News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Kapolres Ngada Cuma Punya Kekayaan Rp14 Juta, Gaji Sebulan ke Mana?

Harta AKBP Fajar turun dari Rp127 juta jadi Rp14 juta, padahal gaji dan tunjangannya setiap bulan bisa mencapai Rp10 juta/bulan, hal ini picu kecurigaan publik
Jumat, 14 Maret 2025 - 15:06 WIB
Kapolres Ngada Non-aktif AKBP Fajar ditetapkan sebagai tersangka pencabulan
Sumber :
  • tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Kekayaan Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma, menjadi sorotan publik setelah Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkannya menunjukkan angka yang sangat kecil. 

Berdasarkan LHKPN per 2023, total harta kekayaan AKBP Fajar tercatat hanya sebesar Rp14 juta. Seluruh kekayaan tersebut berbentuk kas dan setara kas, tanpa adanya kepemilikan aset lain seperti tanah, properti, atau kendaraan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Angka ini terbilang mengejutkan karena sebelumnya, harta kekayaan AKBP Fajar tercatat sebesar Rp127 juta. Penurunan drastis ini menimbulkan pertanyaan mengingat posisi dan pangkatnya sebagai Kapolres dengan status perwira menengah di Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Gaji dan Tunjangan Kapolres Berpangkat AKBP

Sebagai perwira menengah Polri dengan pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), AKBP Fajar semestinya memiliki pendapatan rutin yang cukup signifikan. 

Berdasarkan ketentuan yang berlaku, gaji pokok seorang perwira menengah Polri dengan pangkat AKBP berkisar antara Rp3.093.900 hingga Rp5.243.400 per bulan, tergantung pada masa dinas dan tingkat kepangkatannya.

Selain gaji pokok, seorang Kapolres juga menerima tunjangan kinerja yang ditetapkan berdasarkan kelas jabatan. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 103 Tahun 2018, tunjangan kinerja untuk kelas jabatan 11, yang umumnya sesuai dengan pangkat AKBP, adalah sebesar Rp5.183.000 per bulan.

Dengan demikian, total penghasilan bulanan seorang Kapolres dengan pangkat AKBP dapat mencapai sekitar Rp8.276.900 hingga Rp10.267.300 per bulan, bergantung pada pangkat dan masa dinasnya. 

Angka ini belum termasuk tunjangan keluarga, tunjangan jabatan, dan potensi insentif lain yang mungkin diterima.

Ketidaksesuaian Antara Pendapatan dan Kekayaan

Jika memperhitungkan total penghasilan bulanan tersebut, kekayaan sebesar Rp14 juta yang dilaporkan AKBP Fajar tampak tidak sejalan dengan pendapatannya sebagai Kapolres. 

Jika seorang Kapolres menerima penghasilan minimal Rp8 juta per bulan, maka dalam setahun seharusnya ia mampu mengumpulkan lebih dari Rp96 juta, belum termasuk tambahan dari tunjangan dan insentif lain.

Penurunan harta kekayaan dari Rp127 juta menjadi Rp14 juta ini memunculkan spekulasi di kalangan publik. Situasi ini menjadi semakin menarik perhatian karena AKBP Fajar saat ini tengah menghadapi kasus hukum terkait dugaan pelanggaran narkoba dan pelecehan anak.

Potensi Implikasi dan Tindak Lanjut

Kekayaan yang rendah dan tidak sebanding dengan pendapatan bulanan ini berpotensi memicu investigasi lebih lanjut oleh lembaga pengawas keuangan dan etika di lingkungan Polri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laporan harta kekayaan pejabat negara, termasuk anggota Polri, merupakan salah satu indikator integritas dan akuntabilitas yang diawasi ketat oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Publik tentu menantikan penjelasan resmi dari AKBP Fajar atau pihak berwenang terkait ketidaksesuaian antara laporan harta kekayaan dan pendapatan yang semestinya diperoleh. Jika tidak ada kejelasan, dugaan mengenai adanya aliran dana yang tidak dilaporkan atau pengeluaran yang mencurigakan bisa saja muncul di kemudian hari. (nsp) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengganti Jay Idzes Sudah Ditetapkan! 2 Bek Jangkung Bakal Jadi Tembok Baru Sassuolo di Liga Italia Lawan Monza

Pengganti Jay Idzes Sudah Ditetapkan! 2 Bek Jangkung Bakal Jadi Tembok Baru Sassuolo di Liga Italia Lawan Monza

Sudah dipastikan absen, termasuk saat membela Timnas Indonesia, pengganti Jay Idzes akhirnya mulai disiapkan. Sang kapten Garuda harus menepi akibat cedera.
Waketum Golkar Minta Polemik Misbakhun Dilihat Berdasarkan Fakta

Waketum Golkar Minta Polemik Misbakhun Dilihat Berdasarkan Fakta

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham meminta publik melihat secara proporsional polemik yang mengaitkan Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun dengan persoalan pemesanan pita cukai rokok
Respons Nyeleneh Dewi Gita yang Terseret Isu Masa Lalu Andre Taulany, Chat Panggilan 'Degoy' Diungkap Erin

Respons Nyeleneh Dewi Gita yang Terseret Isu Masa Lalu Andre Taulany, Chat Panggilan 'Degoy' Diungkap Erin

Penyanyi senior Dewi Gita mendadak menjadi pusat perhatian warganet setelah namanya diseret dalam rumor dugaan perselingkuhan masa lalu komedian Andre Taulany -
Peringati Hari Perhubungan Nasional, Pengamat Transportasi Ajak Masyarakat Gunakan Transportasi Umum

Peringati Hari Perhubungan Nasional, Pengamat Transportasi Ajak Masyarakat Gunakan Transportasi Umum

Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menyatakan bahwa peringatan Hari Perhubungan Nasional yang jatuh pada 17 September perlu menjadi momentum untuk mendorong efisiensi mobilitas masyarakat
Tayang Bulan Depan, Film Komedi Bapak Paling Jujur yang Dibintangi Andovi da Lopez Kisahkan Calon Gubernur yang Tak Bisa Berbohong

Tayang Bulan Depan, Film Komedi Bapak Paling Jujur yang Dibintangi Andovi da Lopez Kisahkan Calon Gubernur yang Tak Bisa Berbohong

Film komedi Bapak Paling Jujur yang bercerita tentang seorang calon gubernur yang mendadak kehilangan kemampuan untuk berbohong siap tayang secara serentak mulai 15 Oktober 2026 di bioskop Indonesia
Hakim Tolak Gugatan Terhadap Puluhan Media di Palembang, PH Tergugat Sebut Tak Penuhi Unsur Formil

Hakim Tolak Gugatan Terhadap Puluhan Media di Palembang, PH Tergugat Sebut Tak Penuhi Unsur Formil

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Palembang menyatakan gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) yang diajukan Arimansa Eko Putra terhadap beberapa perusahaan me

Trending

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK sedang melakukan penelusuran pasca rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman, Siapkan Dua Skuad untuk UEFA Nations League

Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman, Siapkan Dua Skuad untuk UEFA Nations League

Jurgen Klopp langsung membuat gebrakan setelah resmi menangani Timnas Jerman. Pelatih anyar Die Mannschaft tersebut memanggil 44 pemain untuk UEFA Nations League.
Baru Sehari Jualan, Pengusaha Foodtruck di Yogyakarta Ungkap Kena Pungli Parkir Rp2,5Juta/hari Hingga Beri Jatah Makan Preman dan Polisi

Baru Sehari Jualan, Pengusaha Foodtruck di Yogyakarta Ungkap Kena Pungli Parkir Rp2,5Juta/hari Hingga Beri Jatah Makan Preman dan Polisi

Pengusaha kuliner di Yogyakarta mengungkap pengalaman pahitnya saat membuka usaha foodtruck di kawasan Alun-alun Kidul (Alkid).
Terpopuler: Kronologi Wanita Ditendang saat Antre Baso A Fung hingga Rekor Baru Lionel Messi

Terpopuler: Kronologi Wanita Ditendang saat Antre Baso A Fung hingga Rekor Baru Lionel Messi

Sejumlah berita jadi perhatian pembaca tvOnenews.com, Rabu (16/9), mulai dari kasus wanita ditendang saat mengantre Baso A Fung hingga rekor baru Lionel Messi.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 19 September 2026: Dapat Kabar Baik hingga Peluang Tak Terduga

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 19 September 2026: Dapat Kabar Baik hingga Peluang Tak Terduga

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 19 September 2026: Ada yang dapat kabar baik hingga peluang tak terduga.
Gerak Cepat! Polisi Tangkap Pria Tendang Perempuan di Senayan City, Kronologi dan Motif Masih Didalami

Gerak Cepat! Polisi Tangkap Pria Tendang Perempuan di Senayan City, Kronologi dan Motif Masih Didalami

Tim Opsnal Subdit IV/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya bergerak cepat meringkus seorang pria berinisial R (44) yang melakukan dugaan penganiayaan yakni menendang seorang perempuan di Mal Senayan City
Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 19 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 19 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Sabtu, 19 September 2026, membawa energi yang sangat dinamis untuk urusan hati. Beberapa zodiak diprediksi
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT