GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saham BBCA dan BMRI Kompak Anjlok Pagi Ini, Investor Panik Melepas Saham Perbankan

Saham BBCA dan BMRI anjlok pagi ini hingga mendekati 3%. Investor panik melepas saham perbankan di tengah gejolak politik dan aksi demo.
Senin, 1 September 2025 - 10:26 WIB
Ilustrasi saham BBCA.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Saham perbankan berguguran pada awal perdagangan Senin pagi (1/9/2025), dengan fokus utama pada saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang kompak anjlok signifikan. Kedua saham perbankan raksasa ini menjadi sorotan lantaran aksi jual besar-besaran yang dilakukan investor sejak pembukaan bursa.

Berdasarkan data Bloomberg, saham BBCA melemah 1,55% atau turun 125 poin ke level Rp7.950 per saham pada pukul 09.30 WIB. Sementara itu, saham BMRI anjlok lebih dalam, terkoreksi 2,96% atau turun 140 poin ke level Rp4.590 per saham.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya dua bank besar tersebut, saham-saham bank pelat merah lain juga tertekan. Saham PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI) melemah 2,74% ke Rp4.250 per saham, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) turun 2,22% ke Rp3.960, dan PT Bank Tabungan Negara Tbk. (BBTN) jatuh 1,92% ke Rp1.275 per saham. Kondisi ini mencerminkan tekanan masif yang melanda sektor perbankan di awal pekan.

Menurut Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), David Kurniawan, pelemahan saham bank besar terjadi bukan semata faktor teknikal, melainkan dipicu oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Dari luar negeri, investor sedang mencermati ketidakpastian arah kebijakan The Federal Reserve (The Fed) setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan berupaya memecat Gubernur The Fed. Hal ini membuat pasar khawatir akan independensi bank sentral AS.

“Arus dana asing yang sebelumnya sempat masuk justru berbalik arah karena investor global berhati-hati. Apalagi harga emas spot melonjak hingga menyentuh US$3.448,5 per troy ounce, rekor tertinggi sepanjang sejarah, yang menunjukkan pergeseran minat investor ke aset safe haven,” jelas David dalam keterangan tertulis, Senin (1/9/2025).

Dari dalam negeri, sentimen gejolak politik dan aksi unjuk rasa mahasiswa serta pekerja turut memperburuk suasana pasar. Aksi demonstrasi terkait isu gaji DPR, dana pendidikan, dan program makan sekolah dinilai memicu kepanikan investor. Kondisi ini membuat investor ritel maupun asing lebih memilih melepas saham sektor perbankan, terutama BBCA dan BMRI yang selama ini menjadi tulang punggung indeks.

“Demonstrasi yang meluas menjadi faktor dominan pelemahan hari ini. Investor melihat risiko politik bisa mengganggu stabilitas ekonomi. Akibatnya, saham-saham bank unggulan dilepas, yang berimbas langsung pada kejatuhan BBCA dan BMRI,” ungkap David.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, beberapa analis percaya tekanan ini bisa bersifat jangka pendek. Bank Indonesia (BI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) disebut perlu mengambil langkah stabilisasi agar pelemahan tidak semakin dalam. Investor juga masih menunggu respons pemerintah terhadap dinamika politik dan aksi massa yang berkembang.

Dalam situasi seperti ini, pelaku pasar diminta berhati-hati dan mempertimbangkan strategi defensif. Saham-saham perbankan besar seperti BBCA dan BMRI diprediksi masih akan menghadapi tekanan dalam beberapa hari ke depan hingga ketidakpastian politik mereda. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT