GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fokus Ketahanan Pangan dan Energi Nasional, Pemerintah dan Swasta Soroti Pentingnya Teknologi Geospasial di BarraSphere 2025

Barraslogi mempertemukan pemerintah, swasta, dan akademisi untuk menunjukkan bagaimana teknologi geospasial bisa menjadi solusi kunci dalam mewujudkan ketahanan pangan dan energi.
Senin, 15 September 2025 - 18:11 WIB
Direktur Inventarisasi dan Pemantauan Sumber Daya Hutan Kemenhut, Agus Budi Santosa, saat berbicara soal teknologi geospasial di BarraSphere 2025.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Teknologi geospasial saat ini semakin mendapat perhatian besar untuk mendukung ketahanan pangan dan energi nasional.

PT Barrakusuma Spatial Teknologi (Barraslogi) resmi menggelar konferensi dan talkshow geospasial bertajuk BarraSphere 2025 yang menjadi ruang dialog lintas sektor untuk membahas peran teknologi spasial dalam pembangunan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengusung tema “The New Face of Geospatial With Integrated Automation: Economic Strengthening in Advancing Food and Energy Resilience”, acara ini berlangsung di Hotel Intercontinental Jakarta, Senin (16/9/2025).

Forum ini menghadirkan jajaran penting dari kementerian, pemerintah daerah, BUMN, sektor swasta, hingga kalangan akademisi.

Momentum ini menjadi langkah strategis Barraslogi untuk menunjukkan bagaimana teknologi geospasial tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga menjadi solusi kunci dalam mewujudkan ketahanan pangan, energi, serta pembangunan nasional yang berdaya saing.

Presiden Direktur Barraslogi, Nikma Fista Safrina, menekankan pentingnya integrasi data spasial dalam kerangka Indonesia Emas 2045.

“Melalui integrasi data spasial dan otomasi, kami ingin memperlihatkan bahwa geospasial berperan penting dalam memastikan keberlanjutan dan stabilitas pembangunan menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Direktur Pembinaan Program Mineral dan Batubara Dr. Julian Ambassadur Shiddiq menyoroti pentingnya hilirisasi untuk mencapai kemandirian energi.

Kementerian Kehutanan melalui Dr. R. Agus Budi Santosa, Direktur Inventarisasi dan Pemantauan Sumber Daya Hutan, memaparkan strategi pemulihan lahan hutan terdegradasi sebagai penopang ketahanan pangan dan energi.

Dari daerah, Sekretaris Daerah Kabupaten Badung, Bali, Dr. Ir. Ida Bagus Surya Suamba, membagikan pengalaman integrasi data spasial untuk perencanaan pembangunan berkelanjutan.

Sementara itu, sektor pertambangan diwakili PT Bukit Asam Tbk lewat Kepala Divisi Perencanaan Septyo Cholidie, yang menekankan pentingnya solusi digital dan otomatisasi dalam operasi tambang.

Perum Perhutani juga turut hadir melalui Kepala Departemen Pengembangan dan Teknologi IT, Prasetyo Herlambang.

Ia menegaskan strategi penguatan daya saing kehutanan berkelanjutan lewat manajemen aset, traceability, serta inovasi geospasial.

Dari sektor swasta global, Synspective Inc. melalui Nimas Anggarini memaparkan pemanfaatan citra radar (SAR) untuk mendukung pemantauan pertanian, energi, hingga mitigasi bencana. Kehadiran perspektif global ini memperluas wawasan mengenai penerapan teknologi geospasial di berbagai sektor strategis.

Diskusi dalam forum ini dipandu oleh Fabian Surya Pramudya, S.T., M.T., Ph.D., PJS Ketua Program Studi Matematika dan Statistika School of Computer Science Universitas Bina Nusantara (BINUS).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peran akademisi sebagai moderator diharapkan mampu menjembatani kebijakan, riset ilmiah, dan kebutuhan industri dalam satu ruang diskusi produktif.

BarraSphere 2025 menjadi wadah penting untuk mempertemukan pemerintah, industri, dan akademisi dalam membangun kolaborasi strategis dan mempercepat adopsi teknologi geospasial. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Personel Gabungan Beri Pengamanan di 165 Vihara Saat Perayaan Imlek 2026

Ribuan Personel Gabungan Beri Pengamanan di 165 Vihara Saat Perayaan Imlek 2026

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan sebanyak 1.919 personel gabungan dilibatkan dalam pengamanan ini.
133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

Pemerintah siapkan 133 titik rukyatul hilal di Indonesia untuk menentukan 1 Ramadhan 1447 H melalui observasi ilmiah dan sidang isbat nasional.
Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Dapat gelar sebagai MVP di pertandingan Liga Thailand, kiper Ratchaburi FC Kampol Pathomakkakul mendadak singgung Persib Bandung jelang leg kedua ACL Elite Two.
Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Kisah perempuan Malaysia hidup susah selama nyaris dua dekade, tepatnya 18 tahun, usai menikah dengan pria warga Indonesia (WNI) di Lombok menjadi viral.
Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal tes pramusim MotoGP 2026, di mana pekan ini akan menjadi percobaan terakhir Marc Marquez dan kawan-kawan sebelum tampil di seri pembuka kelas premier.
Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Reisinger menyoroti bahwa benua tersebut kini menempatkan keamanan siber sebagai fondasi strategis dalam mempertahankan stabilitas geopolitik.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT