GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Ayam Hidup Akhirnya Terbang Lagi! Kementan Ungkap Resep Rahasia Jaga Pasokan dan Lindungi Peternak

Setelah jatuh ke titik nadir, harga ayam hidup perlahan pulih. Kementan mengungkap langkah intervensi strategis untuk stabilisasi harga dan penyelamatan peternak rakyat.
Jumat, 2 Mei 2025 - 10:00 WIB
Kementan Perkuat Pengawasan dan Distribusi, Harga Ayam Hidup Mulai Naik
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Harga ayam hidup yang sempat terjun bebas ke kisaran Rp13.000 per kilogram, kini mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan, kenaikan ini terjadi usai serangkaian intervensi dilakukan untuk menjaga keseimbangan pasar, melindungi peternak, dan memastikan distribusi tetap terkontrol.

Menurut Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, intervensi dilakukan secara masif dan cepat, mengingat harga ayam hidup sudah menembus titik kritis yang berada di bawah biaya produksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jurus Kementan: Dari DOC Hingga Larangan Telur Tetas

Beberapa jurus utama yang diterapkan Kementan mencakup:

  • Pengendalian produksi DOC (day old chick) final stock untuk mengatur pasokan dari hulu.

  • Afkir indukan ayam guna mengurangi overproduksi yang menekan harga pasar.

  • Instruksi langsung kepada perusahaan integrator, pabrik pakan, hingga importir bahan baku pakan untuk menyerap ayam dari peternak mandiri.

Harga pembelian minimum yang ditetapkan untuk ayam berukuran di atas 2,4 kilogram adalah Rp17.000 per kg berat hidup. Ini menjadi pagar psikologis sekaligus ekonomi agar peternak tidak terus merugi.

Selain itu, Kementan juga menerbitkan surat edaran yang melarang peredaran telur tetas sebagai telur konsumsi. Langkah ini dirancang untuk mencegah efek psikologis pasar yang kerap membuat harga telur jatuh tak wajar, terutama pasca momentum Lebaran.

Telur dan Ayam Mulai Naik, Peternak Bernapas Lega

“Setelah kebijakan intervensi diterapkan, harga telur dan ayam ras mulai merangkak naik secara bertahap,” ujar Agung, Jumat (2/5/2025) di Jakarta.

Bahkan, harga ayam hidup kini telah menyentuh kisaran Rp17.000 hingga Rp19.000 per kilogram. Target pemerintah dalam waktu dekat adalah mencapai Rp21.000, dan mengarah ke harga acuan nasional sebesar Rp23.000 per kilogram.

Permentan No. 10/2024: Pedang Dua Mata Tata Niaga Unggas

Peraturan Menteri Pertanian Nomor 10 Tahun 2024 menjadi senjata utama pemerintah dalam mengatur tata niaga unggas. Aturan ini mewajibkan pelaku usaha unggas skala besar—yang memproduksi lebih dari 60 ribu ekor ayam per minggu—untuk memiliki Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU). Tujuannya? Mendorong hilirisasi unggas dalam bentuk karkas higienis dan bernilai tambah.

Distribusi ayam pun diharapkan tidak lagi menumpuk dalam bentuk hidup di pasar, yang kerap memicu fluktuasi harga, tetapi sudah dalam bentuk olahan atau potong bersih yang lebih stabil dan tahan distribusi.

Stabilkan Pasar, Selamatkan Peternak

Menurut Agung, apa yang dilakukan pemerintah saat ini bukan hanya untuk meredam gejolak harga, tapi juga untuk melindungi kelangsungan hidup peternak rakyat yang jadi tulang punggung industri unggas nasional.

“Langkah-langkah ini adalah bentuk konkret komitmen pemerintah dalam menjaga keseimbangan hulu-hilir dan menjamin harga jual yang menguntungkan bagi peternak,” tegasnya.

Harga Mulai Stabil, Tapi Perlu Konsistensi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kenaikan harga ayam hidup menjadi angin segar bagi peternak, namun tantangan belum usai. Stabilitas jangka panjang hanya bisa tercapai jika pengawasan, regulasi, dan koordinasi antar lembaga tetap konsisten dijalankan.

Kementan menegaskan akan terus menggandeng pemda, pelaku usaha, hingga asosiasi peternak untuk menjaga agar harga ayam hidup tidak kembali terjerembab. Rakyat senang, peternak untung, dan pasar pun tenang. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Hancurkan Arab Saudi 7-0, Garuda Pertiwi Puncaki Klasemen Grup A Srikandi Merdeka Cup

Timnas Indonesia Hancurkan Arab Saudi 7-0, Garuda Pertiwi Puncaki Klasemen Grup A Srikandi Merdeka Cup

Timnas Indonesia Putri U-16 tampil gemilang pada laga perdana Srikandi Merdeka Cup. Garuda Pertiwi puncaki Grup A setelah menang telak 7-0 atas Arab Saudi.
Gempa Hebat M7.7 di NTT Telan Korban Jiwa, Empat Orang Tewas Tertimbun Reruntuhan

Gempa Hebat M7.7 di NTT Telan Korban Jiwa, Empat Orang Tewas Tertimbun Reruntuhan

Gempa M7.7 menyebabkan ruang tunggu di Plebuhan Lorens Say Maumere, Kabupaten Sikka, NTT roboh akibat guncangan hebat.
BMKG: Ancaman Tsunami Berstatus Siaga 0,5-3 Meter di NTT, NTB, Sulsel

BMKG: Ancaman Tsunami Berstatus Siaga 0,5-3 Meter di NTT, NTB, Sulsel

BMKG mengonfirmasi adanya ancaman tsunami berstatus Siaga dengan potensi ketinggian gelombang 0,5 - 3 meter di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Selatan (Sulsel) usai gempa tektonik magnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo.
Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Hari ini (15/8) NTT dikabarkan terjadk gempa. Videonya pun viral di media sosial, mencuri perhatian warganet.
Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Tampak dalam album di HP milik pelaku, kedua korban direkam saat tengah berjalan. Selanjutnya wanita tersebut menanyakan maksud dan tujuan pelaku memvideokan.
Bupati Sikka Imbau Warga Waspada Pascagempa Magnitudo 7,7

Bupati Sikka Imbau Warga Waspada Pascagempa Magnitudo 7,7

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Trending

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Pasca gempa magnitude 7,7 di NTT, Badan Meteorologi Kilimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan status potensi tsunami dua di sejumlah wilayah pesisir di NTT.
Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Tampak dalam album di HP milik pelaku, kedua korban direkam saat tengah berjalan. Selanjutnya wanita tersebut menanyakan maksud dan tujuan pelaku memvideokan.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT