News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BEI Siap Luncurkan ETF Emas di Kuartal IV-2025, Investor Ritel Makin Mudah Koleksi Logam Mulia

Bursa Efek Indonesia targetkan luncurkan ETF Emas pada akhir 2025. Ini peluang baru investasi logam mulia lewat pasar modal.
Kamis, 3 Juli 2025 - 14:24 WIB
Ilustrasi emas batangan
Sumber :
  • Pexel

Jakarta, tvOnenews.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) bersiap meluncurkan instrumen investasi Exchange Traded Fund (ETF) Emas pada kuartal IV-2025, seiring dengan proses finalisasi regulasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya menunggu penerbitan Peraturan OJK (POJK) yang mengatur skema ETF berbasis emas fisik maupun derivatif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kuartal III tahun ini kita harapkan POJK terkait ETF Emas sudah bisa terbit, dan kuartal IV sudah ada produk ETF Emas tercatat di BEI,” ujar Jeffrey dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (3/7).

Apa Itu ETF Emas dan Kenapa Penting?

ETF Emas adalah bentuk reksa dana yang diperdagangkan di Bursa dan memiliki emas sebagai underlying asset. Investor dapat membeli unit ETF seperti membeli saham biasa, tetapi dana mereka akan ditempatkan ke instrumen emas batangan atau kontrak derivatif emas.

ETF Emas memberikan akses mudah dan likuid bagi masyarakat untuk berinvestasi emas tanpa harus membeli logam mulia fisik secara langsung. Fleksibilitas ini menjadikannya alternatif menarik dibanding beli emas di toko atau digital gold.

Daya Tarik ETF Emas: Stabil di Tengah Gejolak Pasar

Deputi Komisioner OJK, Iwan Pasila, menyambut positif rencana ini. Menurutnya, ETF berbasis emas dapat menjadi alat diversifikasi yang efektif dalam portofolio investasi, terutama untuk pelaku industri asuransi dan dana pensiun.

“Kalau saham berfluktuasi, emas biasanya justru menyeimbangkan. Ini penting sebagai pelindung nilai,” tegas Iwan.

AUM Global Capai USD 388 Miliar, Indonesia Baru Mulai

Berdasarkan data dari World Gold Council (WGC) per 20 Juni 2025, total dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) dari ETF Emas secara global mencapai 388,8 miliar dolar AS, setara dengan 3.587 ton emas.

Di tengah tren global tersebut, peluncuran ETF Emas oleh BEI diharapkan bisa mendorong penetrasi produk emas di pasar modal domestik dan memperkuat daya tarik investor ritel di Indonesia.

Regulasi Sudah Disiapkan, BEI Tunggu Lampu Hijau OJK

ETF Emas merupakan tindak lanjut dari terbitnya POJK Nomor 17 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bulion. POJK ini membuka jalan legal bagi peluncuran ETF dengan underlying emas fisik atau derivatif.

Jika tak ada aral melintang, BEI menargetkan ETF Emas pertama bisa diperdagangkan secara resmi di lantai bursa pada kuartal IV tahun ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesimpulan: Era Investasi Emas di Pasar Modal Segera Dimulai

Dengan peluncuran ETF Emas, investor Indonesia sebentar lagi bisa membeli emas seperti membeli saham—mudah, aman, dan transparan. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi pasar modal menuju inklusi keuangan berbasis aset riil. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masalah Keamanan, Duel Timnas Indonesia Kontra Yordania Berpotensi Dipindah ke Turki

Masalah Keamanan, Duel Timnas Indonesia Kontra Yordania Berpotensi Dipindah ke Turki

Media Timur Tengah turut mengulas kemungkinan bahwa pertandingan Timnas Indonesia melawan Yordania akan dipindah ke Turki. Sebelumnya, laga ini harusnya dilaksanakan di Amman, Yordania.
PNM Hadir Jaga Harapan Masyarakat saat Air Bersih Tak Lagi Mudah Didapat

PNM Hadir Jaga Harapan Masyarakat saat Air Bersih Tak Lagi Mudah Didapat

Melalui PNM Peduli, perusahaan menghadirkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan, sekaligus mendukung penyediaan sarana air bersih dan sanitasi di sejumlah wilayah.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Ratusan Pebulutangkis Muda dari Berbagai Negara Ramaikan Ajang MilkLife Superliga Junior 2026 Sepanjang Pekan Ini

Ratusan Pebulutangkis Muda dari Berbagai Negara Ramaikan Ajang MilkLife Superliga Junior 2026 Sepanjang Pekan Ini

Turnamen bulutangkis junior beregu MilkLife Superliga Junior 2026 yang diselenggarakan oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation kembali berlangsung pada pekan ini.
Kabar Duka, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting Meninggal Dunia

Kabar Duka, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting Meninggal Dunia

Kabar duka, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting meninggal dunia. Dilansir dari berbagai sumber, Gindo pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh.
Menakar Standar Keselamatan dan Kemewahan Berkelas Kenegaraan Hongqi E-HS9

Menakar Standar Keselamatan dan Kemewahan Berkelas Kenegaraan Hongqi E-HS9

Berbekal rating lima bintang Euro NCAP 2025, Hongqi E-HS9 mengintegrasikan struktur bodi berkekuatan ekstra, teknologi bantu pengemudi, dan sistem pengaman baterai tingkat tinggi.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM yang juga CEO Liga Malaysia (MFL) ini memastikan para pemain tersebut tetap berstatus sebagai rakyat Malaysia setelah masa sanksi mereka resmi berakhir pada 1 November 2026 lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT