News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menhub Sidak Pelabuhan Indah Kiat, Siap Tampung Ribuan Kendaraan di Puncak Arus Mudik Lebaran

Menhub siapkan Pelabuhan Indah Kiat untuk tampung 2.072 kendaraan guna cegah kemacetan di Merak saat puncak arus mudik Lebaran 2025 yang capai 30.000/hari.
Minggu, 23 Maret 2025 - 11:30 WIB
Pengoperasian Pelabuhan Indah Kiat, Bantu Urai Kepadatan Kendaraan di Pelabuhan Merak
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi langsung turun ke lapangan untuk mengecek kesiapan Pelabuhan Indah Kiat sebagai area penyangga (buffer zone) guna mengurai kemacetan di Pelabuhan Merak saat puncak arus mudik Lebaran 2025/1446 H.

Menhub menegaskan, Pelabuhan Indah Kiat akan berfungsi sebagai kantong parkir bagi kendaraan pribadi jika area di Pelabuhan Merak mulai penuh. Langkah ini diambil untuk mencegah antrean kendaraan yang berpotensi mengular hingga menyebabkan kemacetan parah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika area parkir di dermaga Pelabuhan Merak hampir penuh, kendaraan pribadi roda empat akan segera diarahkan ke Pelabuhan Indah Kiat. Ini untuk memastikan kelancaran arus kendaraan dan menghindari penumpukan di area pelabuhan," ujar Menhub dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (23/3/2025).

Merak Diprediksi Diserbu 30 Ribu Kendaraan Saat Puncak Mudik

Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 27–29 Maret 2025 dengan lonjakan kendaraan mencapai lebih dari 30.000 kendaraan per hari di Pelabuhan Merak. Kapasitas Pelabuhan Merak sendiri hanya mampu menampung 31.093 kendaraan kecil per hari, termasuk kapasitas di dalam kapal sebanyak 25.067 kendaraan kecil dan daya tampung parkir di dermaga sebanyak 6.026 kendaraan kecil.

Jika kondisi ini tak diantisipasi, antrean panjang dan kemacetan di Pelabuhan Merak nyaris tak terhindarkan. Itulah sebabnya, Pelabuhan Indah Kiat disiapkan sebagai solusi cadangan.

"Kami sudah mempersiapkan area parkir penyangga ini sejak tahun lalu. Akses integrasi dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Indah Kiat juga sudah tersedia, sehingga pengalihan kendaraan bisa berjalan lancar," tambah Menhub.

Indah Kiat Siap Tampung 2.072 Kendaraan Kecil

Pelabuhan Indah Kiat memiliki luas total 93.426 m² yang terbagi dalam tiga titik utama. Jika dikonversikan ke kapasitas kendaraan kecil, pelabuhan ini mampu menampung sekitar 2.072 kendaraan kecil (golongan I).

Selain Pelabuhan Indah Kiat, pemerintah juga telah menyiapkan beberapa kawasan lain sebagai penyangga, yaitu:

  • Rest Area KM13, KM43, KM68 di ruas tol menuju Merak

  • Area Ciwandan, BBJ Bojonegara, dan Indah Kiat di jalur arteri menuju pelabuhan

Dengan pengaturan ini, pemerintah berharap arus mudik dapat berjalan lancar dan nyaman, meski volume kendaraan diperkirakan akan meningkat tajam pada momen Lebaran.

Pemerintah All Out Hadapi Arus Mudik

Menhub Dudy Purwagandhi tak sendirian dalam sidak ini. Turut hadir dalam pengecekan tersebut:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • Dirjen Perhubungan Laut Antoni Arif Priadi

  • Plt Dirjen Perhubungan Darat Ahmad Yani

  • Wakil Direktur Utama PT ASDP Yossianis Marciano

  • Kapolsek KSKP Merak Junior Ignasius Andrea

Dengan sinergi antarlembaga dan kesiapan infrastruktur yang semakin matang, pemerintah optimistis arus mudik Lebaran 2025 akan berlangsung lebih tertib dan lancar. Siapkan kendaraan Anda, karena jalur mudik tahun ini dijamin makin nyaman! (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Marah Besar Saat Sidak SMK 2 Subang, Merasa Dibohongi dan Langsung Telepon Kadis Pendidikan

Dedi Mulyadi Marah Besar Saat Sidak SMK 2 Subang, Merasa Dibohongi dan Langsung Telepon Kadis Pendidikan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tampak marah ketika melakukan sidak ke SMK 2 Subang. KDM merasa dirinya dibohongi dan langsung menghubungi Kadis Pendidikan.
Nikel dan Timah Melejit, Ekspor RI Diklaim Tumbuh Berkat Lonjakan Harga Global dan Permintaan Dunia

Nikel dan Timah Melejit, Ekspor RI Diklaim Tumbuh Berkat Lonjakan Harga Global dan Permintaan Dunia

Lonjakan harga komoditas global menjadi bahan bakar utama kinerja ekspor Indonesia di awal 2026. Sejumlah komoditas strategis seperti nikel dan timah mencatatkan pertumbuhan signifikan, mendorong ekspor tetap tumbuh di tengah tekanan sektor lain.
Bidik Investasi Strategis dari China, RI Dorong UMKM Tembus Rantai Pasok Global

Bidik Investasi Strategis dari China, RI Dorong UMKM Tembus Rantai Pasok Global

Indonesia-China Investment Forum di Beijing beberapa waktu lalu berupaya mendorong peningkatan investasi, memperluas akses pasar bagi UMKM, serta memperkuat kemitraan bilateral.
Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Polisi mengungkap motif tiga orang pelaku lakukan penyiraman air keras ke seorang warga berinisial TW (54), di Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat.
Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

BGN tidak hanya melakukan koordinasi dengan Balai Karantina, tetapi juga meninjau fasilitas laboratorium serta sistem pengawasan karantina hewan, ikan, dan tumbuhan.
Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

PBSI ungkap alasan kembali duetkan Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin di sektor ganda putra.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT