News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IHSG Turun Tajam, Ekonom: Imbas OECD Pangkas Proyeksi Ekonomi RI Jadi 4,9 Persen di 2025

penurunan aset saham disebabkan kekhawatiran dari sisi prospek ekonomi domestik. Salah satunya berasal dari harga komoditas batu bara yang pada Februari 2025 menurun hingga 11,7 persen.
Selasa, 25 Maret 2025 - 09:07 WIB
Bursa Efek Indonesia (BEI)-saham
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menyatakan penurunan aset saham dipengaruhi ketidakpastian global.

"Salah satu penyebab penurunan aset saham ini di antaranya adalah meningkatnya ketidakpastian global serta kekhawatiran akan prospek pertumbuhan ekonomi domestik," ungkapnya, Selasa (25/3/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sentimen ketidakpastian global cenderung diakibatkan berbagai kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait kebijakan tarif yang bisa secara mendadak diputuskan atau diberikan timbal balik dengan cepat.

Kebijakan tarif ini juga dinilai meningkatkan inflasi AS pada jangka pendek dan perlambatan ekonomi AS pada jangka menengah hingga panjang, yang kemudian meningkatkan risiko dari stagflasi AS. 

Karena itu, lanjutnya, investor global cenderung lebih berhati-hati dalam menempatkan modal di aset-aset negara berkembang, sejalan dengan dampak kebijakan tarif AS yang luas.

Melihat kondisi dalam negeri, penurunan aset saham disebabkan kekhawatiran dari sisi prospek ekonomi domestik. Salah satunya berasal dari harga komoditas batu bara yang pada Februari 2025 menurun hingga 11,7 persen.

"Penurunan tajam IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) yang terjadi pada pekan lalu tidak lepas dari sentimen terkait dengan prospek pertumbuhan domestik akibat revisi ke bawah proyeksi ekonomi Indonesia oleh OECD (Organization for Economic Co-operation and Development), dari sebelumnya 5,2 persen menjadi 4,9 persen di tahun 2025," ujar Josua.

Komoditas harga batu bara pun menjadi salah satu pemberat pergerakan pada pekan lalu, mengingat untuk pertama kalinya sejak 2022, harga batu bara global turun hingga di bawah 100 dolar AS/MT. 

"Namun, kalau dilihat dari trennya, penurunan tersebut tidak berlangsung lama, seperti pada saat pandemi, dan secara berangsur-angsur mulai pulih," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menjelaskan batu bara merupakan komoditas utama ekspor Indonesia yang juga menjadi salah satu penggerak pertumbuhan dari sektor pertambangan. Pada bulan lalu, investor asing mencatatkan net sell sebesar 1,11 miliar dolar AS.

"Ke depannya, terutama di jangka pendek, risiko dari prospek pertumbuhan ekonomi domestik masih akan membayangi pasar saham domestik. Namun demikian, bila nantinya pertumbuhan ekonomi Indonesia masih mampu tumbuh di atas peers-nya, maka di jangka panjang, IHSG akan mampu rebound ke atas level 7.000," kata Josua.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berhasil Gulung Jakarta Garuda Jaya Tiga Set Langsung, Erwin Rusni Sebut Para Pemain LAvAni Belum Tampil Maksimal

Berhasil Gulung Jakarta Garuda Jaya Tiga Set Langsung, Erwin Rusni Sebut Para Pemain LAvAni Belum Tampil Maksimal

LavAni berhasil mengantongi kemenangan pertamanya di babak final four Proliga 2026 setelah mereka sukses membungkam Jakarta Garuda Jaya.
Siswa SMK di Bandung Berbondong-bondong Ucapkan Terima Kasih kepada Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Ada Apa?

Siswa SMK di Bandung Berbondong-bondong Ucapkan Terima Kasih kepada Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Ada Apa?

8 siswa SMK Negeri 1 Bandung bersyukur dibantu Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM). Mereka telah mendapat program Beasiswa Personal Pancawaluya.
Uji Kombinasi Baru, PBSI Ungkap Harapan untuk Pasangan Ganda Putra Bagas Maulana/Muh Putra Erwiansyah

Uji Kombinasi Baru, PBSI Ungkap Harapan untuk Pasangan Ganda Putra Bagas Maulana/Muh Putra Erwiansyah

PBSI melanjutkan langkah perombakan di sektor ganda putra dengan membentuk pasangan baru antara Bagas Maulana dan Muh Putra Erwiansyah.
Kena Bully di Negara Sendiri, 2 Pengamat Malaysia Terpukau Lihat Beckham Saat Timnas Indonesia Tampil Hadapi Saint Kitts and Nevis: Aset John Herdman

Kena Bully di Negara Sendiri, 2 Pengamat Malaysia Terpukau Lihat Beckham Saat Timnas Indonesia Tampil Hadapi Saint Kitts and Nevis: Aset John Herdman

Beckham Putra Nugraha pukau dua pengamat Malaysia usai cetak 2 gol & raih man of the match saat Timnas Indonesia hajar Saint Kitts and Nevis 4-0 sampai disebut aset John Herdman.
DPRD Curigai Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terkait Capaian OPD Era Pimpinannya

DPRD Curigai Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terkait Capaian OPD Era Pimpinannya

Capaian kinerja sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Jawa Barat era pimpinan Gubernur Dedi Mulyadi menuai kecurigaan.
Polda Metro Jaya Apresiasi Forum Wartawan Polri Sebar Kebahagiaan ke Anak Yatim

Polda Metro Jaya Apresiasi Forum Wartawan Polri Sebar Kebahagiaan ke Anak Yatim

Forum Wartawan Polri (FWP) Polda Metro Jaya menggelar kegiatan, berbagi kebahagiaan dengan mengajak 15 anak yatim dari Panti Yatim Indonesia (PYI) untuk bermain bersama, di Playtopia Senayan Park, Jakarta Selatan, Jumat (3/4/2026).

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT