

Untuk menghindari pembelian MinyaKita yang Disunat, konsumen disarankan untuk lebih cermat dalam memeriksa kemasan. Beberapa langkah yang bisa diambil konsumen adalah:

  1. Pastikan berat atau volume minyak sesuai dengan keterangan pada label.

  2. Timbang minyak goreng jika memungkinkan untuk memastikan isinya benar-benar 1 liter.

  3. Jika menemukan ketidaksesuaian, segera laporkan kepada pihak berwenang.

Pengurangan Isi = Kecurangan Konsumen

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masalah utama dari kasus ini adalah konsumen dirugikan dua kali: pertama karena isi minyak berkurang, dan kedua karena harga yang dipatok melebihi HET. Kondisi ini membuat konsumen membayar lebih untuk mendapatkan lebih sedikit, sebuah bentuk kecurangan yang merugikan rakyat kecil.

Pemerintah diharapkan segera bertindak tegas dengan menindak pelaku kecurangan dan memastikan distribusi MinyaKita berjalan sesuai aturan. Kecurangan ini tidak hanya merugikan konsumen, tetapi juga mencederai kepercayaan masyarakat terhadap program subsidi pemerintah. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Cinta Shio 3 April 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, hingga Babi

Ramalan Cinta Shio 3 April 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, hingga Babi

​​​​​​​Ramalan cinta shio 3 April 2026 untuk tikus hingga babi, lengkap untuk single dan berpasangan. Simak peruntungan asmara dan tips menjaga hubungan.
Sebabkan Pemadaman di Cilangkap, Dugaan Pencurian Kabel Gardu Listrik Diselidiki

Sebabkan Pemadaman di Cilangkap, Dugaan Pencurian Kabel Gardu Listrik Diselidiki

Dugaan pencurian kabel gardu listrik yang menyebabkan pemadaman listrik di kawasan Cilangkap Baru, Jakarta Timur, diselidiki.
Viral Video Jambret Kalung di Jakarta Barat, Diduga Pelaku Sudah "Pro" Lantaran Aksinya Berlangsung Cepat

Viral Video Jambret Kalung di Jakarta Barat, Diduga Pelaku Sudah "Pro" Lantaran Aksinya Berlangsung Cepat

Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan aksi penjambretan. 
Dibintangi Mawar de Jongh hingga Rey Bong, Film "Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?" Tayang di Bioskop 9 April 2026

Dibintangi Mawar de Jongh hingga Rey Bong, Film "Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?" Tayang di Bioskop 9 April 2026

Film “Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?” akan tayang di bioskop mulai 9 April 2026 nanti. 
4.500 Personel Dikerahkan, Amankan Paskah di Jakarta

4.500 Personel Dikerahkan, Amankan Paskah di Jakarta

Sebanyak 4.500 personel dikerahkan untuk mengamankan ibadah Paskah pada Jumat (3/4/2026) di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. 
Di Depan Media Belanda, Radja Nainggolan Menyesal Seumur Hidup Tidak Pilih Bela Timnas Indonesia: Kalau Tahu Begini, Sudah Dari Dulu

Di Depan Media Belanda, Radja Nainggolan Menyesal Seumur Hidup Tidak Pilih Bela Timnas Indonesia: Kalau Tahu Begini, Sudah Dari Dulu

Radja Nainggolan akhirnya buka suara soal penyesalan terbesarnya, sebut lebih memilih bela Timnas Indonesia jika tahu karier Belgia-nya berakhir menyakitkan.

Trending

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak menghapus kesan positif di mata dunia. Media Vietnam heran dengan pujian pelatih Bulgaria.
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda menyebut para pemain diaspora Timnas Indonesia yang langsung menerima paspor WNI, tanpa pertimbangan matang sebagai tindakan yang "bodoh".
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT