News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gas Bumi Bakal Mengalir Deras ke Rumah Tangga, Menteri Bahlil: Tagihan Cuma Rp20 Ribu!

Pemerintah akan memasifkan gas bumi rumah tangga untuk efisiensi energi serta kurangi impor LPG. Tagihan hanya Rp20 ribu, tapi jaringan pipa masih terbatas.
Kamis, 27 Maret 2025 - 11:59 WIB
Gedung Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM.
Sumber :
  • tvOnenews

Surabaya, tvOnenews.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pemerintah akan mempercepat perluasan jaringan gas bumi untuk rumah tangga.

Langkah ini diambil guna meningkatkan efisiensi energi serta mengurangi ketergantungan impor LPG yang selama ini masih mendominasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pemerintah bakal masifkan penggunaan gas bumi rumah tangga menyusul masih minimnya masyarakat yang bisa menikmati aliran gas bumi di dapur mereka," ujar Bahlil dalam kunjungannya ke Surabaya, Kamis (27/3).

Dalam rangkaian kunjungannya, Bahlil beserta jajaran PT Pertamina Gas Negara (PGN) meninjau langsung jaringan gas (jargas) rumah tangga di Rusun Grudo, Tegalsari, Surabaya. Bahkan, demi memastikan kenyamanan penggunaan gas bumi, Bahlil turun langsung ke dapur warga dan mencoba menggoreng telur dadar.

"Ibu ini mengaku tagihannya satu bulan hanya Rp20 ribu. Efisiensinya mencapai 40 persen dibanding harga LPG," kata Bahlil saat berbincang dengan salah satu penghuni rusun yang telah menggunakan jargas.

Jaringan Gas Masih Terbatas, Pemerintah Ngebut!

Meski terbukti lebih hemat dan aman, penggunaan gas bumi di rumah tangga hingga kini masih tergolong rendah. Penyebab utamanya adalah terbatasnya jaringan pipa gas yang telah dibangun.

"Ini yang akan pemerintah lakukan. Dari program yang akan dimasifkan ini, kita ingin menurunkan impor LPG yang masih tinggi," tegas Bahlil.

Senada dengan pernyataan Menteri ESDM, Direktur PT Pertamina Gas Negara (PGN) Arief Setiawan Handoko mengungkapkan bahwa jumlah pelanggan gas bumi PGN di Jawa Timur baru mencapai 6 persen dari total pasar potensial. Hal ini dipicu oleh keterbatasan infrastruktur jaringan gas yang baru mencapai 8.970 kilometer hingga Februari 2025.

“Pipa gas yang sudah terpasang terdiri dari jaringan PGN sepanjang 1.519 kilometer, jaringan jargas APBN dikelola PGN 5.434 kilometer, serta jaringan jargas APBN yang dikelola PTGN sepanjang 1.954 kilometer,” ungkap Arief.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih Murah, Lebih Aman, Saatnya Beralih ke Gas Bumi!

Program masifikasi jaringan gas bumi ini diyakini akan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, terutama dalam menekan pengeluaran bulanan. Selain itu, penggunaan gas bumi dinilai lebih ramah lingkungan serta mengurangi risiko kecelakaan akibat penggunaan tabung LPG.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Uang DP Dinyatakan Hangus Akibat Gagal Bayar Cicilan, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam?

Uang DP Dinyatakan Hangus Akibat Gagal Bayar Cicilan, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam?

Dalam praktik jual beli di agama Islam, Buya Yahya menyebut hukum uang muka (uang DP) hangus dan diambil pihak penjual karena gagal bayar cicilan adalah haram.
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Meski Tanpa Penyerang Timnas Indonesia, Persija Jakarta Diguyur Angin Segar Jelang Lawan Bhayangkara FC

Meski Tanpa Penyerang Timnas Indonesia, Persija Jakarta Diguyur Angin Segar Jelang Lawan Bhayangkara FC

Persija Jakarta mendapat angin segar menjelang lawan Bhayangkara FC. Walau tidak ada penyerang Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra, dua pemainnya beri kabar baik.
Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) lontarkan jawaban menohok saat ditanya terkait perkembangan terbaru soal permohonan keadilan restoratif atau restorative
Siap-Siap Karier Melejit di 4 April 2026: Taurus Naik Jabatan, Sagitarius Dapat Pekerjaan Baru!

Siap-Siap Karier Melejit di 4 April 2026: Taurus Naik Jabatan, Sagitarius Dapat Pekerjaan Baru!

Ramalan karier zodiak 4 April 2026 Taurus berpeluang naik jabatan, sementara Sagitarius berpotensi mendapatkan pekerjaan baru yang lebih menjanjikan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).

Trending

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) lontarkan jawaban menohok saat ditanya terkait perkembangan terbaru soal permohonan keadilan restoratif atau restorative
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Meski Tanpa Penyerang Timnas Indonesia, Persija Jakarta Diguyur Angin Segar Jelang Lawan Bhayangkara FC

Meski Tanpa Penyerang Timnas Indonesia, Persija Jakarta Diguyur Angin Segar Jelang Lawan Bhayangkara FC

Persija Jakarta mendapat angin segar menjelang lawan Bhayangkara FC. Walau tidak ada penyerang Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra, dua pemainnya beri kabar baik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT