GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Jagung di Kalbar Jatuh Rp. 4.500, Petani Minta Pemerintah Lakukan Penyerapan

Harga jagung di Kalbar jatuh menyentuh Rp4.500 per kilogram, padahal harga pembelian pemerintah (HPP), harga jagung seharusnya Rp5.500 per kilogram.
Rabu, 4 Juni 2025 - 19:18 WIB
Ilustrasi perkebunan jagung siap panen.
Sumber :
  • Kementan

Jakarta, tvOnenews.com - Harga jagung di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) jatuh hingga menyentuh Rp4.500 per kilogram. Padahal sesuai harga pembelian pemerintah (HPP), harga jagung seharusnya Rp5.500 per kilogram. Kondisi ini diungkapkan Yalman (46), Ketua Poktan Sehat Tani di Desa Bange, Kecamatan Sanggauledo, Kabupaten Bangkayang, Kalimantan Barat.

“Harga jagung untuk petani jatuh Rp4.600 per kilogram pipil kering, disaat produksi kami yang meningkat,” ujar Yalman saat ditemui di lokasi panen Desa Bange, Rabu, 4 Juni 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yalman mengatakan Poktannya saat ini mengelola 30 hektare lahan jagung yang di tanam tanpa musim atau setiap saat panen dan seriap saat bisa tanam. Oleh sebab itu, Yalman berharap pemerintah melakukan serapan secara baik serta dapat membantu petani untuk diberikan bantuan alsintan.

“Kita tidak ada panduan panen dan tanam, jadi ada yang tanam pasti selalu ada yang panen. Dan kami bersyukur karena produksi melimpah hingga 6 ton per hektare,” katanya.

Yalman mengaku saat ini yang dibutuhkan para petani di Bange adalah bantuan dan akses permodalan yang cukup untuk lebih meningkatkan produksi di masa panen raya berikutnya.

“Untuk pemerintah kami petani itu memang banyak membutuhkan segi permodalan karena itu pokok dari pemasaran, kemudian teknologi kemudian alat-alat pertanian yang sangat kami butuhkan,” katanya.

Senada, Dedi (38), Ketua Kelompok Tani 17 Raya, Desa Pisak, Kecamatan 17 Raya, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat mengatakan bahwa persoalan harga menjadi keluhan petani yang sudah mengeluarkan permodalan besar.

“Harga disini Rp5000 dan masih dibawah HPP pemerintah. Berikutnya, kami juga menghadapi kendala hama tikus yang membuat tanaman jagung rusak,” katanya.

Meski demikian, Dedi mengungkapkan produksi jagung tetap meningkat karena pemerintah melalui kementerian pertanian telah memberikan banyak bantuan sarana dan prasarana produksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dan saat ini kami membutuhkan alat pertanian dan kalau saya secara pribadi atau kelompok tani saya 17 Raya Kami mengusulkan traktor jonder untuk mengakomodir produksi. Alhamdulliah hasil tanam jagung di sini tetap maksimal,” katanya.

Terkahir, baik Yalman maupun Dedi berharap harga jagung kembali naik, seperti halnya harga gabah yang saat ini dalam bagus. Bagi keduanya, harga yang bagus akan menyemangati petani untuk terus berproduksi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prasmul Raih Akreditasi AACSB dan Global Impact Awards 2026, Perkuat Reputasi Pendidikan Bisnis Indonesia Di Tingkat Global

Prasmul Raih Akreditasi AACSB dan Global Impact Awards 2026, Perkuat Reputasi Pendidikan Bisnis Indonesia Di Tingkat Global

Akreditasi AACSB jadi tonggak penting Universitas Prasetiya Mulya untuk terus memperkuat kualitas pendidikan bisnis di Indonesia melalui standar internasional.
Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah, Gubernur Khofifah: Optimis Jadi Wisata Edukatif, Bangkitkan Ekonomi Warga

Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah, Gubernur Khofifah: Optimis Jadi Wisata Edukatif, Bangkitkan Ekonomi Warga

Gubernur Khofifah dampingi Presiden Prabowo resmikan sekaligus tinjau Museum Pahlawan Nasional Pejuang Buruh Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk.
"Anak Udah Berdarah Pak", Dedi Mulyadi Syok Dengar Anak Penyapu Kantor Gubernur Jadi Korban Pencabulan

"Anak Udah Berdarah Pak", Dedi Mulyadi Syok Dengar Anak Penyapu Kantor Gubernur Jadi Korban Pencabulan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dibuat terkejut saat berbincang dengan ibu petugas kebersihan di lingkungan kantor gubernur. Anaknya jadi korban pencabulan.
Krisis Global Bisa Panjang, Prabowo Minta Bulog Jangan Jual Beras Terlalu Murah: Tapi Jangan Getok Harga

Krisis Global Bisa Panjang, Prabowo Minta Bulog Jangan Jual Beras Terlalu Murah: Tapi Jangan Getok Harga

Presiden Prabowo sebut stok beras nasional saat ini berada dalam kondisi aman. Namun, Prabowo meminta Bulog agar jangan menjual beras dengan harga terlalu murah.
Tanpa Sejumlah Pilar dan Tidak Didampingi Bojan Hodak, Persib Tetap Bidik Kemenangan Lawan PSM

Tanpa Sejumlah Pilar dan Tidak Didampingi Bojan Hodak, Persib Tetap Bidik Kemenangan Lawan PSM

Persib datang ke markas PSM tanpa kekuatan penuh dan ditinggal Bojan Hodak ke Kroasia, tetapi Maung Bandung tetap membidik kemenangan demi three-peat juara.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Media Korea Sebut Hyundai Hillstate Bakal Rugi Besar

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Media Korea Sebut Hyundai Hillstate Bakal Rugi Besar

Media Korea menyoroti risiko besar di balik transfer Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate. Katanya hal ini disebut bisa jadi ancaman serius.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT