News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ancaman Tarif Resiprokal AS, Indonesia Sudah Siaga Sejak Dini!

Indonesia telah mengantisipasi terkait kebijakan tarif resiprokal yang baru diterapkan AS sebesar 32% sejak dini agar dampaknya dapat langsung diminimalkan.
Jumat, 4 April 2025 - 07:53 WIB
Donald Trump Deklarasi Kemenangan, Beri Ucapan Mengejutkan ke Ayah Tiri hingga Elon Musk
Sumber :
  • istimewa - Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah Indonesia sudah menyiapkan langkah mitigasi terhadap kebijakan tarif resiprokal yang diterapkan Amerika Serikat (AS). 

Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Deputi II Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Edy Priyono dalam sebuah rapat koordinasi yang digelar secara daring oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada Kamis (4/4).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Edy, kebijakan tarif yang ditetapkan oleh Presiden AS Donald Trump ini bukanlah hal yang datang tiba-tiba.

“Pada dasarnya kita sudah melakukan antisipasi dan mitigasi sejak dini, karena kebijakan Trump ini bukan sesuatu yang mendadak dalam hitungan hari,” ujarnya.

Tarif resiprokal yang dikenakan kepada Indonesia mencapai 32 persen, dari basis tarif 10 persen yang diterapkan kepada seluruh negara. Edy menegaskan bahwa arah kebijakan ini sudah diketahui sebelumnya, meskipun besaran tarif pastinya baru dikonfirmasi belakangan.

Dampak dan Langkah Mitigasi

KSP telah melakukan analisis mendalam mengenai dampak kebijakan ini terhadap Indonesia. 

“Kami tidak bisa menyampaikan detailnya, tetapi yang pasti, mitigasi sudah dilakukan,” kata Edy.

Ia juga menyoroti bahwa pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dapat menjadi peluang bagi ekspor Indonesia, meskipun di sisi lain akan berdampak pada meningkatnya harga barang impor.

“Kalau dari sisi ekspor, sebenarnya ada kesempatan. Pelemahan rupiah membuat harga barang kita lebih kompetitif di pasar AS,” jelasnya.

Selain itu, Indonesia akan terus melakukan langkah diplomasi untuk meminimalkan dampak dari kebijakan perdagangan AS ini. “Lobi adalah hal yang wajar dalam diplomasi dagang, dan kita akan melakukan yang terbaik,” tambahnya.

Meski dikenai tarif tinggi, Indonesia tidak sendirian. Negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia, Kamboja, Vietnam, dan Thailand juga menjadi sasaran kebijakan ini dengan tarif beragam, mulai dari 24 persen hingga 49 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Karena tarif ini dikenakan kepada banyak negara, maka persaingan di pasar AS masih bisa berjalan secara adil,” kata Edy.

Kebijakan tarif yang diumumkan Trump dalam acara "Make America Wealthy Again" ini dijadwalkan mulai berlaku pada 5 April 2025 untuk tarif universal, sementara tarif resiprokal akan diterapkan mulai 9 April 2025.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Mengatur emosi dan pola pikir kerap menjadi permasalahn yang banyak dihadapi individu hingga berdampak akan timbulnya rasa kurang percaya diri maupun keburukan lainnya.
Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Setelah tampil gemilang di Proliga 2026 bersama JPE, Megawati Hangestri ternyata tidak langsung ke Korea. Sebelumnya, ia dirumorkan isi kuota Asia Hillstate.
Respons Tegas Gubernur Dedi Mulyadi usai Tahu Ada Sekelompok Warga Berjaga di Perlintasan Kereta

Respons Tegas Gubernur Dedi Mulyadi usai Tahu Ada Sekelompok Warga Berjaga di Perlintasan Kereta

Baru-baru ini Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan pesan tegas soal adanya sekelompok warga yang berjaga di perlintasan kereta
Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Presiden RI, Prabowo Subianto mengisntruksikan kebijakan ojek online (ojol) berupa potongan tarif aplikator sebesar 8 persen dari sebelumnya 20 persen.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) marah di lokasi pertambangan di Karst Karawang. Penyebabnya tidak ada petugas kebersihan di jalan Karawang Selatan.
Ada Agen Pemain Asing di Lapangan Latihan Persija Jakarta, Isu Dony Tri Pamungkas ke Polandia Bukan Isapan Jempol?

Ada Agen Pemain Asing di Lapangan Latihan Persija Jakarta, Isu Dony Tri Pamungkas ke Polandia Bukan Isapan Jempol?

Ada agen pemain asing ketika Dony Tri Pamungkas lagi ikuti sesi latihan rutin bersama Persija Jakarta di Sawangan, Depok jelang laga hadapi Persijap Jepara.

Trending

Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Kasus dugaan rasisme Marc Klok memanas usai laporan Bhayangkara FC. Klok membantah keras dan ungkap kronologi sebenarnya versinya. Eks rekan Messi pasang badan
Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Polisi menetapkan 6 tersangka akibat kerusuhan saat Hari Buruh Internasional (May Day 2026) di Kota Bandung yang disorot Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM merespons soal lintasan kereta Ampera Bekasi yang diduga dikuasai oleh organisasi masyarakat (ormas).
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Presiden RI, Prabowo Subianto mengisntruksikan kebijakan ojek online (ojol) berupa potongan tarif aplikator sebesar 8 persen dari sebelumnya 20 persen.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT