GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sinyal Reshuffle dari Prabowo: Siap Ngebut atau Siap Diganti!

Prabowo beri sinyal reshuffle kabinet: menteri yang lambat dievaluasi. Siap ngebut atau siap diganti. Pemerintahan butuh kecepatan, bukan birokrasi lamban.
Selasa, 8 April 2025 - 11:26 WIB
Presiden Prabowo Subianto (kanan) menjawab pertanyaan wartawan selepas melayat ke Katedral Jakarta, Jakarta, Jumat (4/4/2025)
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto mengirim sinyal kuat soal kemungkinan perombakan kabinet dalam waktu dekat. 

Dalam wawancara eksklusif yang tayang Senin, 7 April 2025, Prabowo menegaskan pentingnya kecepatan dan ketegasan dalam pemerintahan. Siapa pun menteri yang tak mampu bergerak cepat, kata Prabowo, akan langsung dievaluasi—dan bila perlu, diganti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau kamu enggak cepat, ya kita ganti. Sederhana,” tegas Presiden dengan nada datar namun penuh makna.

Menteri Lamban, Jabatan di Ujung Tanduk

Prabowo tak segan menyebut bahwa percepatan eksekusi program menjadi prioritas utama. Ia bahkan menyindir sendiri reputasinya yang kerap disebut sebagai pemimpin "cowboy" karena kerap membuat keputusan cepat dan langsung.

“Saya dibilang cowboy? Iya. Politik saya komando. Karena kita nggak bisa lambat,” ujarnya.

Sikap ini, menurutnya, lahir dari tuntutan zaman. Pemerintah tak lagi bisa terlena dalam birokrasi yang berbelit. Para menteri diminta mengikuti ritme kerja presiden—siap ditelepon tengah malam, siap rapat Sabtu-Minggu, dan siap ambil keputusan tanpa ragu.

Contoh Nyata: Direksi Bulog Disikat di Hari Sabtu

Sebagai bukti konkret, Prabowo membeberkan bagaimana ia mencopot seluruh direksi Bulog hanya karena lamban merespons panen petani.

“Petani sudah panen, tapi Bulog nunggu di gudang. Saya bilang: ini enggak bisa. RUPS hari Sabtu. Saya ganti semua,” ungkapnya.

Tak hanya Bulog, ia juga menyebut Menteri Pertanian sebagai contoh pejabat yang berani bertindak. Dalam enam bulan pertama pemerintahan, sudah belasan pejabat dicopot karena terbukti menyimpang.

Inpres dan Perpres Dikebut, Kabinet Dipacu

Prabowo mengklaim kini keputusan presiden jauh lebih cepat dibanding pemerintahan sebelumnya. Jika dahulu butuh 10 hingga 18 bulan untuk mengeluarkan satu Perpres, kini bisa rampung hanya dalam tiga minggu.

“Ini bukan gaya-gayaan. Ini soal rakyat. Kalau kamu lambat, rakyat yang rugi,” tegasnya.

Peringatan Terbuka: 2025 Bukan Tahun Santai

Wawancara ini seolah menjadi peringatan terbuka kepada para menteri. Jika enam bulan pertama jadi masa adaptasi, maka enam bulan berikutnya akan menjadi ujian performa. Dan reshuffle, meski tidak disebutkan secara eksplisit, mengintai dari balik layar.

“Kalau enggak siap, ya di rumah saja. Daripada merusak dari dalam kantor,” katanya, menyinggung mental birokrasi yang malas bergerak.

Siapa yang Aman, Siapa yang Terancam?

Meski tak menyebut nama, gaya bicara Prabowo memberikan sinyal jelas bahwa hanya menteri-menteri yang bekerja cepat, bersih, dan loyal yang akan bertahan. Sisanya? Siap-siap digeser.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya percaya pada banyak menteri saya. Tapi saya juga tahu mana yang bergerak, mana yang menghambat,” ujar Prabowo.

Gaya kepemimpinan “komando” Prabowo kini masuk babak baru: setelah konsolidasi awal, kini saatnya eksekusi. Bagi para menteri, sinyal reshuffle ini tak bisa diabaikan. Dalam kabinet Prabowo, loyalitas dan kerja keras saja tak cukup—harus cepat, berani, dan efektif.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persipura Disanksi PSSI, Arungi Musim Tanpa Penonton serta Denda Rp240 Juta Imbas Insiden di Championship

Persipura Disanksi PSSI, Arungi Musim Tanpa Penonton serta Denda Rp240 Juta Imbas Insiden di Championship

Komdis PSSI menjatuhkan hukuman berat kepada klub peserta kompetisi nasional. Kali ini, Persipura harus menerima sanksi larangan menggelar pertandingan kandang.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Peran Suami Cari Nafkah dan Istri Urus Rumah Digugat ke MK, Dinilai Melanggar Kesetaraan dalam Pernikahan

Peran Suami Cari Nafkah dan Istri Urus Rumah Digugat ke MK, Dinilai Melanggar Kesetaraan dalam Pernikahan

Ia menilai pengaturan demikian bertentangan dengan konsep hubungan setara dalam perkawinan modern yang seharusnya dibangun atas prinsip kemitraan.
Guru SMAN 1 Pontianak Rupanya Dapat Perlakuan Begini dari Juri Saat Bela Siswinya di LCC Empat Pilar MPR RI

Guru SMAN 1 Pontianak Rupanya Dapat Perlakuan Begini dari Juri Saat Bela Siswinya di LCC Empat Pilar MPR RI

Guru pendamping LCC 4 Pilar MPR asal SMAN 1 Pontianak rupanya sempat melakukan protes lantaran jawaban siswinya dianggap salah.
Jadwal Super League Hari Ini, Sabtu 16 Mei 2026: Persija Tantang Persik, Persis Solo Hadapi Tekanan Dewa United

Jadwal Super League Hari Ini, Sabtu 16 Mei 2026: Persija Tantang Persik, Persis Solo Hadapi Tekanan Dewa United

Persaingan Super League Indonesia menghadirkan sejumlah partai menarik pada Sabtu, 16 Mei 2026. Tiga laga penting akan tersaji sejak sore hingga malam hari.
Harga Emas Babak Belur Sepekan Terakhir: UBS Menguap Rp78.000 per Gram dalam Sehari

Harga Emas Babak Belur Sepekan Terakhir: UBS Menguap Rp78.000 per Gram dalam Sehari

Koreksi harga tersebut membuat pelaku pasar kembali mencermati pergerakan emas domestik di tengah dinamika harga emas global dan nilai tukar rupiah.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT