News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tata Kelola Jadi Penentu Nasib Kopdes Merah Putih

Ekonom soroti pentingnya manajemen, audit, dan tata kelola agar Koperasi Desa Merah Putih tak sekadar seremonial. Relevansi dan kualitas jadi kunci.
Jumat, 11 April 2025 - 17:04 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Sumber :
  • Tim tvOne/Taufik

Jakarta, tvOnenews.com – Program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 terus menjadi sorotan publik. 

Tak hanya dari sisi jumlah koperasi yang ditargetkan mencapai 80 ribu unit pada Juni 2025, namun juga soal tata kelola dan manajemen yang dianggap sebagai kunci utama keberhasilan program ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Manajemen dan Audit Jadi Syarat Mutlak

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Esther Sri Astuti menegaskan pentingnya penataan manajemen dan akuntabilitas dalam pelaksanaan Kopdes Merah Putih. "Apakah bisa Kopdes Merah Putih menjadi penggerak desa? Bisa, asal manajemennya ditata," ujar Esther, Jumat (11/4).

Menurut Esther, keberadaan koperasi desa yang akuntabel sangat bergantung pada kualitas manajemen internalnya. Ia menyarankan agar anggota koperasi mendapatkan pelatihan teknis, pendampingan manajerial, dan dilakukan audit rutin agar koperasi tidak hanya berjalan administratif, tetapi juga profesional.

"Mereka butuh pembimbingan teknis, dan butuh audit. Modal, kegiatan usaha, hingga governance, semuanya harus diperhatikan," tambahnya.

Kritik terhadap Model Seragam: Fokus pada Kualitas

Senada dengan Esther, pakar perkoperasian nasional, Suroto, mengingatkan agar pemerintah tidak semata-mata mengejar target kuantitatif. Menurutnya, model pengembangan koperasi yang terlalu seragam berpotensi melemahkan semangat kewirausahaan di tingkat desa.

"Tren koperasi global justru menurun secara kuantitas, tetapi meningkat dari segi kualitas dan layanan. Merger dan konsolidasi koperasi seharusnya menjadi bagian dari strategi," kata Suroto.

Ia menilai bahwa sistem perkoperasian Indonesia perlu diperbarui agar lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pendekatan pengembangan yang disesuaikan dengan konteks lokal akan jauh lebih berdampak daripada pendekatan satu pola untuk semua.

Menuju Koperasi Desa yang Berdaya dan Relevan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembentukan Kopdes Merah Putih merupakan bagian dari strategi nasional untuk membangun ekonomi desa dan menekan kesenjangan wilayah. Namun, tanpa tata kelola yang solid dan pemahaman menyeluruh dari para pelaku koperasi, program ini berisiko menjadi formalitas semata.

Baik Esther maupun Suroto sepakat bahwa keberhasilan koperasi desa tidak hanya ditentukan oleh legalitas atau jumlah, tapi oleh kemampuan manajerial dan relevansi koperasi terhadap kebutuhan masyarakat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengendara Motor Listrik Tiba-Tiba Disiram Air Keras di Rawa Buaya Jakarta Barat, Videonya Viral

Pengendara Motor Listrik Tiba-Tiba Disiram Air Keras di Rawa Buaya Jakarta Barat, Videonya Viral

Pengendara motor listrik tiba-tiba disiram air keras oleh dua orang tak dikenal di kawasan Jalan Dharma Wanita V, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat.
Bak 'Orang Kaya Baru', Mantan Tim Megawati Hangestri Manisa BBSK Jor-joran Belanja Pemain Usai Promosi ke Sultanlar Ligi

Bak 'Orang Kaya Baru', Mantan Tim Megawati Hangestri Manisa BBSK Jor-joran Belanja Pemain Usai Promosi ke Sultanlar Ligi

Setelah memastikan tempat di Sultanlar Ligi musim depan, mantan tim Megawati Hangestri Manisa BBSK langsung belanja jor-joran, termasuk rekrut 2 pemain asing.
Beda 43 Peringkat di Mata FIFA, Duel Timnas Indonesia Vs Oman di Laga Uji Coba Jadi Pembuktian Serius Garuda Era John Herdman

Beda 43 Peringkat di Mata FIFA, Duel Timnas Indonesia Vs Oman di Laga Uji Coba Jadi Pembuktian Serius Garuda Era John Herdman

Timnas Indonesia dipastikan akan hadapi Oman dalam agenda FIFA Matchday yang digelar pada Juni mendatang. Laga ini menjadi salah satu bagian penting kedua tim.
Harga Emas Antam Hari Ini 27 April 2026 Menurun Rp16.000, Harganya Jadi Rp2.809.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 27 April 2026 Menurun Rp16.000, Harganya Jadi Rp2.809.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 27 April 2026 menurun Rp16.000. Dipantau dari laman Logam Mulia sekitar pukul 09.15 WIB, harga emas Antam hari ini berada di angka Rp2.809.000 per gram.
Pemkot Yogyakarta Bentuk Tim Khusus untuk Penanganan Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha

Pemkot Yogyakarta Bentuk Tim Khusus untuk Penanganan Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menunjukkan komitmen seriusnya dalam menangani kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha dengan membentuk tim khusus lintas instansi. 
Top Skor Akhir Pemain Lokal Proliga 2026: Megawati Hangestri Beda Level, Andalan Samator Mendominasi

Top Skor Akhir Pemain Lokal Proliga 2026: Megawati Hangestri Beda Level, Andalan Samator Mendominasi

Top skor akhir pemain lokal di Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) tak tersentuh di puncak. Sedangkan Surabaya Samator mendominasi di papan atas sektor putra.

Trending

Jay Idzes Jadi Sorotan Besar Media Italia Usai Sassuolo Tahan Imbang Tim Kuat Serie A

Jay Idzes Jadi Sorotan Besar Media Italia Usai Sassuolo Tahan Imbang Tim Kuat Serie A

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali mencuri perhatian usai tampil solid bersama Sassuolo dalam lanjutan Serie A musim ini. Media Italia beri sorotan besar.
Kejutan! Inter Milan Disamakan Torino, Persaingan Gelar Serie A Memanas

Kejutan! Inter Milan Disamakan Torino, Persaingan Gelar Serie A Memanas

Inter Milan yang hampir dipastikan menjadi juara harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 2-2 oleh Torino pada lanjutan Serie A, Minggu (26/4/2026).
John Herdman Terima Kabar Buruk dari Calvin Verdonk Jelang Timnas Indonesia Lawan Oman di FIFA Matchday

John Herdman Terima Kabar Buruk dari Calvin Verdonk Jelang Timnas Indonesia Lawan Oman di FIFA Matchday

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, harus menerima kabar buruk dari Calvin Verdonk. Hal ini terjadi menjelang duel melawan Oman di FIFA Matchday Juni 2026.
Ternyata Ini yang Bikin Hyundai Hillstate Kepincut Megawati Hangestri

Ternyata Ini yang Bikin Hyundai Hillstate Kepincut Megawati Hangestri

Kesuksesan ini tak lepas dari peran vital sang bomber andalan Megawati Hangestri yang tampil fenomenal sepanjang musim meski sempat dibekap cedera. Bermain di
Efek Megawati Hangestri, Popularitas Hyundai Hillstate Melejit di Media Sosial Selama Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Efek Megawati Hangestri, Popularitas Hyundai Hillstate Melejit di Media Sosial Selama Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Meski belum resmi bergabung namun nyatanya rumor bakal merekrut Megawati Hangestri mampu membuat popularitas Hyundai Hillstate melejit di media sosial jelang Liga Voli Korea 2026-2027.
PSSI Sudah Kirim Surat ke Klub Super League, John Herdman Kini Panggil 7 Pemain ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

PSSI Sudah Kirim Surat ke Klub Super League, John Herdman Kini Panggil 7 Pemain ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Setelah beredar surat pemanggilan para pemain dari Persib Bandung dan Persija Jakarta, kini John Herdman dipastikan panggil 7 pemain untuk TC Timnas Indonesia.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT