GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jawaban Menohok Purbaya ke Hotman Paris yang Protes Bunga Deposito Turun: Dia Rugi Katanya, Memang Itu Tujuan Saya

Menkeu Purbaya menjawab kritik Hotman Paris terkait kebijakan menempatkan dana Rp200 triliun di perbankan sebagai bagian dari kebijakan penguatan likuiditas.
Senin, 22 September 2025 - 17:30 WIB
Kolase Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dan Pengacara Hotman Paris Hutapea.
Sumber :
  • IG Menkeu RI/Hotman Paris

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons protes yang sempat dilayangkan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea terkait penurunan bunga deposito.

Kritik itu tak lain mengenai kebijakan Menkeu Purbaya yang menempatkan dana Rp200 triliun di perbankan sebagai bagian dari kebijakan penguatan likuiditas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam Konferensi Pers APBN KITA pada Senin (22/9/2025), Purbaya menjelaskan bahwa penempatan dana jumbo itu mulai menunjukkan hasil nyata, terutama dengan turunnya biaya dana atau cost of fund di industri perbankan.

Pemerintah menilai, langkah ini akan menciptakan iklim yang lebih sehat bagi perbankan sekaligus memberi manfaat langsung bagi perekonomian nasional.

Menkeu menegaskan, tujuan utama kebijakan ini bukan sekadar menaruh dana di bank, melainkan mendorong pertumbuhan konsumsi dan investasi. Dengan begitu, perputaran ekonomi di Tanah Air dapat bergerak lebih cepat dan stabil.

Menurutnya, dana Rp200 triliun tersebut ditempatkan di bank Himbara dengan bunga rendah dalam tenor enam bulan dan dapat diperpanjang.

"Ini penempatan kas negara dengan bunga rendah, jadi bukan saya taruh dalam bentuk program pembangunan ataupun earmark satu tujuan tertentu. Ini bunganya 80 persen dari bunga acuan BI dan tidak boleh digunakan untuk pembelian SBN. Dan tenor 6 bulan ini dapat diperpanjang, sehingga nggak ada tenornya sebetulnya itu," jelas Purbaya.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Konferensi Pers APBN KITA di Kemenkeu, Senin (22/9/2025).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Konferensi Pers APBN KITA di Kemenkeu, Senin (22/9/2025).
Sumber :
  • Kemenkeu RI

 

Ia menambahkan, dampak kebijakan ini sudah dirasakan masyarakat dengan naiknya likuiditas dan cost of fund turun.

Peningkatan likuiditas membuat bank lebih mudah mendapatkan dana dengan biaya yang lebih rendah.

"Si Pak Hotman Paris protes ke saya, waktu dia perpanjang depositonya, bunganya jadi turun. Dia jadi rugi katanya. Memang itu tujuan saya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Biar dia belanja lagi, kalau belanja kan ekonomi jalan. Atau dia bagi-bagi ke orang, ekonomi jalan. Memang itu tujuannya. Jadi, itu merupakan konfirmasi bahwa kebijakan kita mulai jalan," ujar Purbaya.

Ia optimistis penurunan biaya dana perbankan akan berdampak positif pada konsumsi dan investasi. Efek berganda (multiplier effect) diharapkan dapat memperkuat laju pertumbuhan ekonomi nasional.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

John Herdman bisa langsung memanggil tiga pemain keturunan tanpa naturalisasi untuk FIFA Series 2026. Elkan Baggott, Ezra Walian, dan Cyrus Margono siap perkuat Timnas Indonesia?
Sugiono Temui Sekjen PBB, Prabowo Disiapkan Hadir pada Board of Peace di Washington D.C.

Sugiono Temui Sekjen PBB, Prabowo Disiapkan Hadir pada Board of Peace di Washington D.C.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono bertemu langsung Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, di Markas Besar PBB, New York, AS bahas arah perdamaian Timur Tengah
Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Pengamat sepak bola nasional Mohamad Kusnaeni menilai fenomena pemain diaspora yang merapat ke klub-klub Super League Indonesia sebagai proses yang wajar.
DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR mendesak agar akses menuju kolam ikonik Pancuran 13 dikembalikan menjadi gratis demi memulihkan ekonomi warga dan menarik kembali kunjungan wisatawan yang sempat merosot drastis.
Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ressa Rossano disebut mengalami perubahan sikap usai diakui anak kandung oleh Denada.
Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, wonderkid Arsenal berdarah Jakarta, Indonesia yang tengah mencuri perhatian lewat performa gemilang. Simak profilnya hingga peluangnya bela Timnas Indonesia.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT