News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Trump Kejutkan Dunia! Indonesia Kena Tarif 32 Persen, Kanada & Australia Protes Keras

Indonesia dikenakan tarif 32% dari AS, sementara negara Kanada dan Australia memprotes kebijakan tarif Trump yang dinilai bisa merugikan perdagangan global.
Kamis, 3 April 2025 - 10:25 WIB
Donald Trump
Sumber :
  • Anadolu

Jakarta, tvOnenews.com - Indonesia menjadi salah satu negara yang paling terdampak oleh kebijakan tarif baru Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dalam kebijakan barunya, Trump menetapkan tarif impor sebesar 32 persen bagi Indonesia, yang mulai berlaku pada 9 April 2025.

Pemerintah Indonesia menyatakan keberatan terhadap kebijakan ini dan tengah mempertimbangkan langkah-langkah diplomatik untuk menanggapi keputusan tersebut. Menteri Perdagangan RI menegaskan bahwa kebijakan ini berpotensi merugikan eksportir Indonesia dan hubungan dagang antara kedua negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya Indonesia, kebijakan ini juga memicu protes keras dari dua negara sekutu AS, yakni Kanada dan Australia. Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, serta Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, sama-sama melayangkan protes terhadap tarif yang dinilai merugikan perekonomian global.

Kanada: Tarif Trump Justru Akan Merugikan AS

Mark Carney menegaskan bahwa kebijakan tarif yang diterapkan AS tidak hanya akan berdampak negatif bagi mitra dagangnya tetapi juga bagi ekonomi Amerika sendiri.

"Presiden Trump baru saja mengumumkan serangkaian kebijakan yang akan secara mendasar mengubah sistem perdagangan internasional," ujar Carney dalam konferensi pers pada Rabu (2/4) malam.

Carney menilai bahwa dampak kebijakan ini akan semakin buruk seiring waktu. "Jadi, kita berada dalam situasi di mana kebijakan ini akan berdampak pada perekonomian AS, dan menurut penilaian kami, dampaknya akan semakin besar seiring waktu serta bersifat negatif bagi ekonomi AS," katanya.

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa tarif ini akan langsung memengaruhi jutaan warga Kanada yang bergantung pada ekspor ke Amerika Serikat.

Australia: Tarif Ini Sama Sekali Tak Beralasan

Di belahan dunia lain, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyebut tarif 10 persen yang dikenakan terhadap negaranya sebagai kebijakan yang "sepenuhnya tidak berdasar."

"Bagi Australia, tarif ini bukan sesuatu yang mengejutkan, tetapi izinkan saya menegaskan: tarif ini sama sekali tidak beralasan," tegas Albanese pada Rabu (2/4).

Menurutnya, Trump menyebut tarif ini sebagai bentuk timbal balik, tetapi justru bertentangan dengan prinsip perdagangan yang adil.

"Presiden Trump menyebutnya sebagai tarif timbal balik. Jika benar timbal balik, maka tarifnya seharusnya nol, bukan 10 persen. Kebijakan tarif pemerintahan ini tidak memiliki dasar logis dan justru bertentangan dengan prinsip kemitraan antara dua negara. Ini bukan tindakan yang dilakukan oleh seorang sahabat," lanjutnya.

Meski demikian, Australia menegaskan bahwa mereka tidak akan mengambil langkah balasan dengan menerapkan tarif serupa terhadap AS.

Tarif Baru Trump: Apa yang Berubah?

Dalam kebijakan yang diumumkan pada 2 April, Trump menetapkan tarif dasar sebesar 10 persen untuk semua impor. Namun, bagi negara-negara dengan defisit perdagangan terbesar terhadap AS, tarif yang lebih tinggi akan diberlakukan mulai 9 April 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gedung Putih memastikan bahwa kebijakan ini akan mulai berlaku efektif pada 5 April 2025, dengan alasan untuk melindungi industri dalam negeri dan memperbaiki neraca perdagangan Amerika.

Namun, dengan munculnya protes dari negara-negara mitra dagang utama, apakah kebijakan ini benar-benar menguntungkan AS? Ataukah justru akan menjadi bumerang yang merugikan perekonomian global? Hanya waktu yang bisa menjawabnya. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Istri Pengacara di Indramayu Diculik Lalu Dibunuh, Jasad Korban Gosong Terbakar dalam Mobil

Istri Pengacara di Indramayu Diculik Lalu Dibunuh, Jasad Korban Gosong Terbakar dalam Mobil

Dalam perampokan tersebut, pemilik rumah bernama Hj. Komariah (45) dilaporkan dianiaya hingga diculik oleh pelaku. Bahkan sejumblah barang milik korban hilang.
Habiburokhman Tegaskan Gerindra Tak Intervensi Kasus Narkoba 3 Anggota DPRD di Jatim

Habiburokhman Tegaskan Gerindra Tak Intervensi Kasus Narkoba 3 Anggota DPRD di Jatim

Habiburokhman menegaskan bahwa Gerindra juga telah memecat tiga orang anggotanya itu sebagai legislator karena penyalahgunaan narkoba di hotel Surabaya....
Bakal Diluncurkan Prabowo, Menteri LH: Tobat Ekologis harus Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat

Bakal Diluncurkan Prabowo, Menteri LH: Tobat Ekologis harus Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat

Istilah tobat ekologis mengandung semangat keagamaan yang diwujudkan melalui kesadaran untuk memperbaiki hubungan manusia dengan bumi.
Situasi Lewis Hamilton dan Charles Leclerc Memanas Pasca F1 GP Meksiko! Juara Dunia 7 Kali Itu Minta Ferrari Lakukan Ini

Situasi Lewis Hamilton dan Charles Leclerc Memanas Pasca F1 GP Meksiko! Juara Dunia 7 Kali Itu Minta Ferrari Lakukan Ini

Situasi internal Ferrari kembali jadi sorotan setelah Lewis Hamilton dan Charles Leclerc terlibat insiden saat memperebutkan posisi terdepan F1 GP Meksiko 2026.
Mengenal Mercy Monica Yolanda, Hakim Muda dari Pengadilan Negeri Koto Baru yang Meninggal Dunia

Mengenal Mercy Monica Yolanda, Hakim Muda dari Pengadilan Negeri Koto Baru yang Meninggal Dunia

Berikut profil hingga rekam jejak Mercy Monica Yolanda, hakim muda berstatus Hakim Pratama (III/b) Pengadilan Negeri Koto Baru, Sumatera Barat, yang tutup usia.
Dilaporkan ke Polisi oleh Herri Pras, Pegulat MMA Yudi Cahyadi Pilih Berlatih Boxing

Dilaporkan ke Polisi oleh Herri Pras, Pegulat MMA Yudi Cahyadi Pilih Berlatih Boxing

Di tengah kekisruhannya dengan Herri Pras bahkan sampai dilaporkan ke polisi, fighter MMA Yudi Cahyadi memilih untuk memposting videonya saat latihan boxing.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Viral Video Pasangan Egar dan Fina Banyuwangi di TikTok, Pakar Siber Warning Modus Link Pishing Penguras Rekening

Viral Video Pasangan Egar dan Fina Banyuwangi di TikTok, Pakar Siber Warning Modus Link Pishing Penguras Rekening

Platform media sosial TikTok dan Instagram belakangan dihebohkan oleh perburuan masif warganet terhadap pasangan asal Banyuwangi, Jawa Timur, yakni Egar - Fina
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT