GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Desak Komitmen Toyota, Suzuki, dan Daihatsu, Menperin Minta Raksasa Otomotif Jepang Janji Tak Naikkan Harga dan PHK

Menperin mendesak komitmen raksasa otomotif asal Jepang, yakni Toyota, Suzuki, dan Daihatsu, untuk tak menaikkan harga jual dan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).
Sabtu, 12 Juli 2025 - 15:52 WIB
Menperin minta komitmen Toyota, Suzuki, dan Daihatsu untuk tak naikkan harga dan lakukan PHK.
Sumber :
  • Kemenperin

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita berhasil memperoleh komitmen dari tiga produsen otomotif asal Jepang, yakni Toyota, Suzuki, dan Daihatsu.

Komitmen yang dimaksud adalah untuk menjaga stabilitas sektor otomotif nasional, khususnya agar tidak menaikkan harga jual kendaraan maupun melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu disampaikan saat Menperin berada di Jepang dalam rangka kunjungan ke Paviliun Indonesia pada World Expo 2025 Osaka, Kamis (11/7/2025).

Melalui pernyataan tertulis, disampaikan bahwa permintaan tersebut muncul dari kekhawatiran pemerintah terhadap potensi gejolak akibat lonjakan harga atau pengurangan tenaga kerja.

Menperin menegaskan pentingnya menjaga daya beli masyarakat dan melindungi lapangan kerja di sektor otomotif yang merupakan salah satu penopang utama industri nasional.

“Maka itu, saya secara khusus meminta agar tidak ada kenaikan harga mobil dan tidak ada PHK di Indonesia. Ini penting demi menjaga daya beli masyarakat dan menjaga lapangan kerja di sektor otomotif, yang merupakan salah satu penopang industri nasional,” ujar Menperin, dikutip Sabtu (12/7/2025).

Menurut Menperin, permintaan tersebut disambut baik oleh pimpinan ketiga perusahaan. Mereka menyatakan kesediaannya untuk mendukung stabilitas harga dan tetap mempertahankan tenaga kerja di Indonesia, meskipun menghadapi tekanan global.

“Komitmen mereka kami apresiasi. Ini adalah langkah konkret dalam mendukung stabilitas industri otomotif di Indonesia,” katanya.

Dalam pertemuan itu, Menperin juga menyoroti pentingnya menjaga daya saing pasar otomotif nasional agar tetap menarik bagi investor.

Ia menyebut pemerintah tengah menyiapkan deregulasi serta insentif fiskal untuk memperkuat iklim investasi di sektor ini.

Menperin menilai, kerja sama yang erat antara pemerintah dan produsen otomotif sangat penting demi menjamin keberlanjutan sektor industri sekaligus kesejahteraan tenaga kerja di Indonesia.

Ia menambahkan, industri otomotif berperan strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi melalui kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja.

“Pasar otomotif Indonesia sangat potensial. Jangan sampai kehilangan momentum hanya karena kenaikan harga atau pengurangan tenaga kerja yang bisa memicu efek domino,” ujar dia.

Data Kementerian Perindustrian mencatat bahwa industri kendaraan bermotor di Indonesia mencakup segmen roda empat, dua, dan tiga.

Untuk roda empat, terdapat 32 produsen dengan kapasitas produksi 2,35 juta unit per tahun dan tenaga kerja sebanyak 69.390 orang, serta investasi yang telah terealisasi mencapai Rp143,91 triliun.

Sementara itu, sektor roda dua dan tiga didukung oleh 73 produsen, dengan total kapasitas produksi mencapai 10,72 juta unit per tahun, menyerap 30.310 tenaga kerja, dan investasi sebesar Rp30,4 triliun.

Selama periode Januari hingga Mei 2025, produksi kendaraan roda empat mencapai 459 ribu unit dengan penjualan 316 ribu unit dan ekspor kendaraan utuh (completely built up/CBU) sebanyak 192 ribu unit. Untuk roda dua dan tiga, produksi tercatat 3,37 juta unit, penjualan 3,1 juta unit, dan ekspor CBU sebanyak 268 ribu unit.

Menperin optimistis langkah antisipatif ini akan diapresiasi publik dan pelaku industri karena memberikan sinyal positif atas keberpihakan pemerintah terhadap keberlangsungan sektor otomotif nasional.

Dalam pertemuan khusus dengan Chairman Suzuki Motor Corporation, Osamu Suzuki, Menperin juga mendengarkan kekhawatiran terkait penurunan penjualan kendaraan niaga ringan seperti Suzuki Carry. Meski demikian, pihak Suzuki menyatakan tetap berkomitmen mendukung pasar Indonesia dan akan mematuhi arahan untuk tidak melakukan PHK.

Menanggapi hal tersebut, Menperin menyatakan bahwa pemerintah sedang mengevaluasi berbagai kebijakan untuk mendorong permintaan kendaraan niaga, termasuk melalui pembelian oleh pemerintah daerah serta pemberian insentif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pada kesempatan yang sama, pihak Toyota Motor Corporation turut menyampaikan aspirasi kepada Menperin terkait relaksasi aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk kendaraan hybrid.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Toyota menyebut beberapa model seperti Kijang Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross telah mencapai TKDN di atas 40 persen, namun mereka berharap ada kelonggaran aturan untuk mempercepat investasi dan adopsi kendaraan ramah lingkungan.

Menperin menyambut baik usulan itu dan menyatakan kesiapan pemerintah untuk membahasnya secara selektif, dengan tetap mempertahankan arah kebijakan industrialisasi nasional. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tabung Oksigen Selam Dicuri di Tamansari Jakarta Barat, Pelaku Sering Berada di Lokasi hingga Tahu Situasi dan Harganya Mahal

Tabung Oksigen Selam Dicuri di Tamansari Jakarta Barat, Pelaku Sering Berada di Lokasi hingga Tahu Situasi dan Harganya Mahal

Pencuri tabung oksigen selam senilai Rp16 juta di kawasan Tamansari, Jakarta Barat, akhirnya berhasil dibekuk. 
Selain Megawati Hangestri, Klub Jakarta Bhayangkara Presisi Jadi Sorotan Media Korea Usai Tumbangkan Raksasa V-League

Selain Megawati Hangestri, Klub Jakarta Bhayangkara Presisi Jadi Sorotan Media Korea Usai Tumbangkan Raksasa V-League

Sorotan media Korea tak hanya tertuju pada Megawati Hangestri, tetapi juga pada Jakarta Bhayangkara Presisi usai kemenangan atas Hyundai Capital Skywalkers.
Teken MoU Rp7 Triliun, Indonesia-Belarus Bangun Poros Dagang Baru Mulai dari Sawit hingga Pupuk

Teken MoU Rp7 Triliun, Indonesia-Belarus Bangun Poros Dagang Baru Mulai dari Sawit hingga Pupuk

Kesepakatan jumbo ini dinilai menjadi sinyal kuat ekspansi kerja sama strategis kedua negara di tengah persaingan pasar global yang semakin ketat.
Media Vietnam Girang Tak Jumpa Timnas Indonesia U-20, Ini Bocoran Pot Drawing Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Media Vietnam Girang Tak Jumpa Timnas Indonesia U-20, Ini Bocoran Pot Drawing Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Media Vietnam girang tak akan jumpa Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Sebab, keduanya berada di pot yang sama.
KDM Tanggapi Keresahan Siswa Terkait Sekolah Maung, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Akan Merubah Nama Sekolah

KDM Tanggapi Keresahan Siswa Terkait Sekolah Maung, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Akan Merubah Nama Sekolah

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menanggapi keresahan sejumlah siswa terkait program Sekolah Maung yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Bukan Liverpool, Xabi Alonso Justru Kembali ke Liga Inggris untuk Tangani Chelsea

Bukan Liverpool, Xabi Alonso Justru Kembali ke Liga Inggris untuk Tangani Chelsea

Xabi Alonso sudah lama dikaitkan dengan Liverpool, yang merupakan mantan klubnya sebagai pemain. Namun, sang pelatih asal Spanyol justru dilaporkan sepakat gabung Chelsea.

Trending

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Pertahankan Outside Hitter Jepang Jahstice Yauchi jadi prioritas utama Hillstate sebelum akhirnya berpaling ke Megawati Hangestri untuk penuhi kuota pemain Asia
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Pengakuan Mengejutkan Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak setelah Dipanggil ke Istana, Ocha dapat Ucapan dan Dukungan ini

Pengakuan Mengejutkan Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak setelah Dipanggil ke Istana, Ocha dapat Ucapan dan Dukungan ini

Siapa sangka murid SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra menjadi viral berujung dipanggil ke Istana Merdeka di Jakarta
Cerita Sherly Tjoanda, Akui Jatuh Cinta dengan Benny Laos Berawal dari Mobilnya yang Kebanjiran: Kejadiannya Receh Banget

Cerita Sherly Tjoanda, Akui Jatuh Cinta dengan Benny Laos Berawal dari Mobilnya yang Kebanjiran: Kejadiannya Receh Banget

Dengan mata berbinar-binar, gubernur Malut Sherly Tjoanda menceritakan perjalanan asmaranya dengan mendiang Benny Laos sebelum putuskan menikah pada tahun 2005.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT