GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ciri-Ciri Saham Gorengan yang Bikin Purbaya Murka, BEI Diminta Berbenah Sebelum Dapat Insentif

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegur BEI karena masih maraknya saham gorengan di pasar modal. Simak penjelasan ciri-ciri saham gorengan dan bahayanya bagi investor ritel.
Minggu, 12 Oktober 2025 - 13:25 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akui tak takut pada siapapun dalam mengambil kebijakan.
Sumber :
  • YouTube/Investor Daily

Jakarta, tvOnenews.com – Istilah saham gorengan kembali jadi sorotan setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegur jajaran Bursa Efek Indonesia (BEI). Ia menilai, pasar modal Indonesia masih dipenuhi praktik manipulatif yang merugikan investor kecil.

Dalam kunjungannya ke Gedung BEI, Kamis (9/10/2025), Purbaya bahkan menolak memberikan insentif kepada pihak bursa sebelum mereka membereskan saham gorengan yang masih marak di pasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Belum saya kasih (insentif) sebelum dia rapikan kondisi pasar modal kita, di mana banyak yang goreng-goreng tapi santai aja masih lenggang karena investor kecil jadi rugikan,” kata Purbaya, dikutip Minggu (12/10/2025).

Purbaya menyebut, insentif yang diminta BEI bermacam-macam, termasuk insentif pajak. Namun, ia menegaskan pembersihan saham gorengan harus jadi prioritas.

Presiden Jokowi Pernah Ingatkan Soal “Gorengan”

Peringatan serupa pernah disampaikan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2023 lalu. Saat itu, Jokowi menyinggung skandal konglomerat India Gautam Adani yang kehilangan sekitar US$120 miliar atau Rp1.800 triliun akibat praktik manipulasi saham.

“Hati-hati mengenai ini, jangan sampai ada yang lolos seperti itu, karena (Rp1.800 triliun) itu gorengan. Akibatnya seperempat PDB India hilang,” ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harus memperkuat pengawasan agar kejadian serupa tidak terjadi di Indonesia.

Apa Itu Saham Gorengan?

Saham gorengan adalah saham yang pergerakan harganya dimanipulasi oleh pihak tertentu — biasanya disebut bandar — untuk menciptakan ilusi kenaikan cepat. Setelah investor ritel tertarik membeli, harga akan dijual tinggi sehingga investor kecil merugi.

Praktik ini dikenal juga sebagai cornering atau pembentukan harga semu. Aksi seperti ini dilarang dalam Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, khususnya Pasal 91, 92, dan 93, yang menegaskan larangan manipulasi pasar dan perdagangan orang dalam.

Ciri-Ciri Saham Gorengan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Agar investor tak terjebak, berikut beberapa ciri khas saham gorengan yang perlu diwaspadai:

  1. Kenaikan harga tidak wajar.
    Harga saham bisa naik ratusan persen dalam waktu singkat tanpa didukung kinerja fundamental perusahaan.

  2. Kapitalisasi kecil.
    Biasanya berasal dari perusahaan kecil dengan jumlah saham beredar terbatas, sehingga mudah digerakkan bandar.

  3. Frekuensi transaksi mendadak tinggi.
    Volume perdagangan tiba-tiba melonjak padahal sebelumnya sepi. Ini sering jadi tanda permainan harga.

  4. Berita positif tidak seimbang dengan kondisi keuangan.
    Ada isu atau rumor positif yang sengaja dihembuskan untuk menarik minat investor, meski laporan keuangan perusahaan biasa saja.

  5. Likuiditas rendah.
    Setelah “digoreng” dan harga tinggi, saham kembali sepi peminat karena bandar sudah keluar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Respons Tegas Menteri Agama soal Kasus Pelecehan di Ponpes Ndolo Kusumo, Nasaruddin Umar: Tidak Ada Toleransi

Respons Tegas Menteri Agama soal Kasus Pelecehan di Ponpes Ndolo Kusumo, Nasaruddin Umar: Tidak Ada Toleransi

Tengah heboh kasus dugaan pelecehan seksual di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo. Menteri Agama beri respons tegas
Dikenal sebagai Penyayang Binatang, Dedi Mulyadi Berkelakar Siap Tampung Jika Ada Kelebihan Populasi Satwa di Istana Cipanas

Dikenal sebagai Penyayang Binatang, Dedi Mulyadi Berkelakar Siap Tampung Jika Ada Kelebihan Populasi Satwa di Istana Cipanas

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dikenal sebagai sosok penyayang binatang. 
Tak Hanya Tumbangkan Khamzat Chimaev, Sean Strickland Juga Cetak Rekor Baru di UFC 328

Tak Hanya Tumbangkan Khamzat Chimaev, Sean Strickland Juga Cetak Rekor Baru di UFC 328

Sean Strickland tampil dominan saat menaklukkan Khamzat Chimaev di UFC 328, sekaligus merebut kembali sabuk juara kelas menengah. Tak hanya itu, rekor baru.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Bukan Sekadar Brace ke Gawang Persija: Adam Alis Buktikan Keputusan Gabung Persib Bandung Tak Salah

Bukan Sekadar Brace ke Gawang Persija: Adam Alis Buktikan Keputusan Gabung Persib Bandung Tak Salah

Brace ke gawang Persija Jakarta tak hanya memastikan kemenangan Persib Bandung, tetapi juga menjadi pembuktian Adam Alis atas keputusan besar dalam kariernya.
Dipicu Dendam Keluarga, Perempuan di Bandung Tewas Ditusuk Mantan Kakak Ipar

Dipicu Dendam Keluarga, Perempuan di Bandung Tewas Ditusuk Mantan Kakak Ipar

Seorang perempuan bernama Nanda Tritami meninggal dunia setelah menjadi korban penusukan oleh mantan kakak iparnya berinisial CMM. 

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT