News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pembiayaan Syariah Direm! BI Pangkas Proyeksi, Tapi Tetap Gas Literasi dan Produk Baru

Bank Indonesia turunkan proyeksi pembiayaan syariah jadi 8-11% tahun ini. Fokus bergeser ke literasi dan penguatan produk syariah baru.
Rabu, 4 Juni 2025 - 16:32 WIB
Gedung Bank Indonesia
Sumber :
  • dok. Bank Indonesia

Jakarta, tvOnenews.com – Optimisme terhadap pertumbuhan pembiayaan perbankan syariah tahun ini harus sedikit dikendurkan. Bank Indonesia (BI) merevisi turun proyeksi pertumbuhan pembiayaan syariah dari semula 11–13 persen menjadi hanya 8–11 persen untuk tahun 2025.

Penyebabnya bukan karena performa sektor ini melemah, tapi karena BI ingin menyelaraskan estimasi syariah dengan arah kebijakan kredit secara keseluruhan, yang sebelumnya telah dibahas dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mei lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini revisi sedikit karena diselaraskan dengan RDG yang kemarin,” ujar Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah BI, Imam Hartono, dalam Taklimat Media di Kantor Pusat BI, Jakarta, Rabu (4/6).

Ekonomi Global Tak Pandang Mazhab

Imam menegaskan bahwa sektor keuangan syariah tidak kebal terhadap turbulensi ekonomi global. Dampak ketidakpastian yang menghantam pasar keuangan konvensional juga menyapu sektor syariah.

Namun, penurunan proyeksi tidak serta-merta menjadi sinyal suram. Menurut Imam, ini justru momen untuk memacu pembenahan dari dalam—mulai dari literasi masyarakat, pengembangan produk, hingga penguatan kelembagaan.

Dari Literasi Hingga SRIA: Strategi Menarik Umat

BI kini gencar mendorong literasi keuangan syariah. Hasil survei pada 2024 mencatat indeks literasi ekonomi syariah sebesar 42,84 persen, naik tajam dari tahun sebelumnya yang hanya 28,01 persen. Tahun ini, targetnya disetel lebih tinggi: minimal 50 persen.

“Kalau kendaraan syariahnya menarik dan masyarakat sudah ngerti, kita bisa percepat inklusi keuangan syariah,” kata Imam.

Tak cukup sampai di sana, BI bersama OJK juga meluncurkan produk anyar: Shariah Restricted Investment Account (SRIA). Produk ini dirancang untuk memperluas pilihan investasi syariah bagi publik yang semakin melek halal finance.

Spin Off UUS, Lahirkan Bank Syariah Kelas Kakap

Satu langkah strategis lain adalah mendorong spin off Unit Usaha Syariah (UUS) menjadi Bank Umum Syariah (BUS). Tujuannya jelas: menciptakan bank syariah skala besar yang bisa bersaing di level nasional maupun global.

“Pelaku usaha syariah juga kita bantu dari sisi korporasi dan kapasitasnya, termasuk akses ke pembiayaan,” tutur Imam.

Realita Pasar: Pertumbuhan Mulai Melambat

Meski masih tumbuh, performa pembiayaan syariah mulai mengalami perlambatan. Data OJK mencatat per April 2025, pembiayaan syariah tumbuh 8,87 persen (yoy) menjadi Rp653,44 triliun, lebih rendah dari bulan sebelumnya yang mencapai 9,2 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun begitu, sektor ini tetap jadi kontributor penting dalam halal value chain, dengan pangsa terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 25,45 persen.

Proyeksi boleh turun, tapi semangat membangun ekosistem keuangan syariah tidak ikut surut. Dengan peningkatan literasi, peluncuran produk baru, dan transformasi kelembagaan, BI optimistis pembiayaan syariah akan tetap tumbuh sehat dan inklusif dalam lanskap ekonomi yang dinamis. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.
Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Masalah nyeri lutut dan sendi tidak hanya menyerang kelompok usia lanjut, jika terjadi nyeri lutut dan sendi, dr Zaidul Akbar menganjurkan ikuti langkah berikut

Trending

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Sosok wanita berbaju putih disebut mengambil mikrofon MC Newport sebelum muncul challenge hafalan Surat Ad-Duha berhadiah minuman beralkohol. Siapa dia?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT