News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BCA Catat Laba Rp29 Triliun di Semester I 2025: KPR, Kartu Kredit, dan ESG Jadi Mesin Cuan Baru

Bank BCA bersama entitas anak berhasil membukukan laba sebesar Rp29 triliun, tumbuh 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy).
Kamis, 31 Juli 2025 - 00:21 WIB
Ilustrasi saham BBCA.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang semester pertama 2025.

Bank dengan kode saham BBCA ini bersama entitas anak berhasil membukukan laba sebesar Rp29 triliun, tumbuh 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertumbuhan laba tersebut didukung oleh kinerja pendapatan bunga maupun non-bunga yang terus meningkat.

Capaian kinerja ini memperkuat posisi BCA sebagai salah satu bank swasta nasional dengan fundamental paling solid di Indonesia.

"Kami berterima kasih atas kepercayaan seluruh nasabah, dukungan pemerintah, otoritas, serta para pemangku kebijakan sehingga BCA dapat melalui semester pertama 2025 dengan baik," kata Presiden Direktur BCA Hendra Lembong di Jakarta, Rabu (30/7/2025).

Pada paruh pertama 2025, pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) BCA meningkat 7 persen yoy menjadi Rp42,5 triliun.

Pendapatan selain bunga juga mengalami pertumbuhan 10,6 persen yoy menjadi Rp13,7 triliun. Secara keseluruhan, total pendapatan operasional naik 7,8 persen menjadi Rp56,2 triliun.

Efisiensi operasional terjaga dengan rasio cost to income (CIR) sebesar 29,1 persen, turun dibandingkan 30,5 persen pada tahun sebelumnya.

Dari sisi penyaluran kredit, BCA mencatat pertumbuhan positif di seluruh segmen, termasuk korporasi, UMKM, dan konsumer. Perhelatan BCA Expoversary 2025 turut mendukung pertumbuhan kredit sepanjang semester I.

"BCA senantiasa menyalurkan kredit secara prudent, mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dengan disiplin dalam menerapkan manajemen risiko," kata Hendra.

Kredit korporasi tumbuh signifikan 16,1 persen yoy menjadi Rp451,8 triliun. Kredit komersial dan UKM masing-masing meningkat 12,6 persen dan 11,1 persen yoy, dengan nilai mencapai Rp143,6 triliun dan Rp127 triliun.

Kredit konsumer turut menguat 7,6 persen yoy menjadi Rp226,4 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar 8,4 persen menjadi Rp137,6 triliun, serta Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) yang tumbuh 5,2 persen menjadi Rp65,4 triliun. Sementara itu, pinjaman konsumer lainnya, terutama kartu kredit, naik 9,4 persen yoy menjadi Rp23,4 triliun.

Kualitas aset tetap terjaga. Rasio loan at risk (LAR) membaik menjadi 5,7 persen dari 6,4 persen tahun lalu, dan rasio non performing loan (NPL) berada di angka 2,2 persen. Perseroan juga mencatat rasio pencadangan NPL dan LAR yang sehat, masing-masing sebesar 167,2 persen dan 68,7 persen.

Pada pembiayaan berkelanjutan, BCA melaporkan peningkatan kredit ke sektor ramah lingkungan sebesar 21,1 persen yoy menjadi Rp239,7 triliun, atau mencakup 24,9 persen dari total portofolio. Dukungan terhadap prinsip ESG juga diwujudkan melalui penyaluran kredit kendaraan listrik senilai Rp3,2 triliun hingga Juni 2025.

BCA turut mengembangkan program inklusif seperti Kredit Multiguna Usaha Kartini dengan bunga mulai dari 3,21 persen efektif per tahun, yang ditujukan bagi pengusaha perempuan atau usaha dengan mayoritas tenaga kerja perempuan. Kredit produktif juga ditawarkan untuk sektor pendidikan dan usaha berbasis lingkungan (KUBL).

Di sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) BCA tumbuh 5,7 persen yoy menjadi Rp1.190 triliun per Juni 2025. Dana murah (giro dan tabungan/CASA) mendominasi dengan kontribusi 82,5 persen dari total DPK, tumbuh 7,3 persen menjadi Rp982 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Volume transaksi digital BCA juga meningkat signifikan. Jumlah transaksi yang diproses naik 17 persen pada semester I 2025, dengan pertumbuhan 3,5 kali lipat dalam lima tahun terakhir. Lonjakan ini didorong oleh peningkatan transaksi mobile dan internet banking sebesar 19 persen yoy.

Aplikasi myBCA terus dikembangkan untuk menjawab kebutuhan nasabah. Inovasi terbaru mencakup integrasi portofolio saham dan obligasi BCA Sekuritas ke dalam aplikasi, serta penambahan mata uang Won Korea Selatan di fitur Poket Valas. Dengan demikian, kini tersedia 17 mata uang asing dalam aplikasi tersebut. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kenaikan Gaji Pensiunan PNS 2026 Masih Abu-Abu, Taspen Tegaskan Belum Ada Rapel Cair

Kenaikan Gaji Pensiunan PNS 2026 Masih Abu-Abu, Taspen Tegaskan Belum Ada Rapel Cair

Kenaikan gaji pensiunan PNS 2026 belum pasti. Taspen pastikan belum ada rapel cair dan imbau masyarakat waspada hoaks.
Reaksi Warga Jabar Tahu Gubernur KDM Tinjau Kondisi Jembatan Cirahong, Imbas Dugaan Dijaga Pungli Viral

Reaksi Warga Jabar Tahu Gubernur KDM Tinjau Kondisi Jembatan Cirahong, Imbas Dugaan Dijaga Pungli Viral

Warga Jawa Barat mengomentari kunjungan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) pastikan kondisi Jembatan Cirahong, Ciamis aman untuk kendaraan motor dari dua arah.
Dari Pegawai Terbaik ke Kursi Dicopot Gubernur Kang Dedi Mulyadi: Prestasi Ida Hamidah Tersorot, Harta Rp5,4 Miliar Ikut Jadi Sorotan

Dari Pegawai Terbaik ke Kursi Dicopot Gubernur Kang Dedi Mulyadi: Prestasi Ida Hamidah Tersorot, Harta Rp5,4 Miliar Ikut Jadi Sorotan

Profil Ida Hamidah, Kepala Samsat Soetta Bandung yang dicopot Gubernur Kang Dedi Mulyadi. Dari prestasi gemilang hingga sorotan harta kekayaan miliaran rupiah.
Banyak Kejanggalan di Laga Kontra Atletico Madrid, Barcelona Dikabarkan Siap Lapor UEFA

Banyak Kejanggalan di Laga Kontra Atletico Madrid, Barcelona Dikabarkan Siap Lapor UEFA

Barcelona dikabarkan siap protes ke UEFA usai kalah 0-2 dari Atletico. Hansi Flick murka soal keputusan wasit dan VAR yang dinilai rugikan Blaugrana.
Haji Her Dipanggil KPK, Bantah Terlibat Kasus Bea Cukai: “Saya Tidak Tahu Apa-Apa”

Haji Her Dipanggil KPK, Bantah Terlibat Kasus Bea Cukai: “Saya Tidak Tahu Apa-Apa”

Haji Her penuhi panggilan KPK terkait kasus Bea Cukai. Pengusaha tembakau asal Madura mengaku tidak tahu soal perkara yang diselidiki.
Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Setter veteran Red Sparks, Yeum Hye-seon, kini resmi berstatus free agent, dan media Korea menyebutnya sebagai “pusat badai” yang akan menjadi sorotan utama.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT