News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

HIPMI Ingatkan Pemerintah: Langkah Nyata Dibutuhkan Hadapi Badai Ekonomi!

Tantangan ekonomi global dan domestik kian berat, HIPMI mendesak pemerintah untuk mengambil langkah strategis demi stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Kamis, 3 April 2025 - 12:47 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara peluncuran Friday Mubarak, di Jakarta, Jumat (28/2).
Sumber :
  • Dok. Kemenko Perekonomian

Jakarta, tvOnenews.com – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menyoroti semakin beratnya tantangan ekonomi global dan domestik yang berdampak langsung pada dunia usaha di Indonesia. Sekretaris Jenderal HIPMI, Anggawira, mengingatkan bahwa respons cepat dan strategis dari pemerintah sangat dibutuhkan agar perekonomian nasional tetap stabil.

“Kondisi ini membutuhkan kebijakan yang lebih berani, terukur, dan pro-pengusaha untuk menjaga stabilitas ekonomi serta memastikan pertumbuhan yang inklusif. Jika tidak ada langkah konkret dari pemerintah, tekanan terhadap dunia usaha akan semakin besar dan memperlambat pemulihan ekonomi nasional,” ujar Anggawira di Jakarta, Kamis (03/04).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

IHSG Terpukul, Rupiah Melemah, dan Ancaman Tarif AS

Salah satu faktor yang mengancam stabilitas ekonomi adalah gejolak pasar saham yang menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kejatuhan drastis hingga memicu penghentian perdagangan sementara atau trading halt. Selain itu, pelemahan nilai tukar rupiah turut memperburuk situasi, menggerus daya beli masyarakat dan meningkatkan biaya impor bagi industri dalam negeri.

Kebijakan tarif baru dari Amerika Serikat (AS) juga menambah beban bagi industri nasional. Di bawah kepemimpinan Donald Trump, AS menerapkan US Reciprocal Tariffs Plan dengan tarif 32 persen terhadap produk asal Indonesia. Langkah ini dinilai dapat mempersempit peluang ekspor Indonesia ke AS, terutama bagi sektor manufaktur seperti tekstil, elektronik, dan otomotif.

HIPMI Dorong Kebijakan Strategis: Jangka Pendek, Menengah, dan Panjang

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menghadapi situasi ini, HIPMI merekomendasikan sejumlah kebijakan yang perlu segera diambil pemerintah, mulai dari jangka pendek hingga jangka panjang.

  1. Jangka Pendek (0-6 bulan):

    • Intervensi Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas rupiah.

    • Stimulus fiskal bagi sektor usaha yang terdampak langsung.

    • Penguatan sektor UMKM agar lebih mandiri dan tahan terhadap guncangan global.

  2. Jangka Menengah (6-18 bulan):

    • Diversifikasi pasar ekspor untuk mengurangi ketergantungan terhadap AS.

    • Percepatan perjanjian dagang dengan Uni Eropa, Timur Tengah, dan Afrika.

    • Penguatan investasi domestik untuk meningkatkan daya saing ekonomi.

  3. Jangka Panjang (>18 bulan):

    • Transformasi ekonomi melalui hilirisasi industri guna mengurangi ekspor bahan mentah.

    • Pengembangan industri bernilai tambah seperti petrokimia, elektronik, dan kendaraan listrik.

    • Peningkatan kapasitas produksi dalam negeri agar lebih mandiri.

    • Penguatan regulasi sektor keuangan dan peningkatan literasi keuangan masyarakat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dramatis dan Penuh Polemik! Italia Gagal ke Piala Dunia Usai Adu Penalti, Keputusan Wasit Disorot Tajam

Dramatis dan Penuh Polemik! Italia Gagal ke Piala Dunia Usai Adu Penalti, Keputusan Wasit Disorot Tajam

Harapan Timnas Italia untuk kembali tampil di Piala Dunia harus berakhir pahit. Gli Azzurri tersingkir setelah kalah dramatis lewat adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina pada final play-off, Rabu (1/4/2026).
PLBN Motaain Gelar Pasar Murah hingga Samsat Keliling, Beras 5 Ton Langsung Habis Disambut Warga Perbatasan

PLBN Motaain Gelar Pasar Murah hingga Samsat Keliling, Beras 5 Ton Langsung Habis Disambut Warga Perbatasan

Bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, PLBN Motaain menyalurkan beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dalam kemasan 5 kilogram dengan harga Rp60.000 per sak.
Kata-kata Berkelas Lamine Yamal usai Nyanyian Islamofobia Terdengar di Laga Spanyol Vs Mesir, Bintang Barcelona: Saya Muslim, Alhamdulillah

Kata-kata Berkelas Lamine Yamal usai Nyanyian Islamofobia Terdengar di Laga Spanyol Vs Mesir, Bintang Barcelona: Saya Muslim, Alhamdulillah

Lamine Yamal geram usai nyanyian Islamofobia terdengar di pertandingan Spanyol vs Mesir. Insiden ini picu kecaman luas dan penyelidikan resmi otoritas Catalan.
Himpunan Alumni Timur Tengah Bahas Dampak Konflik AS-Iran untuk Indonesia

Himpunan Alumni Timur Tengah Bahas Dampak Konflik AS-Iran untuk Indonesia

Himpunan Alumni Timur Tengah membahas dampak konflik yang terus berlangsung di kawasan Timur Tengah dan dinilai memiliki dampak global, termasuk Indonesia.
Soroti Dinamika Geopolitik Timur Tengah, Pemuka Agama Serukan Persatuan Nasional

Soroti Dinamika Geopolitik Timur Tengah, Pemuka Agama Serukan Persatuan Nasional

Ketua Umum Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI), Ustaz Bachtiar Nasir menyoroti perkembangan geopolitik internasional imbas konflik Timur Tengah.
Tiga Kali Gagal ke Piala Dunia, Publik Italia Murka! Kantor FIGC Jadi Sasaran Lemparan Telur

Tiga Kali Gagal ke Piala Dunia, Publik Italia Murka! Kantor FIGC Jadi Sasaran Lemparan Telur

Kekalahan menyakitkan yang dialami Timnas Italia di final play-off Piala Dunia berbuntut panjang. Markas besar Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) di Roma menjadi sasaran aksi pelampiasan emosi para suporter.

Trending

Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan renovasi puluhan ribu rumah di Jawa Barat. Warga kini bisa daftar langsung, program dimulai April dan dorong ekonomi daerah.
Media Malaysia Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Gagal Juara tapi Tetap Dipandang Positif

Media Malaysia Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Gagal Juara tapi Tetap Dipandang Positif

Kegagalan Timnas Indonesia meraih gelar juara FIFA Series 2026 menjadi sorotan media Malaysia. Meski gagal lawan Bulgaria, skuad Garuda tetap dipandang positif.
Resmi! FIFA Umumkan Ranking Terbaru Hari Ini, Timnas Indonesia Turun Lagi, Malaysia Terjun Bebas

Resmi! FIFA Umumkan Ranking Terbaru Hari Ini, Timnas Indonesia Turun Lagi, Malaysia Terjun Bebas

Ranking FIFA Timnas Indonesia turun ke posisi 122 usai dikudeta Togo. Sementara itu, Malaysia terjun bebas 17 peringkat akibat skandal pemain naturalisasi ilegal.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Surabaya, di mana Megawati Hangestri siap melawan kawan lamanya di pertandingan pembuka antara Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric PLN.
Jakarta Pertamina Enduro Rekrut Pemain Asing Pengganti Yana Shcherban, Siap Duet Bareng Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2026

Jakarta Pertamina Enduro Rekrut Pemain Asing Pengganti Yana Shcherban, Siap Duet Bareng Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2026

Jakarta Pertamina Enduro dikabarkan telah merekrut pemain asing baru yang berposisi sebagai outside hitter, yang siap duet dengan Megawati Hangestri di babak final four Proliga 2026.
Media Vietnam Heran dengan John Herdman, Cuma Bilang Satu Kalimat Usai Timnas Indonesia Kalah, tapi Bikin Bulgaria Tersindir

Media Vietnam Heran dengan John Herdman, Cuma Bilang Satu Kalimat Usai Timnas Indonesia Kalah, tapi Bikin Bulgaria Tersindir

Kekalahan 0-1 yang dialami Timnas Indonesia saat menghadapi Bulgaria di final FIFA Series 2026 masih jadi perbincangan. Media Vietnam heran dengan John Herdman.
Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Bung Harpa memberikan kritikan terhadap penampilan Timnas Indonesia asuhan John Herdman yang kalah melawan Bulgaria. Menurutnya penampilan timnas tidak bagus.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT