News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Dadap Terancam Tak Punya Hak Tanah, Ombudsman Surati Nusron Wahid untuk Investigasi: Ada Ketimpangan

Anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika menyampaikan pihaknya mengirim surat kepada Menteri ATR/BPN setelah mengadakan pertemuan dengan ratusan warga Kampung Baru Dadap.
Kamis, 29 Mei 2025 - 16:49 WIB
Ilustrasi - Seorang pemuda warga Kampung Baru Dadap mengibarkan bendera hitam bertulisakan 'Dadap Bukan Lahan Kosong'.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Akhyar

Jakarta, tvOnenews.comOmbudsman Republik Indonesia berencana mengirim surat kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, guna meminta penyelidikan terkait persoalan hak atas tanah di Kampung Baru Dadap, Kabupaten Tangerang, Banten.

Hal itu dilakukan setelah Anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika mengadakan pertemuan dengan ratusan warga Kampung Baru Dadap pada Rabu (28/5/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan bahwa sebagian dari mereka kesulitan memperoleh Surat Keterangan Tanah (SKT).

Permasalahan ini menjadi perhatian Ombudsman karena diduga mencerminkan ketimpangan pelayanan publik. Banyak warga yang telah tinggal di lokasi itu selama puluhan tahun belum memiliki kepastian hukum atas lahan yang mereka tempati.

"Dari hasil pertemuan ini, Ombudsman akan berkirim surat ke Menteri ATR/BPN untuk melakukan investigasi. Ombudsman mendukung Kementerian ATR/BPN untuk melakukan investigasi dengan sebaik-baiknya," ucap Yeka, seperti dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (29/5/2025).

Warga mengaku sudah menempati Kampung Baru Dadap sejak 1975. Namun hingga kini mereka belum berhasil mengajukan permohonan SKT kepada kantor pertanahan setempat.

Padahal, berdasarkan penelusuran melalui platform BHUMI milik ATR/BPN, ditemukan sejumlah bidang tanah di kawasan itu yang telah memiliki status Hak Milik maupun Hak Guna Bangunan berdasarkan Nomor Induk Bidang (NIB).

"Dari sisi pelayanan publik ini jelas timpang. Ada warga yang bisa memiliki SHM, tapi kenapa ada warga yang tidak bisa mengurus SKT," ujar Yeka.

Oleh karena itu, Yeka meminta semua pihak ikut mengawal persoalan ini agar masyarakat mendapatkan haknya secara adil.

Dengan adanya forum rembuk yang difasilitasi Ombudsman, Yeka berharap semua pihak dapat menemukan solusi terbaik.

"Ini adalah bentuk keseriusan Ombudsman RI dalam mengawasi pelayanan publik," tegasnya.

Kampung Baru Dadap dihuni sekitar 6.500 jiwa, mayoritas berprofesi sebagai nelayan. Meski telah beberapa kali mengajukan pendaftaran tanah, mayoritas warga hingga kini belum memperoleh kejelasan hukum atas lahan tempat tinggal mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Permasalahan memprihatinkan ini membutuhkan keterlibatan lembaga pengawas untuk mendorong transparansi dan keadilan dalam urusan pertanahan. 

Ombudsman berharap dengan keterlibatan Kementerian ATR/BPN, persoalan tanah yang menahun ini bisa segera dituntaskan. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ruben Onsu Buka Suara Soal Betrand Peto Dipolisikan atas Dugaan Pelecehan Seksual

Ruben Onsu Buka Suara Soal Betrand Peto Dipolisikan atas Dugaan Pelecehan Seksual

Menanggapi laporan polisi terhadap Betrand Peto terkait dugaan kekerasan seksual, Ruben Onsu mengaku belum mengathui informasi dugaan pelecehan seksual tersebut
Viral "Anak Artis" Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Anak Betrand Peto Dipolisikan

Viral "Anak Artis" Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Anak Betrand Peto Dipolisikan

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan soal adanya pelayangan laporan terhadap anak angkat Ruben Onsu tersebut terkait pelecehan.
IJTI Sumbar Kirimkan Doa Keselamatan untuk Lima Jurnalis yang Hilang di Krakatau

IJTI Sumbar Kirimkan Doa Keselamatan untuk Lima Jurnalis yang Hilang di Krakatau

IJTI Sumbar bersama jurnalis dari berbagai organisasi pers menggelar doa bersama untuk lima jurnalis yang hilang saat menjalankan tugas peliputan Gunung Anak Krakatau.
Tim SAR Temukan Benda Ini di Hari Kelima Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Tim SAR Temukan Benda Ini di Hari Kelima Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Basarnas mengonfirmasi temuan objek tersebut didapati oleh unsur KN SAR Tetuka 247 di Sektor X pada koordinat 06°02.7161'S–105°31.5414'E pukul 10.05 WIB...
Pramono Anung Tolak Beri Bonus untuk Persija, Kasih Syarat Ini untuk Sambut HUT ke-500 Jakarta

Pramono Anung Tolak Beri Bonus untuk Persija, Kasih Syarat Ini untuk Sambut HUT ke-500 Jakarta

Alih-alih memberikan bonus setelah menaklukkan Persib dengan skor 2-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/9/2026), Pramono Anung memberikan syarat bagi Persija jika ingin mendapatkan bonus. 
Yunho Sukses Gelar Konser Solo Perdananya, Baca Surat Fans Hingga Menyesal Baru Kunjungi Jakarta

Yunho Sukses Gelar Konser Solo Perdananya, Baca Surat Fans Hingga Menyesal Baru Kunjungi Jakarta

Yunho TVXQ baru saja menyelsaikan konser solo perdananya di Jakarta bertajuk U-KNOW PROJECT 26: SCENE#1 in JAKARTA.

Trending

Viral "Anak Artis" Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Anak Betrand Peto Dipolisikan

Viral "Anak Artis" Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Anak Betrand Peto Dipolisikan

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan soal adanya pelayangan laporan terhadap anak angkat Ruben Onsu tersebut terkait pelecehan.
Ruben Onsu Buka Suara Soal Betrand Peto Dipolisikan atas Dugaan Pelecehan Seksual

Ruben Onsu Buka Suara Soal Betrand Peto Dipolisikan atas Dugaan Pelecehan Seksual

Menanggapi laporan polisi terhadap Betrand Peto terkait dugaan kekerasan seksual, Ruben Onsu mengaku belum mengathui informasi dugaan pelecehan seksual tersebut
IJTI Sumbar Kirimkan Doa Keselamatan untuk Lima Jurnalis yang Hilang di Krakatau

IJTI Sumbar Kirimkan Doa Keselamatan untuk Lima Jurnalis yang Hilang di Krakatau

IJTI Sumbar bersama jurnalis dari berbagai organisasi pers menggelar doa bersama untuk lima jurnalis yang hilang saat menjalankan tugas peliputan Gunung Anak Krakatau.
Link Video Syur Skandal Biksu Thailand Viral Dicari Netizen, Waspada Kebocoran Data

Link Video Syur Skandal Biksu Thailand Viral Dicari Netizen, Waspada Kebocoran Data

Link video biksu Thailand viral dicari netizen setelah CCTV Phra Wachirayan beredar. Rekaman menjadi bagian dari kasus dugaan penyalahgunaan dana kuil
Viral Video CCTV Skandal Diduga Biksu Senior Thailand dengan Wanita Simpanannya, Berujung Ditangkap Polisi

Viral Video CCTV Skandal Diduga Biksu Senior Thailand dengan Wanita Simpanannya, Berujung Ditangkap Polisi

Rekaman video CCTV biksu senior Thailand, Phra Wachirayan Wi (66) yang terseret penggelapan uang kuil beradegan asusila dengan asisten/wanita simpanan viral.
Masih Ingat Kasus Sianida Jessica Wongso? Nama Pembunuh Mirna Itu Muncul dalam Autobiografi Fajar Sahrudin yang Meninggal di GBK

Masih Ingat Kasus Sianida Jessica Wongso? Nama Pembunuh Mirna Itu Muncul dalam Autobiografi Fajar Sahrudin yang Meninggal di GBK

Di surat tersebut Fajar menyematkan kode “NACN” serta secara spesifik menuliskan nama Jessica Wongso. Masih ingatkah Anda dengan kasus kopi sianida tersebut?
Update Terakhir Fajar Sahrudin Tuai Pro Kontra, Netizen Terbelah soal Pesannya

Update Terakhir Fajar Sahrudin Tuai Pro Kontra, Netizen Terbelah soal Pesannya

Update terakhir Fajar Sahrudin alias Steve tuai pro kontra hingga netizen terbelah soal isi pesannya. Cek urutan unggahannya berikut ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT