News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Emas Dunia Tembus Rekor, Emas Antam Sentuh Rp2,48 Juta/Gram: Analis Prediksi Bisa Melejit Dua Kali Lipat!

Harga emas dunia dan Antam sama-sama tembus rekor. Analis JPMorgan proyeksi emas bisa capai US$10.000 per ons, berpotensi naik 140% hingga 2026.
Jumat, 17 Oktober 2025 - 11:10 WIB
Saat Harga Emas Dunia Cetak Rekor Tertingginya, Harga Emas Antam Stagnan di Rp1,42 juta per gram, Ternyata Ini Penyebabnya...
Sumber :
  • Antara Foto

Jakarta, tvOnenews.com – Harga emas dunia kembali mencetak rekor baru dan belum menunjukkan tanda-tanda berhenti. Kenaikan tajam ini turut menyeret harga emas Antam di Indonesia ke level tertinggi sepanjang sejarah.

Berdasarkan data dari laman Logam Mulia, harga emas Antam hari ini, Jumat (17/10/2025), naik Rp78.000 menjadi Rp2.485.000 per gram dari posisi sebelumnya Rp2.407.000 per gram. Adapun harga buyback (jual kembali) juga meroket ke level Rp2.334.000 per gram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kenaikan ini melanjutkan tren positif sejak 11 Oktober 2025. Harga emas kini dijual mulai dari ukuran 0,5 gram hingga 1 kilogram, dengan potongan pajak sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017.

Rekor Baru Emas Dunia dan Prediksi Mencapai US$10.000 per Ons

Kenaikan harga emas global turut didorong oleh sentimen ekonomi global yang melemah, inflasi tinggi, dan kebijakan moneter longgar.

CEO JPMorgan Chase & Co, Jamie Dimon, secara mengejutkan menyatakan bahwa harga emas berpotensi melonjak hingga US$10.000 per ons troy dalam dua tahun ke depan.

“Saya bukan pembeli emas, tapi dalam kondisi seperti ini, emas bisa dengan mudah naik ke US$5.000 atau bahkan US$10.000 per ons,” ujar Dimon dalam konferensi Fortune’s Most Powerful Women di Washington, dikutip Kitco News (15/10).

Pernyataan Dimon dianggap mengejutkan karena selama ini ia bukan pendukung emas. Namun, dengan inflasi AS yang masih tinggi, defisit fiskal yang melebar, dan suku bunga riil yang menurun, logam mulia kini kembali menjadi instrumen safe haven utama bagi investor global.

Analis: Emas Masih Akan Outperform Hingga 2026

Pandangan bullish juga disampaikan oleh Grace Peters, Global Head of Investment Strategy JPMorgan. Ia menyebut emas akan tetap menjadi aset unggulan hingga 2026, didukung oleh pembelian besar-besaran bank sentral negara berkembang serta permintaan kuat dari ETF emas dan sektor industri.

“Target kami sebelumnya di US$3.500 sudah terlampaui. Kini target realistis berada di atas US$4.000 per ons, dengan prospek bullish jangka panjang,” jelas Peters.

Sementara itu, David Kelly, analis JPMorgan Asset Management, memprediksi The Fed akan memangkas suku bunga hingga 125 basis poin sampai 2026, yang berpotensi menekan dolar AS dan mendorong harga emas lebih tinggi.

“Jika defisit membengkak dan dolar melemah, investor akan kembali melirik emas dan aset alternatif lainnya,” kata Kelly.

Dampaknya ke Indonesia: Emas Bisa Tembus Rp5,7 Juta/Gram

Jika skenario ekstrem Jamie Dimon benar terjadi, di mana harga emas dunia mencapai US$10.000 per ons, maka harga emas dalam negeri berpotensi menembus Rp5,5 juta–Rp5,8 juta per gram.
Dengan kurs Rp16.577 per dolar AS, kenaikan itu berarti lonjakan hingga 140% dari posisi Oktober 2025.

Menurut simulasi Bareksa, potensi kenaikan masing-masing platform adalah:

  • Antam: Rp2,407 juta → Rp5,784 juta/gram (+140%)

  • Pegadaian: Rp2,334 juta → Rp5,611 juta/gram (+140%)

  • Treasury & Indogold: naik di kisaran 20%–140% tergantung level spot global

Kenaikan ini tidak hanya dipicu pelemahan dolar, tapi juga pembelian emas besar-besaran oleh bank sentral, serta ketidakpastian geopolitik global yang terus meningkat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momentum Emas Sebagai Aset Pelindung

Para analis menyarankan investor untuk mulai akumulasi bertahap (dollar cost averaging) dan menyisihkan 15–20% portofolio di logam mulia, baik fisik maupun digital.
Dengan tren suku bunga global menurun dan defisit AS melebar, emas dinilai akan tetap menjadi aset unggulan di tengah ketidakpastian ekonomi dunia. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Torehan Epik Lionel Messi Usai Hattrick di Piala Dunia 2026, Nomor 3 Samai Rekor Legenda Jerman

5 Torehan Epik Lionel Messi Usai Hattrick di Piala Dunia 2026, Nomor 3 Samai Rekor Legenda Jerman

Lionel Messi tengah menjadi sorotan dunia usai mencetak hattrick saat melawan Aljazair di laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026. Simak 5 rekor bersejarahnya.
Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Resmi Jadi Raja Gol Timnas Prancis, Lampui Rekor Olivier Giroud

Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Resmi Jadi Raja Gol Timnas Prancis, Lampui Rekor Olivier Giroud

Kylian Mbappe kembali mencatatkan rekor impresif bersama Timnas Prancis di Piala Dunia 2026. Pencapaian ini juga membuat pemain berjuluk 'Donatello' itu melampui rekor milik Olivier Giroud.
BGN Bakal Berikan Insentif Sesuai dengan Kinerja Dapur MBG, Begini Penjelasannya!

BGN Bakal Berikan Insentif Sesuai dengan Kinerja Dapur MBG, Begini Penjelasannya!

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Qodari menegaskan nantinya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) akan dievaluasi
Lionel Messi Resmi Samai Rekor Gol Terbanyak Piala Dunia usai Cetak Hattrick ke Gawang Aljazair

Lionel Messi Resmi Samai Rekor Gol Terbanyak Piala Dunia usai Cetak Hattrick ke Gawang Aljazair

Megabintang Argentina, Lionel Messi resmi menyamai rekor gol terbanyak di Piala Dunia. Hal itu tercipta usia dirinya mencetak tiga gol atau hattrick ke gawang Aljazair.
Ruben Onsu Tengah Siapkan Gugatan Hak Asuh Anak, Ini Penjelasan Kuasa Hukumnya

Ruben Onsu Tengah Siapkan Gugatan Hak Asuh Anak, Ini Penjelasan Kuasa Hukumnya

Kuasa hukum Ruben Onsu ungkap pihaknya tengah persiapkan gugatan hak asuh anak, tegaskan keinginan utama bukan nafkah tapi quality time bersama anak.
Kasus Dugaan Pelecehan pada Santri Viral, Oknum Kiai dari Ponpes di Malang Ditangkap Polisi

Kasus Dugaan Pelecehan pada Santri Viral, Oknum Kiai dari Ponpes di Malang Ditangkap Polisi

Lagi ramai kabar adanya dugaan pelecehan yang terjadi di Pondok Pesantren di Malang. Terduga pelaku disebut pengurus Ponpes yang disapa Kiai.

Trending

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Pemerintah melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 571 Tahun 2026 resmi menetapkan Bulan Wakaf Nasional.
Hasil Piala Dunia 2026: Erling Haaland Bersinar, Norwegia Hajar Irak

Hasil Piala Dunia 2026: Erling Haaland Bersinar, Norwegia Hajar Irak

Timnas Norwegia meraih kemenangan meyakinkan atas Irak di Piala Dunia 2026. Erling Haaland pun menjadi bintang dalam pertandingan kali ini.
Link Live Streaming Argentina vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Lionel Messi Cetak Rekor Bersama Albiceleste

Link Live Streaming Argentina vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Lionel Messi Cetak Rekor Bersama Albiceleste

Link live streaming Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Aljazair, di mana Lionel Messi bakal mencetak rekor bersejarah bersama Albiceleste.
Terduga Pelaku Pemalakan di Senen Jakarta Pusat yang Videonya Viral Berhasil Diringkus, Ternyata Positif Sabu

Terduga Pelaku Pemalakan di Senen Jakarta Pusat yang Videonya Viral Berhasil Diringkus, Ternyata Positif Sabu

Terduga pelaku pemalakan berinisial YM (43) di depan Kantor Pegadaian, Jalan Kramat Raya, Kelurahan Kenari, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat akhirnya berhasil diringkus. 
Jadwal Lengkap AVC Men's Cup 2026: Timnas Voli Indonesia Langsung Lawan Korea Selatan

Jadwal Lengkap AVC Men's Cup 2026: Timnas Voli Indonesia Langsung Lawan Korea Selatan

Jadwal lengkap AVC Men's Cup 2026, di mana Timnas Voli Indonesia akan langsung berhadapan dengan Korea Selatan.
Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan yang dijalankan oleh pemerintahan era Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT