GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bird Sanctuary PIK2: Rumah Baru untuk Burung-burung di Pesisir Jakarta

Konsep Bird Sanctuary di PIK2 hadir sebagai taman (comunity park) sekaligus rumah baru bagi berbagai spesies burung, terutama burung laut dan burung pesisir.
Rabu, 21 Mei 2025 - 17:45 WIB
Bird Sanctuary PIK 2.
Sumber :
  • Agung Sedayu

Jakarta, tvOnenews.com - Di tengah hiruk-pikuk pembangunan kota, siapa sangka ada tempat khusus yang disiapkan buat burung-burung supaya bisa makan, bersosialisasi, dan tinggal dengan nyaman?

Yup, konsep Bird Sanctuary di PIK2 hadir sebagai rumah baru bagi berbagai spesies burung, terutama burung laut dan burung pesisir yang memang menjadikan kawasan ini habitat alami mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sanctuary ini bukan sekadar ruang terbuka hijau biasa. Ini adalah bagian dari konsep e-sanctuary yang diterapkan oleh Agung Sedayu Group, di mana lingkungan dibangun dengan memperhatikan keseimbangan ekosistem.

“Jadi kita memang ada satu strategi, kita ada satu program namanya Bird Sanctuary. Tempat ini kita jadikan sebagai rumah alternatif burung hutan kota Jakarta. Disini sudah ada nativenya, namanya burung-burung pesisir. Jadi burung laut, burung pesisir biasanya di mangrove, tapi itu domain yang berbeda. Karakter Landscape itu kan macem-macem ya, kalau kita bicara Greenbelt ini sebagai alternatif rumah burung hutan kota Jakarta, terutama dari Jakarta Pusat dan Banten,” kata Landscape Management Director Agung Sedayu Group, Ade Yusuf, dalam keterangan tertulis, Rabu (21/5/2025).

Median Soedirman

Tapi bukan cuma Bird Sanctuary yang bikin PIK2 makin hijau. Ada juga proyek revitalisasi Sungai Tahang, yang sekarang berubah jadi Greenbelt, sebuah area hijau yang bisa dinikmati semua orang secara cuma-cuma.

Buat yang suka jogging, olahraga air, atau sekadar duduk santai menikmati angin sepoi-sepoi, tempat ini bakal jadi favorit baru. Dan yang paling penting, dengan ekosistem yang semakin sehat, burung-burung dan satwa liar lainnya juga bisa hidup lebih harmonis.

Selain itu, kawasan mangrove di PIK2 juga ikut diperbaiki dan dikembangkan sebagai habitat alami bagi berbagai spesies burung dan fauna lainnya. Ini langkah penting untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan, karena hutan mangrove punya peran besar dalam menjaga pesisir dan menjadi tempat berkembang biak bagi banyak spesies.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara keseluruhan, kehadiran Bird Sanctuary, Greenbelt, dan kawasan mangrove yang diperbaiki adalah bukti nyata bahwa pembangunan dan alam bisa berjalan beriringan. Ini bukan cuma proyek untuk mempercantik kawasan, tapi sebuah langkah nyata buat menciptakan ruang hidup yang lebih baik, bukan cuma buat manusia, tapi juga buat burung dan satwa lainnya.

Jadi, kalau nanti kamu main ke PIK2, coba sempatkan mampir ke Greenbelt. Siapa tahu, sambil duduk santai, kamu bisa melihat burung-burung beterbangan dengan bebas di langit—tanda bahwa keseimbangan alam di sini benar-benar terjaga. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Piala FA Jadi Peluang Emas Elkan Baggott untuk Tembus Skuad Ipswich

Piala FA Jadi Peluang Emas Elkan Baggott untuk Tembus Skuad Ipswich

Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott baru sekali mencicipi menit bermain bersama Ipswich Town pada musim 2025-2026. Kesempatan tersebut datang di ajang Piala FA -
Kepala BGN Klaim 60 Persen Pegawai SPPG Bisa Beli Sepeda Motor: Terdongkrak Oleh MBG

Kepala BGN Klaim 60 Persen Pegawai SPPG Bisa Beli Sepeda Motor: Terdongkrak Oleh MBG

Baru-baru ini Kepala BGN Dadan Hindayana mengeklaim bahwa 60 persen pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kini sudah bisa membeli sepeda motor.
Media Belanda Sentil Maarten Paes yang Kurang Terkenal Jelang Debutnya Bersama Ajax Amsterdam, Sindir CV Kurang Mengesankan

Media Belanda Sentil Maarten Paes yang Kurang Terkenal Jelang Debutnya Bersama Ajax Amsterdam, Sindir CV Kurang Mengesankan

Media Belanda menilai Maarten Paes kurang populer di Ajax, kalah nama dari Zinchenko. Namun di Indonesia, kiper Timnas itu justru viral dan mendominasi media sosial.
Negara Wajib Lindungi Inovasi Daerah, BSKDN Tekankan Legalitas agar Bisa Direplikasi Nasional

Negara Wajib Lindungi Inovasi Daerah, BSKDN Tekankan Legalitas agar Bisa Direplikasi Nasional

Legalitas terhadap inovasi daerah tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga membuka peluang inovasi untuk direplikasi dan dikembangkan di daerah lain.
Maarten Paes Akhirnya Resmi Jalani Latihan Perdana Bersama Ajax, Langsung Dapat Julukan Baru yang Bikin Heboh

Maarten Paes Akhirnya Resmi Jalani Latihan Perdana Bersama Ajax, Langsung Dapat Julukan Baru yang Bikin Heboh

Maarten Paes akhirnya jalani latihan perdana bersama Ajax setelah izin kerja terbit. Kiper Timnas Indonesia itu langsung dijuluki “Tembok” dan siap bersaing.
Winger Berdarah Solo Ini Bisa Bawa 6 Keuntungan Besar Jika Dinaturalisasi Timnas Indonesia Era John Herdman

Winger Berdarah Solo Ini Bisa Bawa 6 Keuntungan Besar Jika Dinaturalisasi Timnas Indonesia Era John Herdman

Ilias Alhaft kembali mencuri perhatian usai tampil impresif di Asia. Simak 6 keuntungan jika winger berdarah Solo ini dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Trending

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs meminta kasus tuduhan ijazah Jokowi dihentikan usai mendapatkan masukan dari eks Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno dan mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama potensial dari Eropa, yakni Lyfe Oldenstam, bek Como Primavera (U-19) yang punya garis keturunan Indonesia.
Sehebat Apa Saint Kitts and Nevis, Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Sehebat Apa Saint Kitts and Nevis, Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Saint Kitts and Nevis dikabarkan menjadi lawan Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar di Jakarta pada 23–31 Maret 2026. Indonesia menjadi ...
Tak Lagi Jadi Menteri ESDM? Bahlil Lahadalia Berencana Ikut Kontestasi Pileg 2029

Tak Lagi Jadi Menteri ESDM? Bahlil Lahadalia Berencana Ikut Kontestasi Pileg 2029

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengungkapkan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia akan mencalonkan diri di Pileg 2029.
Jadwal Proliga 2026, Jumat 13 Februari: Ada Dua Big Match Hari Ini! Yolla Yuliana Bakal Hadapi Megawati Hangestri

Jadwal Proliga 2026, Jumat 13 Februari: Ada Dua Big Match Hari Ini! Yolla Yuliana Bakal Hadapi Megawati Hangestri

Jadwal Proliga 2026 Jumat 13 Februari menyajikan duel Megawati Hangestri dengan Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Livin Mandiri yang dikomandoi Yolla Yuliana.
Link Live Streaming Proliga 2026, 13 Februari: Yolla Yuliana Pimpin Jakarta Livin Mandiri Tantang Megawati Hangestri Cs

Link Live Streaming Proliga 2026, 13 Februari: Yolla Yuliana Pimpin Jakarta Livin Mandiri Tantang Megawati Hangestri Cs

Link Live Streaming Proliga 2026 pada Jumat 13 Februari yang merupakan hari kedua seri ke-6 menghadirkan dua big match sektor putri di Bojonegoro, Jawa Timur.
11 Juta Warga Miskin Harus Daftar Ulang PBI BPJS Kesehatan? Mensos Bilang Begini

11 Juta Warga Miskin Harus Daftar Ulang PBI BPJS Kesehatan? Mensos Bilang Begini

Langkah tersebut ditempuh sebagai tindak lanjut hasil rapat bersama DPR RI sekaligus upaya memperbarui basis data penerima bantuan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT