News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PBB Rilis Daftar Perusahaan Terkenal Dunia yang Terlibat Genosida Israel ke Palestina, dari Microsoft hingga Hyundai

Dalam laporan berjudul "From Economy of Occupation to Economy of Genocide", PBB mengungkap perusahaan internasional yang terlibat dalam genosida yang dilakukan Israel di Gaza. 
Sabtu, 5 Juli 2025 - 09:30 WIB
Serangan Israel di Gaza, Palestina
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) resmi merilis puluhan perusahaan yang terlibat genosida Israel ke Palestina

Dalam laporan berjudul "From Economy of Occupation to Economy of Genocide", PBB mengungkap perusahaan internasional yang terlibat dalam genosida yang dilakukan Israel di Gaza

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laporan yang dirilis oleh Pelapor Khusus PBB untuk Palestina, Francesca Albanese, menyebut keterlibatan perusahaan-perusahaan ini dalam bentuk dukungan militer, teknologi, energi, agribisnis, hingga pariwisata. Laporan tersebut dipublikasikan melalui situs resmi PBB pada Jumat (4/7/2025).

PBB menyebut bahwa perusahaan-perusahaan besar itu telah memperoleh keuntungan dari pendudukan ilegal dan kekerasan sistematis terhadap Palestina.

"Keterlibatan yang terungkap dalam laporan ini hanyalah puncak gunung es," tulis Francesca dalam laporan itu.

1. Sektor Militer

Beberapa perusahaan besar di bidang pertahanan seperti Lockheed Martin (AS) dan Leonardo S.p.A (Italia) menyediakan jet tempur F-35 dan F-16 yang digunakan Israel untuk mengebom Gaza. 

Hingga pertengahan 2025, serangan udara tersebut telah menjatuhkan lebih dari 85.000 ton bom dan menyebabkan lebih dari 179.000 warga Palestina tewas atau terluka.

Perusahaan Israel Elbit Systems dan IAI menyuplai drone, sementara FANUC dari Jepang menyediakan mesin robotik untuk lini produksi senjata. Adapun AP Moller asal Denmark terlibat dalam pengangkutan logistik militer Israel.

2. Perusahaan Teknologi

Perusahaan seperti NSO Group, IBM, Microsoft, Alphabet (Google), Amazon, dan Palantir disebut menyediakan teknologi pengawasan, spyware, pengumpulan data biometrik, dan komputasi awan.

Produk-produk mereka digunakan dalam pengawasan warga Palestina, termasuk melalui spyware Pegasus, sistem pengawasan militer, hingga AI pendeteksi target.

3. Infrastruktur dan Mesin Berat

Caterpillar Inc. (AS), HD Hyundai (Korea Selatan), dan Volvo Group (Swedia) disorot karena menyediakan alat berat yang digunakan untuk menghancurkan rumah, masjid, rumah sakit, dan lahan pertanian warga Palestina. Buldoser Caterpillar D9 bahkan dimodifikasi sebagai alat tempur militer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Energi dan Bahan Bakar
Perusahaan seperti Chevron, BP, Drummond Company, dan Glencore diduga turut menopang genosida dengan memasok energi dan batu bara. 

Chevron, misalnya, menyuplai lebih dari 70% kebutuhan gas alam domestik Israel dan meraih keuntungan dari penjualan ke Mesir dan Yordania.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

Pernyataan eks Mendikbudristek Nadiem Makarim yang mengklaim mendapatkan persetujuan dari jaksa pengacara negara untuk melanjutkan proses pengadaan Chromebook dinilai tak sesuai dengan fakta persidangan.
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Pengalaman pahit harus dirasakan oleh Amsal Sitepu, seorang pegiat ekonomi kreatif yang sempat mendekam di balik jeruji besi selama 131 hari. 
Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Setelah periode Ramadan dan Idul Fitri yang menjadi puncak aktivitas e-commerce pada kuartal pertama
Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR RI melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan yang

Trending

Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Pengalaman pahit harus dirasakan oleh Amsal Sitepu, seorang pegiat ekonomi kreatif yang sempat mendekam di balik jeruji besi selama 131 hari. 
Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

Pernyataan eks Mendikbudristek Nadiem Makarim yang mengklaim mendapatkan persetujuan dari jaksa pengacara negara untuk melanjutkan proses pengadaan Chromebook dinilai tak sesuai dengan fakta persidangan.
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT