News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dugaan Korupsi Kredit Sritex Didalami Kejagung, Potensi Penyimpangan Bank Nasional dan Daerah Diusut

Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar menyebut bahwa penyelidikan soal dugaan korupsi Sritex belum mengarah pada pihak tertentu karena masih mengumpulkan fakta hukum.
Selasa, 6 Mei 2025 - 15:14 WIB
Pekerja Sritex
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Dugaan korupsi pemberian kredit kepada PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) kini terus didalami oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Namun demikian, Kejagung menyampaikan bahwa penyidikan perkara yang menyangkut sejumlah kreditur perbankan kepada Sritex ini berada pada tahap awal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar menyebut bahwa penyelidikan ini belum mengarah pada pihak tertentu karena masih berfokus mengumpulkan data dan fakta hukum.

Penyidikan terkait dugaan penyimpangan dalam pemberian fasilitas kredit oleh sejumlah bank nasional maupun daerah itu masih dalam tahap mengklarifikasi bukti awal.

Jika ditemukan indikasi perbuatan melawan hukum, maka penyidikan akan ditingkatkan ke tahap lebih spesifik.

“Penyidikan ini masih bersifat umum dan belum bersifat khusus karena masih melihat apakah di sana ada fakta-fakta hukum yang mengungkapkan bahwa ada perbuatan melawan hukum yang merugikan keuangan negara atau keuangan daerah,” kata Harli dikutip di Jakarta, Selasa (6/5/2025).

Harli menjelaskan bahwa tim dari Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) masih mendalami perkara melalui pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Ia menambahkan, beberapa bank yang memberikan kredit kepada Sritex juga telah dimintai keterangan. Langkah ini untuk mengetahui konteks dan kondisi perusahaan saat menerima pinjaman.

“Kapan misalnya proses pemberian kredit itu dilakukan? Misalnya apakah pada saat PT Sritex ini masih kondisi keuangannya baik? Atau sudah kondisi keuangannya tidak baik? Inilah yang menjadi hal yang harus digali oleh penyidik,” katanya.

Sebagaimana diketahui, PT Sritex telah dinyatakan pailit sejak Oktober 2024 dan menghentikan seluruh aktivitas operasional per 1 Maret 2025.

Kurator yang ditunjuk dalam proses kepailitan mencatat total utang perusahaan mencapai Rp29,8 triliun.

Tagihan piutang tersebut berasal dari ratusan kreditur, termasuk kreditur konkuren, preferen, dan separatis.

Terdapat 89 kreditur konkuren, 349 kreditur preferen, serta 21 kreditur separatis dalam daftar tagihan tetap.

Kreditur preferen yang mendapat kedudukan istimewa antara lain berasal dari instansi pemerintah seperti Kantor Pajak Sukoharjo, Bea dan Cukai Surakarta-Semarang, serta Ditjen Bea Cukai Jateng-DIY.

Sementara kreditur separatis dan konkuren mayoritas berasal dari kalangan perbankan dan perusahaan rekanan bisnis Sritex. Beberapa lembaga keuangan tercatat mengajukan tagihan dengan nilai signifikan.

Rapat para kreditur akhirnya menyepakati untuk tidak melanjutkan usaha Sritex dan memilih jalan pemberesan utang sebagai langkah akhir dalam proses kepailitan.

Sementara itu, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengungkapkan bahwa sebanyak 11.025 pekerja telah mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) secara bertahap dari Agustus 2024 hingga Februari 2025 sebagai dampak langsung dari krisis keuangan perusahaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Proses penyidikan yang masih bersifat umum ini menunjukkan kehati-hatian Kejagung dalam menelusuri dugaan korupsi di balik kolapsnya Sritex.

Seiring berjalannya waktu dan terkumpulnya fakta-fakta hukum, penyidikan ini berpotensi berkembang ke arah penetapan tersangka jika ditemukan bukti kuat tentang pelanggaran hukum. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Beralih ke Mesin V4, Bos Yamaha Akui Timnya Masih Punya Banyak Masalah di Awal MotoGP 2026

Beralih ke Mesin V4, Bos Yamaha Akui Timnya Masih Punya Banyak Masalah di Awal MotoGP 2026

Dua pembalap Yamaha yakni Fabio Quartararo dan Alex Rins terlihat masih sangat kesulitan untuk bersaing di MotoGP 2026.
Hector Souto Pilih Skuad Anyar, Futsal Thailand Singgung Pemain Keturunan Timnas Indonesia di Piala AFF

Hector Souto Pilih Skuad Anyar, Futsal Thailand Singgung Pemain Keturunan Timnas Indonesia di Piala AFF

Timnas Futsal Indonesia pun akan menghadapi Australia sebagai lawan terakhir di babak penyisihan Grup B.
Jaga Konsistensi Permainan, Jakarta Pertamina Enduro Evaluasi Persiapan Lanjutan Final Four Proliga 2026

Jaga Konsistensi Permainan, Jakarta Pertamina Enduro Evaluasi Persiapan Lanjutan Final Four Proliga 2026

Memiliki target lolos babak Grand Final Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro justru mencatatkan hasil kurang baik dengan satu kali menang dan satu kekalahan pada seri pertama. 
Lahan PT. KAI Dikuasai Ormas Hercules GRIB Jaya, Maruarar Sirait Pasang Badan: Negara Tidak Boleh Kalah

Lahan PT. KAI Dikuasai Ormas Hercules GRIB Jaya, Maruarar Sirait Pasang Badan: Negara Tidak Boleh Kalah

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait beradu argumen dengan Hercules atau Rosario de Marshal soal kepemilikan lahan di kawasan Tanah Abang
Alex Rins Blak-blakan soal Kondisi Sulit Yamaha di MotoGP 2026

Alex Rins Blak-blakan soal Kondisi Sulit Yamaha di MotoGP 2026

Alex Rins masih kesulitan bersaing dengan pembalap lain di MotoGP 2027 karena performa motor Yamaha yang belum maksimal.
Tambah Lini Bisnis, Kapten Persib Bandung Marc Klok Ungkap Pentingnya Pesepak Bola Punya Usaha Sampingan

Tambah Lini Bisnis, Kapten Persib Bandung Marc Klok Ungkap Pentingnya Pesepak Bola Punya Usaha Sampingan

Marc Klok mengakui memanfaatkan masa emasnya sebagai pemain sepak bola dengan merambah ke dunia bisnis.

Trending

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan 2 Striker Haus Gol Ini Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan 2 Striker Haus Gol Ini Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan mencurigai langkah PSSI dalam melakukan proses naturalisasi 2 striker haus gol agar bisa membela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti.
Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal final four Proliga 2026 seri Solo pekan ini, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan langsung menjalani big match antara Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska.
IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG bergerak fluktuatif jelang keputusan FTSE Russell 7 April 2026, pasar tunggu arah status FTSE Indonesia dan dampaknya pada dana asing.
Kelar Bela Timnas Indonesia, Elkan Baggott Kembali Kasih Kabar Kurang Menyenangkan untuk John Herdman

Kelar Bela Timnas Indonesia, Elkan Baggott Kembali Kasih Kabar Kurang Menyenangkan untuk John Herdman

Elkan Baggott kembali memberikan kabar kurang menyenangkan untuk pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Sang bek tengah kembali belum menjadi andalan untuk klubnya.
Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Satu pemain Timnas Indonesia lagi menghilang dari skuad pada laga pertama mereka setelah FIFA Series 2026. Sebelumnya, ini menimpa para pemain diaspora di Liga Belanda.
Pujian Setinggi Langit Media Belanda untuk Pemain Keturunan Indonesia Rp382 Miliar usai Jadi Player of The Match Piala FA

Pujian Setinggi Langit Media Belanda untuk Pemain Keturunan Indonesia Rp382 Miliar usai Jadi Player of The Match Piala FA

Nama Pascal Struijk mendadak jadi sorotan usai tampil sebagai pahlawan Leeds United dalam laga dramatis Piala FA. Media Belanda beri pujian setinggi langit.
Pemprov Jabar Sebut Persoalan Izin SMK IDN Bogor Ada di Tiga Kampus, PBG Kampus Jonggol Palsu!

Pemprov Jabar Sebut Persoalan Izin SMK IDN Bogor Ada di Tiga Kampus, PBG Kampus Jonggol Palsu!

Kepala DPMPTSP Jabar ungkap persoalan izin SMK IDN ada di tiga kampus SMK IDN di wilayah Bogor, yakni di Jonggol, Sentul, dan Pamijahan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT