News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Inflasi Emas per April 2025 Tertinggi sejak Puncak Pandemi Covid-19, BPS: Naik 10,52 Persen

BPS mengungkapkan tingkat inflasi emas pada April 2025 mencapai 10,52% secara bulanan (month-to-month/mtm) atau mendekati rekor sebelumnya pada Agustus 2020.
Jumat, 2 Mei 2025 - 15:59 WIB
Ilustrasi Harga Emas
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi komoditas emas perhiasan pada April 2025 melonjak tajam dan mencatat rekor tertinggi dalam kurun waktu lebih dari empat tahun terakhir.

Kenaikan harga ini menandai lonjakan inflasi bulanan emas yang belum pernah terjadi sejak awal pandemi COVID-19.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, mengungkapkan bahwa tingkat inflasi emas pada bulan April 2025 mencapai 10,52 persen secara bulanan (month-to-month/mtm), mendekati rekor sebelumnya pada Agustus 2020.

Menurut Pudji, kondisi ini memperkuat tren kenaikan harga emas yang telah berlangsung selama hampir dua tahun berturut-turut.

“Inflasi emas perhiasan yang terjadi di bulan April ini tertinggi sejak September 2020 karena pada Agustus 2020 itu terjadi inflasi emas sebesar 10,75 persen,” ujar Pudji dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (2/5/2025).

Berdasarkan data Harga Konsumen BPS, lonjakan serupa sempat terjadi pada Juli–Agustus 2020, saat harga emas di Jakarta naik dari Rp785.406 menjadi Rp869.893 per gram, atau meningkat 10,75 persen mtm.

Pada bulan berikutnya, Agustus–September 2020, harga emas kembali naik tipis 1,03 persen menjadi Rp878.880.

Pudji menjelaskan bahwa kenaikan harga emas pada April 2025 memperpanjang tren inflasi komoditas ini yang telah berlangsung selama 20 bulan berturut-turut.

Terakhir kali terjadi deflasi emas pada Agustus 2023 sebesar 0,3 persen, disusul inflasi sebesar 0,41 persen pada bulan berikutnya.

“Meningkatnya inflasi emas perhiasan ini terjadi seiring dengan kenaikan harga emas dunia,” kata Pudji.

Emas juga tercatat sebagai salah satu penyumbang utama inflasi bulan April 2025, dengan kontribusi sebesar 0,16 persen terhadap inflasi bulanan.

Komoditas lain yang turut menyumbang inflasi antara lain tarif listrik (0,97 persen), bawang merah (0,06 persen), cabai merah (0,04 persen), dan tomat (0,03 persen).

Selain itu, emas menjadi kontributor terbesar terhadap inflasi tahunan (year-on-year) yang tercatat 1,95 persen pada April 2025. Komoditas ini menyumbang andil sebesar 0,52 persen, diikuti oleh ikan segar (0,14 persen), tarif air minum PAM (0,14 persen), kopi bubuk (0,11 persen), dan minyak goreng (0,11 persen).

Inflasi bulanan sebesar 1,17 persen pada April 2025 tercermin dari naiknya Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 107,22 di bulan Maret menjadi 108,47 pada April.

“Secara year-on-year juga terjadi inflasi sebesar 1,95 persen dan secara tahun kalender atau year-to-date terjadi inflasi sebesar 1,56 persen,” imbuh Pudji.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lonjakan harga emas yang signifikan ini menjadi sorotan penting dalam dinamika inflasi nasional, mengingat perannya sebagai aset lindung nilai dan barang konsumsi.

Situasi ini juga menunjukkan bahwa faktor eksternal, seperti pergerakan harga global, masih berdampak besar pada inflasi domestik. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Tudingan Terhadap Maia Estianty, Akun Instagram Ahmad Dhani Mendadak Hilang, Dhani: Innalillahi

Buntut Tudingan Terhadap Maia Estianty, Akun Instagram Ahmad Dhani Mendadak Hilang, Dhani: Innalillahi

Perseteruan Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali memanas setelah acara pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju. Ketika Ahmad Dhani menuding perselingkuhan Maia
Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Ketimbang menunggu diaspora Belanda yang mulai ragu dinaturalisasi karena isu Passportgate, Timnas Indonesia bisa alihkan fokus terhadap eks Brasil U-20 ini.
Kemenkeu Pastikan Menteri Keuangan Purbaya Sehat

Kemenkeu Pastikan Menteri Keuangan Purbaya Sehat

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan klarifikasi resmi terkait kabar burung yang menyebutkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah menjalani perawatan medis. 
Update Haji 2026: Di Kabupaten Ini Hanya Dua Orang yang Berangkat Ibadah Haji

Update Haji 2026: Di Kabupaten Ini Hanya Dua Orang yang Berangkat Ibadah Haji

Keberangkatan haji dua orang tersebut merupakan akhir dari kesabaran mereka menanti antrean selama 12 tahun sejak mendaftar pada 2014 silam.
KDM Minta Rektor Berkumpul, Rumuskan Konsep 'Kota Pelajar Jatinangor' Terpadu

KDM Minta Rektor Berkumpul, Rumuskan Konsep 'Kota Pelajar Jatinangor' Terpadu

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) meminta para rektor berkumpul dan merumuskan konsep 'Kota Pelajar Jatinangor' terpadu.
Gubernur Banten Tabuh Genderang Perang Lawan Calo Tenaga Kerja Lewat Desk Khusus

Gubernur Banten Tabuh Genderang Perang Lawan Calo Tenaga Kerja Lewat Desk Khusus

Upaya pemberantasan mafia percaloan dan pungutan liar (pungli) dalam proses rekrutmen tenaga kerja di Provinsi Banten memasuki babak baru. 

Trending

Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Wajar pelatih Ko Hee-jin memilih Zhong Hui ketimbang Megawati Hangestri untuk isi kuota Asia Red Sparks, ternyata pevoli China itu punya banyak keunggulan.
Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan "Milangkala Tatar Sunda" sebagai agenda rutin tahunan yang akan digelar secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Ketimbang menunggu diaspora Belanda yang mulai ragu dinaturalisasi karena isu Passportgate, Timnas Indonesia bisa alihkan fokus terhadap eks Brasil U-20 ini.
Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Duka mendalam dirasakan oleh keluarga dr Myta Aprilia Azmy, seorang dokter yang meninggal dunia saat menjalani program internship di RSUD K.H. Daud Arif, Jambi
Gebrakan Baru Dedi Mulyadi, Jatinangor Siap Disulap Jadi 'Kota Pelajar', Kawasan Pendidikan Terpadu

Gebrakan Baru Dedi Mulyadi, Jatinangor Siap Disulap Jadi 'Kota Pelajar', Kawasan Pendidikan Terpadu

Gebrakan baru Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), siapkan Jatinangor jadi 'Kota Pelajar', sebuah kawasan pendidikan terpadu.
Dedi Mulyadi Minta Rektor-Rektor Berkumpul Rumuskan Jatinangor Jadi Kawasan Pendidikan Terpadu, Dana Siap Dikucurkan

Dedi Mulyadi Minta Rektor-Rektor Berkumpul Rumuskan Jatinangor Jadi Kawasan Pendidikan Terpadu, Dana Siap Dikucurkan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi (KDM) memulai penataan wilayah Jatinangor sebagai kawasan pendidikan terpadu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT