News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Freeport Ngebut Tambang Kucing Liar, Harta Karun PTFI yang akan Panen Emas 6 Juta Troy Ons hingga 2041

Tambang bawah tanah Kucing Liar milik Freeport (PTFI) akan mencapai kapasitas produksi penuh pada tahun 2029 yang menjadikannya mesin baru penghasil tembaga dan emas.
Selasa, 29 April 2025 - 22:31 WIB
Tambang Kucing Liar PT Freeport Indonesia (PTFI)
Sumber :
  • tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - PT Freeport Indonesia (PTFI) tengah mempercepat pembangunan tambang bawah tanah Kucing Liar yang berada di kawasan Grasberg, Papua.

Tambang ini diproyeksikan menjadi salah satu pusat produksi utama bagi perusahaan induk Freeport McMoRan (NYSE: FCX) di kancah global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Proyek ini menjadi bagian penting dari strategi ekspansi jangka panjang perusahaan, seiring semakin menipisnya cadangan di tambang Grasberg yang lama.

Harta karun Kucing Liar dirancang untuk mengambil alih peran strategis sebagai tulang punggung produksi logam bernilai tinggi, terutama tembaga dan emas.

Targetnya, tambang bawah tanah tersebut akan mencapai kapasitas produksi penuh pada tahun 2029, menjadikannya mesin baru penghasil tembaga dan emas untuk Freeport secara global.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal I-2025 yang dirilis pada 24 April 2025, Freeport menargetkan tambang Kucing Liar bisa menyumbangkan lebih dari 7 miliar pon tembaga dan 6 juta troy ons emas hingga akhir 2041.

Saat beroperasi maksimal, tambang ini diperkirakan dapat menghasilkan sekitar 560 juta pon tembaga dan 520 ribu ons emas setiap tahun, yang akan semakin mengukuhkan posisi Freeport sebagai salah satu pemain utama di industri pertambangan dunia.

Pengerjaan proyek Kucing Liar dimulai pada 2022 dengan target penyelesaian dalam kurun waktu sekitar satu dekade. Total investasi yang dikucurkan untuk proyek ini mencapai US$4 miliar, dengan pengeluaran rata-rata sekitar US$500 juta per tahun.

Hingga Maret 2025, dana yang telah digelontorkan untuk proyek ini mencapai sekitar US$700 juta.

Tambang Kucing Liar akan menggunakan infrastruktur yang sudah ada di area Grasberg, serta mengandalkan keahlian teknis Freeport dalam metode penambangan block-caving.

Keunggulan tambang ini terletak pada skala besar dan efisiensi biaya operasionalnya, yang akan menjadi penopang utama untuk menjaga produksi jangka panjang dengan biaya kompetitif.

"Kucing Liar akan mendapatkan keuntungan dari infrastruktur bersama yang substansial dan pengalaman serta keberhasilan jangka panjang PTFI dalam penambangan blok gua," dikutip dari Laporan Keuangan FCX Kuartal I, dikutip Selasa (29/4/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya fokus pada eksplorasi, Freeport juga mempercepat penyelesaian pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian di Gresik, yang mencakup smelter baru dan pabrik pemurnian logam mulia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Shio Siap-siap Dibanjiri Rezeki pada 11 Oktober 2026, Peluang Karier dan Keuangan Terbuka Lebar!

3 Shio Siap-siap Dibanjiri Rezeki pada 11 Oktober 2026, Peluang Karier dan Keuangan Terbuka Lebar!

Ramalan keuangan dan karier 12 shio besok, 11 Oktober 2026. Shio Naga, Monyet, dan Kuda berpeluang dibanjiri rezeki serta peluang baru.
Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Memanas! Bos Aprilia Sadar Melawan Marc Marquez dan Ducati Tidaklah Mudah

Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Memanas! Bos Aprilia Sadar Melawan Marc Marquez dan Ducati Tidaklah Mudah

Persaingan memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2026 kini berjalan semakin ketat dengan bangkitnya Marc Marquez dan Ducati.
Hidangkan Ayam Bakakak ke Investor Jepang, Kelakar Dedi Mulyadi: Kalau Dikasih Salmon-Sashimi Sudah Tidak Aneh

Hidangkan Ayam Bakakak ke Investor Jepang, Kelakar Dedi Mulyadi: Kalau Dikasih Salmon-Sashimi Sudah Tidak Aneh

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghidangkan kuliner khas Sunda saat menjamu para delegasi investor Jepang. KDM juga berbincang-bincang mengenai filosofi kebahagiaan dan ritme kerja antara orang Sunda dan orang Jepang.
Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Ternyata ada cara tepat untuk mencegah influenza A. Hal ini dijelaskan oleh Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni.
Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Yordania telah lebih dahulu mengumumkan jadwal pertandingan di FIFA Matchday edisi November dengan menjamu Timnas Indonesia dan Australia.
Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat tiga Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Daerah Istimewa Yogyakarta telah dicabut izin usahanya hingga 30 September 2026.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT