GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

101 Industri Tekstil Bertahan, Langkah Pemerintah Jaga Keseimbangan Industri Hulu dan Hilir

101 perusahaan tekstil nasional selamat dari ancaman PHK berkat kebijakan pemerintah yang mempertimbangkan keberlanjutan industri.
Jumat, 20 Juni 2025 - 17:51 WIB
Ilustrasi Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT)
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com – Di tengah dinamika global dan tantangan sektor manufaktur, upaya pemerintah untuk menjaga keseimbangan industri tekstil nasional patut diapresiasi.

Kebijakan yang berpihak pada keberlanjutan usaha dinilai mampu memberikan ruang napas bagi pelaku usaha agar tetap kompetitif, sekaligus menjaga lapangan kerja tetap bertahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu langkah tersebut terlihat dari keputusan Kementerian Perdagangan untuk tidak melanjutkan proses pengenaan Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) terhadap impor produk benang filamen sintetis tertentu dari Republik Rakyat Tiongkok. Keputusan ini disambut positif oleh kalangan industri, termasuk Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), yang menilai kebijakan tersebut mencerminkan keberimbangan dan sensitivitas pemerintah terhadap situasi terkini di lapangan.

Wakil Ketua Umum API Bidang Perdagangan, Anne P. Sutanto, menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan pemerintah dalam mendengar masukan dari dunia usaha. Langkah Kemendag yang turut melibatkan Kementerian Perindustrian, Kementerian Keuangan, serta KPPU dalam diskusi bersama pelaku industri dinilai menunjukkan semangat kolaboratif yang sangat dibutuhkan dalam masa-masa penuh tantangan ini.

“Keputusan yang diambil pemerintah bukan hanya berbasis data, tetapi juga mendengarkan dinamika di lapangan dan mempertimbangkan daya saing sektor hilir yang juga rentan,” kata Anne.

Dalam kapasitasnya sebagai perwakilan APINDO dan API, Anne juga menerima aspirasi dari 101 pelaku usaha tekstil yang menyuarakan kekhawatiran terhadap potensi dampak pengenaan BMAD terhadap kelangsungan bisnis mereka. Data dari lapangan menunjukkan, kebutuhan industri terhadap bahan baku POY dalam dua tahun terakhir melonjak hampir sepuluh kali lipat dari kapasitas produksi dalam negeri. Dalam kondisi tersebut, beban tambahan berupa tarif BMAD dikhawatirkan akan mempersempit ruang gerak industri hilir.

Yang menarik, lanjut Anne, 101 perusahaan tekstil yang mengajukan petisi justru menyatakan kesediaan mereka untuk menyerap produksi dalam negeri secara proporsional. Bahkan, mereka mendorong pemerintah untuk terus mengatur harmonisasi antara kebutuhan impor dan kapasitas nasional melalui pendekatan yang adil dan transparan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Prinsip dasarnya adalah keberlanjutan. Semua pihak pada dasarnya menginginkan industri tekstil nasional tetap hidup, dari hulu sampai hilir," ujarnya.

Dengan pendekatan yang mengedepankan dialog dan data, kebijakan ini menjadi angin segar di tengah bayang-bayang gelombang PHK dan penutupan pabrik yang sebelumnya sempat menghantui sektor ini. Sebanyak 101 industri tekstil yang sebelumnya terancam, kini dapat melanjutkan operasionalnya, sekaligus menjaga mata rantai ketenagakerjaan tetap utuh.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harapan KDM Anak-Anak di Jabar Tidak Lagi Bicara soal Kaya-Miskin Orang Tuanya, Semua Bisa Sekolah

Harapan KDM Anak-Anak di Jabar Tidak Lagi Bicara soal Kaya-Miskin Orang Tuanya, Semua Bisa Sekolah

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berharap semua anak-anak di Jawa Barat bisa sekolah tanpa memandang kaya atau miskin.
Kades Hoho Tak Gentar, Datangi Kecamatan Seusai Tegaskan Tetap Lantik Perangkat Desa Purwasaba

Kades Hoho Tak Gentar, Datangi Kecamatan Seusai Tegaskan Tetap Lantik Perangkat Desa Purwasaba

Kades Hoho atau Welas Yuni Nugroho sebelumnya menegaskan tetap akan melantik calon perangkat desa hasil seleksi meski ditolak oleh Pj Bupati Banjarnegara. 
Jadwal Tinju Dunia Pekan Ini: Ada Duel Dave Allen vs Filip Hrgovic di Kelas Berat

Jadwal Tinju Dunia Pekan Ini: Ada Duel Dave Allen vs Filip Hrgovic di Kelas Berat

Jadwal tinju dunia pekan ini, di mana ada sejumlah pertarungan seru salah satunya ada Dave Allen vs Filip Hrgovic di kelas berat.
Para Kiai di PKB Sebut Ashari Pelaku Kekerasan Seksual di Pati Bukan Kiai Tapi 'Dukun' Cabul

Para Kiai di PKB Sebut Ashari Pelaku Kekerasan Seksual di Pati Bukan Kiai Tapi 'Dukun' Cabul

Para kiai yang tergabung dalam Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Jawa Tengah menegaskan tersangka Ashari, bukanlah seorang kiai melainkan “dukun”. 
Jadwal AVC Champions League 2026 Pekan Ini: Saatnya Jakarta Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya Unjuk Gigi

Jadwal AVC Champions League 2026 Pekan Ini: Saatnya Jakarta Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya Unjuk Gigi

Jadwal AVC Champions League 2026 pekan ini, di mana dua tim tuan rumah yakni Jakarta Bhayangkara Presisi dan Jakarta Garuda Jaya akan unjuk gigi di turnamen kandang.
Gagal Reuni dengan Bukilic, Megawati Hangestri Selangkah Lagi Gabung Hyundai Hillstate

Gagal Reuni dengan Bukilic, Megawati Hangestri Selangkah Lagi Gabung Hyundai Hillstate

Kabar masa depan Megawati Hangestri di V-League mulai menemui titik terang. Media Korea menyebut sang opposite hitter Indonesia kini tinggal selangkah lagi.

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT