News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerintah Serap Dana Rp2,01 Triliun Dari Lelang 6 Seri Surat Berharga Syariah Negara

Pemerintah menyerap dana Rp2,01 triliun dari lelang enam seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) alias sukuk negara pada 19 April 2022 dari total penawaran masuk sebesar Rp7,53 triliun. Adapun keenam seri yang dilelang melalui sistem lelang Bank Indonesia (BI) tersebut adalah SPNS04102022, PBS031, PBS032, PBS030, PBS029, dan PBS033.
Selasa, 19 April 2022 - 23:33 WIB
Pemerintah serap dana Rp2,01 triliun dari lelang sukuk negara
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOne

Pemerintah menyerap dana Rp2,01 triliun dari lelang enam seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) alias sukuk negara pada 19 April 2022 dari total penawaran masuk sebesar Rp7,53 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun keenam seri yang dilelang melalui sistem lelang Bank Indonesia (BI) tersebut adalah SPNS04102022, PBS031, PBS032, PBS030, PBS029, dan PBS033.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa, memerinci jumlah nominal tertinggi dimenangkan dari seri PBS031 yang sebesar Rp1,55 triliun.

Penawaran masuk untuk seri tersebut tercatat Rp2,67 triliun atau juga merupakan yang terbesar di antara seri lainnya, sehingga ditetapkan imbal hasil atau yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 4,83327 persen dengan bid to cover ratio 1,73 kali.

Selanjutnya, penyerapan dana tertinggi berasal dari PBS029 yakni Rp200 miliar dari penawaran masuk Rp2,55 triliun, sehingga bid to cover ratio tercatat 12,79 kali dengan yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,65571 persen.

Pemerintah juga meraup dana yang cukup banyak dari seri PBS032 yaitu sebesar Rp150 miliar dan tercatat penawaran masuk Rp332 miliar, sehingga bid to cover ratio mencapai 2,21 kali dengan yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan 5,17866 persen.

Dari seri PBS033, diserap dana Rp100 miliar dari penawaran masuk Rp1,23 triliun, sehingga bid to cover ratio tercatat mencapai 12,39 kali dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,88546 persen.

Kemudian terdapat pula dana yang diraup dari PBS030 dan merupakan yang terkecil, yakni Rp10 miliar dari jumlah penawaran masuk Rp379 miliar, sehingga bid to cover ratio tercatat mencapai 37,9 kali dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,05 persen.

Sementara itu, pemerintah memilih tak menyerap dana dari penawaran masuk SPNS04102022 yang sebesar Rp351 miliar.

Sebelumnya, pemerintah menetapkan target indikatif untuk lelang SBSN kali ini adalah Rp9 triliun, tetapi karena hasil lelang belum memenuhi target, pemerintah akan melaksanakan lelang SBSN tambahan atau Green Shoe Option pada hari Rabu, 20 April 2022 pukul 09.00-10.00 WIB.

Namun, hanya terdapat lima seri sukuk yang akan kembali dilelang yakni PBS031, PBS032, PBS030, PBS029, dan PBS033, masing-masing dengan yield rata-rata tertimbang sesuai dengan yang telah ditetapkan pada hasil lelang utama.

Seri PBS031 memiliki imbalan sebesar 4,0 persen, kemudian PBS032 sebesar 4,875 persen, PBS030 sebesar 5,875 persen, PBS029 sebesar 6,375 persen, dan PBS033 sebesar 6,75 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaksanaan lelang tambahan dapat diikuti oleh BI, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan/atau dealer utama yang menyampaikan penawaran pembelian dalam lelang SBSN tanggal 19 April 2022.

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Usut Sosok-Sosok yang Diduga Ikut Kegiatan Ridwan Kamil di Luar Negeri saat Masih Jadi Gubernur Jawa Barat, Jubir KPK: Benar Dibutuhkan atau Tidak?

KPK Usut Sosok-Sosok yang Diduga Ikut Kegiatan Ridwan Kamil di Luar Negeri saat Masih Jadi Gubernur Jawa Barat, Jubir KPK: Benar Dibutuhkan atau Tidak?

KPK akan mengusut sosok-sosok yang diduga ikut kegiatan Ridwan Kamil (RK) di luar negeri saat dia menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, yakni pada periode 2018–2023.
Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Ana/Trias Menang, Indonesia 1-1 Hong Kong

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Ana/Trias Menang, Indonesia 1-1 Hong Kong

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari berhasil meraih kemenangan pertama sehingga Indonesia menyamakan kedudukan menjaid 1-1 dari Hong Kong.
Sambut Perayaan Imlek dengan Pertunjukan Seni Budaya dan Bazar Kuliner Khas Cina

Sambut Perayaan Imlek dengan Pertunjukan Seni Budaya dan Bazar Kuliner Khas Cina

Menyambut perayaan tahun baru Cina atau Imlek, sebuah sekolah di kawasan Surabaya Timur menggelar kegiatan seni budaya dan bazar kuliner khas Cina.
Duka Mendalam Siswa SD Bunuh Diri di NTT, Keluarga Dapat Trauma Healing hingga Bantuan

Duka Mendalam Siswa SD Bunuh Diri di NTT, Keluarga Dapat Trauma Healing hingga Bantuan

Pascakejadian tersebut, Polda NTT mengirim tim konselor psikologi untuk memberikan trauma healing serta menyalurkan bantuan kepada keluarga korban.
Bakal Nyusul Main di Liga Indonesia? 3 Pemain Timnas Ini Jadi Sorotan

Bakal Nyusul Main di Liga Indonesia? 3 Pemain Timnas Ini Jadi Sorotan

"Gelombang mudik" pemain naturalisasi Timnas Indonesia ke kompetisi Super League diprediksi masih akan berlanjut. Setelah Shayne Pattynama dan Dion Markx lebih
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT