News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IHSG Dibuka di Bawah 6.000, Bursa Global Kompak Melemah

IHSG dibuka melemah ke bawah 6.000. Tidak hanya itu, bursa saham global dari Wall Street hingga Asia ikut terkoreksi akibat sentimen tarif AS & ketakutan resesi
Rabu, 9 April 2025 - 09:38 WIB
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Tekanan terhadap pasar modal Indonesia belum mereda.

Pada pembukaan perdagangan Rabu (9/4), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka melemah 17,70 poin atau 0,30 persen ke posisi 5.978,44. Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan juga ikut turun 1,00 poin atau 0,15 persen ke level 666,77.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelemahan beruntun ini melanjutkan tren negatif dari perdagangan sehari sebelumnya, di mana IHSG sempat anjlok lebih dari 7 persen dan memicu trading halt oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Tarif AS Masih Jadi Bayang-Bayang

Analis menilai sentimen negatif masih disebabkan oleh kekhawatiran pasar terhadap kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Meskipun volume ekspor Indonesia ke AS relatif kecil, pasar modal tetap bereaksi keras terhadap ancaman konflik dagang global.

"Ini bukan soal nilai ekspor semata, tapi soal sentimen pasar yang ketakutan akan potensi resesi global dan belum adanya sinyal kuat dari pemerintah RI,” ujar Hendra Wardana, Founder Stocknow.id.

Rebound Perlu Sinyal Kuat Pemerintah

Hendra menambahkan bahwa potensi technical rebound tetap terbuka, tetapi memerlukan langkah cepat dan tegas dari pemerintah. “Pasar menunggu gesture diplomasi dari Presiden Prabowo dalam merespons tarif Trump. Jika ini muncul, kepercayaan pasar bisa pulih,” katanya.

Investor Diimbau Tak Panik

Di tengah pelemahan ini, Hendra justru melihat peluang bagi investor jangka panjang. “Koreksi ini bisa jadi momen strategis untuk mengakumulasi saham unggulan yang valuasinya sedang turun tajam. Fundamental ekonomi Indonesia masih sehat, pertumbuhan PDB stabil, dan neraca dagang positif,” jelasnya.

IHSG Ikut Tertekan Dampak Global

Sentimen negatif terhadap pasar domestik tak lepas dari tekanan pasar global. Indeks saham di Asia, Eropa, dan Wall Street kompak terkoreksi tajam menyusul kekhawatiran pasar terhadap dampak tarif impor AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Amerika Serikat, Nasdaq mencatat penurunan 2,9 persen, S&P 500 melemah 2,1 persen, dan Dow Jones Industrial Average turun 1,8 persen. Penurunan ini menjadi yang terburuk dalam beberapa bulan terakhir.

Bursa Asia tak luput dari tekanan. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 1,52 persen, Hang Seng Hong Kong melemah 1,78 persen, dan Kospi Korea Selatan terkoreksi 1,33 persen. Indeks Shanghai Composite juga ditutup turun 0,96 persen.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan, dengan video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menyita perhatian publik dan berbagai pihak hingga viral
Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.

Trending

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT