News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mendorong Masa Depan AI yang Adil dan Inklusif untuk Semua

Hari Apresiasi AI jadi momentum penting untuk dorong adopsi teknologi yang adil dan etis di sektor non-profit.
Kamis, 17 Juli 2025 - 12:23 WIB
Ilustrasi AI
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com — Pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) menghadirkan tantangan dan peluang besar bagi berbagai sektor, termasuk organisasi sosial yang selama ini bekerja langsung bersama masyarakat. Namun, akses terhadap AI masih didominasi oleh korporasi besar, sementara sektor non-profit kerap tertinggal dalam hal literasi, adopsi, dan pemanfaatan teknologi ini secara etis dan efektif.

Di tengah peringatan Hari Apresiasi AI, muncul urgensi untuk memastikan bahwa transformasi digital tidak hanya berpihak pada kepentingan ekonomi semata, tetapi juga membuka jalan bagi keadilan sosial. AI seharusnya bukan sekadar alat efisiensi, melainkan juga jembatan perubahan untuk memperkuat kapasitas organisasi akar rumput dalam menjawab isu-isu kemanusiaan dan lingkungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Literasi AI di sektor non-profit masih relatif rendah, padahal organisasi sosial memiliki pengetahuan lokal dan kedekatan dengan komunitas yang krusial untuk penerapan teknologi yang kontekstual dan beretika. Tanpa keterlibatan mereka, risiko bias, ketimpangan akses, dan dampak sosial negatif justru semakin besar. Karena itu, penting untuk membangun pendekatan yang berpihak, inklusif, dan berbasis nilai-nilai publik.

Etika AI, transparansi data, mitigasi bias, dan dampak sosial harus menjadi fondasi dalam setiap upaya adopsi teknologi. Lebih dari sekadar pelatihan teknis, dibutuhkan ekosistem pembelajaran yang memperkuat kesadaran kritis tentang bagaimana AI digunakan, untuk siapa, dan dengan cara seperti apa.

Salah satu pendekatan yang menonjol adalah integrasi AI dalam sistem monitoring dan evaluasi berbasis data. Dengan alat bantu yang tepat, organisasi sosial dapat mengukur dampak program secara lebih presisi, efisien, dan real-time—sehingga mampu membuat keputusan berbasis bukti yang mendukung keberlanjutan dan keberpihakan terhadap kelompok rentan.

Upaya membangun masa depan AI yang bertanggung jawab tak dapat diserahkan sepenuhnya kepada teknokrat atau sektor swasta. Diperlukan ruang partisipatif yang melibatkan masyarakat sipil, komunitas, dan organisasi sosial untuk bersama-sama merancang solusi yang relevan, adil, dan berjangka panjang.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, sebuah inisiatif bertajuk #ResponsibleAIFutures resmi diluncurkan pada Hari Apresiasi AI, 16 Juli 2025. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Campaign #ForABetterWorld, Yayasan Dunia Lebih Baik, dan Talenesia, yang menghadirkan pelatihan AI berbasis prinsip etika dan keberlanjutan bagi organisasi sosial di Indonesia.

“AI bukan hanya milik korporasi besar. Teknologi ini harus bisa diakses dan dimaknai oleh semua pihak—termasuk NGO dan komunitas lokal yang bekerja langsung di akar rumput,” ujar William Gondokusumo, CEO Campaign #ForABetterWorld. “Hari AI adalah waktu yang tepat untuk menegaskan bahwa partisipasi publik bisa mendorong penggunaan teknologi secara lebih adil dan bertanggung jawab.”

Program ini dibangun di atas tiga pilar utama: edukasi AI yang etis, monitoring dan evaluasi berbasis data, serta kolaborasi lintas sektor antara organisasi sosial dan pakar teknologi. Tujuannya bukan hanya meningkatkan kapasitas teknis, tetapi juga memperkuat sikap kritis dan reflektif terhadap penggunaan AI.

“Bagi Talenesia, investasi terbesar bukan hanya pada teknologi, tapi pada manusianya,” kata Aldo Massali, CEO Talenesia. “Organisasi sosial memiliki pengetahuan kontekstual dan kedekatan dengan masyarakat yang sangat penting dalam penerapan teknologi secara etis. Karena itu, pemberdayaan mereka krusial agar AI benar-benar bermanfaat bagi semua lapisan.”

Lebih dari 2.000 aksi sosial telah tercatat dalam tantangan sosial (Challenge) yang berlangsung melalui aplikasi Campaign #ForABetterWorld, sementara 626 orang telah mendukung pelatihan dan pendampingan AI, MnE, dan manajemen finansial untuk organisasi akar rumput.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami ingin mendorong transformasi sosial yang dimulai dari peningkatan kapasitas SDM di sektor non-profit agar siap memimpin perubahan di era AI,” lanjut Aldo. “Solusi yang dihasilkan tidak boleh merugikan kelompok rentan. Kolaborasi adalah kunci.”

Dengan melibatkan 9 organisasi sosial dalam fase awal, inisiatif ini menekankan bahwa perubahan bisa dimulai dari aksi sederhana yang melibatkan banyak pihak. Program ini menjadi contoh konkret bahwa masa depan AI harus dibentuk secara kolektif—melibatkan komunitas, bukan menggantikan mereka.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan

sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan

Pelarian Taufik Hidayat alias TH (30), tersangka utama kasus penyekapan dan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, YTR (29), akhirnya resmi berakhir. Tim Res-
Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia setelah berhasil meraih kemenangan berharga di laga terakhir fase grup AVC Men's Cup 2026.
USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

Terbaru, USGS memperkirakan peluang terjadinya gempa susulan berkekuatan di atas magnitudo 6,0 dalam sepekan ke depan mencapai delapan persen.
Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil, Zico, memberikan peringatan kepada negaranya jelang hadapi Jepang di 32 besar Piala Dunia 2026. Menurutnya, Tim Samurai Biru telah berkembang.
Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Amerika Serikat mengancam akan mengenakan tarif 100 persen pada ekspor dari negara mana pun yang menerapkan pajak jasa digital pada perusahaan-perusahaan AS.
PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

pemerintah harus memastikan semua investasi pada Patriot Bond tetap tunduk pada prinsip Know Your Customer (KYC), Customer Due Diligence (CDD), dan Enhanced Due Diligence (EDD).

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Enam Pesawat AS Serang Empat Target di Iran

Enam Pesawat AS Serang Empat Target di Iran

Amerika Serikat Kembali melancarkan serangan ke Iran. Kali ini enam pesawat AS menyerang empat target di Iran, menurut laporan jurnalis PBS News, Nick Schifrin, Jumat (26/6), mengutip seorang pejabat AS.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT