News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IHSG Tembus 8.000, Sentimen Pidato Prabowo atau Fundamental Ekonomi yang Jadi Pemicu?

IHSG tembus 8.000 untuk pertama kalinya. Apakah ini efek pidato Presiden Prabowo atau kinerja fundamental emiten? Berikut analisis penyebabnya.
Jumat, 15 Agustus 2025 - 18:59 WIB
Ilustrasi IHSG.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rekor baru dengan menembus level psikologis 8.000 pada Jumat (15/8/2025) pukul 10.29 WIB. Indeks naik 80,71 poin atau 1,02% ke level 8.011,96.

Momen bersejarah ini terjadi bertepatan dengan pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR dan DPD. Di pasar, sebanyak 283 saham menguat, 327 melemah, dan 344 stagnan, dengan nilai transaksi mencapai Rp 20,25 triliun dari 27,11 miliar lembar saham dalam 876.900 kali transaksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Faktor Fundamental Perusahaan

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, menilai lonjakan IHSG mencerminkan kinerja fundamental perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Menariknya, penguatan tidak hanya ditopang oleh emiten besar yang masuk indeks LQ45, tetapi juga oleh perusahaan papan tengah yang mencatatkan kinerja kuat.

“Bukan saja menggambarkan kinerja dan fundamental perusahaan besar, tapi yang kuat di situ justru kinerja perusahaan di papan tengah,” kata Mahendra di Jakarta, Kamis (15/8/2025).

Sentimen Ekonomi Makro dan Global

Selain faktor fundamental, Mahendra menambahkan, pasar juga merespons positif perkembangan ekonomi makro dan situasi global yang dinilai mulai memberikan kepastian. Meski belum sepenuhnya stabil, kondisi saat ini lebih baik dibandingkan tiga hingga empat bulan sebelumnya, ketika kekhawatiran pasar masih tinggi.

“Sudah memberikan sedikit lebih kepastian… paling tidak lebih baik daripada sebelumnya,” tambah Mahendra.

Faktor Lain yang Berpotensi Memicu

Selain komentar OJK, ada sejumlah faktor lain yang bisa menjadi penyebab IHSG menembus 8.000:

  • Sentimen politik positif pasca-pidato Presiden Prabowo yang menegaskan arah kebijakan ekonomi dan reformasi BUMN.

  • Kinerja emiten teknologi seperti GOTO yang mencatat EBITDA tertinggi sepanjang sejarah, memberi optimisme pada sektor digital.

  • Penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang meredakan tekanan biaya impor.

  • Aliran dana asing masuk ke pasar modal Indonesia seiring tren penurunan suku bunga global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jalan Panjang IHSG ke Level Selanjutnya

Meski berhasil menembus 8.000, analis pasar menilai pergerakan IHSG ke depan tetap akan dipengaruhi dinamika global seperti kebijakan suku bunga The Fed, harga komoditas, hingga tensi geopolitik. Investor diimbau tetap mencermati rilis data ekonomi dan laporan keuangan emiten.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Tampil di leg kedua, Maarten Paes menjadi kiper utama Ajax menantang Shelbourne FC di Tolka Park, Jumat (14/8/2026) dini hari WIB. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT