News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

OJK Tanggapi Tegas Menkeu Purbaya Soal Saham Gorengan: Kami Perkuat Pengawasan dan Siap Tindak Manipulator Pasar

OJK menegaskan akan memperkuat pengawasan dan menindak tegas praktik saham gorengan, menanggapi sorotan Menkeu Purbaya soal manipulasi di pasar modal Indonesia.
Sabtu, 18 Oktober 2025 - 08:45 WIB
Gedung OJK.
Sumber :
  • Viva

Jakarta, tvOnenews.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akhirnya buka suara menanggapi pernyataan keras Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang menyoroti praktik saham gorengan di pasar modal Indonesia. 

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga transaksi pasar modal agar tetap wajar, teratur, dan efisien.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sejalan dengan pesan Menteri Keuangan, penting bagi kami menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pasar modal dengan memastikan seluruh transaksi berjalan wajar dan efisien,” ujar Inarno dalam acara di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (17/10).

Menurutnya, praktik manipulatif seperti saham gorengan tidak hanya merugikan investor, tetapi juga dapat merusak citra pasar modal Indonesia di mata publik dan pelaku global. Oleh sebab itu, OJK memastikan akan memperketat fungsi pengawasan dan penegakan hukum.

“Kami meningkatkan sinergi dengan penyelenggara pasar modal atau self-regulatory organization (SRO) dan aparat penegak hukum. Koordinasi ini penting untuk menegakkan disiplin pasar, memberantas praktik manipulatif, dan memberikan perlindungan optimal bagi investor,” tegasnya.

Respons atas Peringatan Menkeu Purbaya

Sebelumnya, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti keras maraknya praktik saham gorengan di bursa Indonesia. Ia bahkan berharap dalam waktu setahun ke depan, para pelaku manipulasi pasar tersebut bisa dijatuhi sanksi tegas baik oleh OJK maupun Bursa Efek Indonesia.

“Saya berharap dalam setahun akan banyak penggoreng saham yang dihukum, baik oleh BEI maupun OJK,” ujar Purbaya dalam acara Media Gathering Kemenkeu 2025 di Bogor, Jumat (10/10).

Purbaya menyebut, ia cukup mengenal para pelaku yang diduga memainkan harga saham dengan cara tidak wajar. Ia juga mengaku menerima sejumlah laporan langsung terkait praktik ini.

“Saya bisa lihat saham digoreng, saya juga tahu siapa saja yang ikut. Ini bukan market maker, tapi yang ikut goreng-goreng itu,” katanya.

Sudah Lama Terjadi, Kini Harus Dibersihkan

Menkeu Purbaya menyebut bahwa praktik saham gorengan bukan hal baru di pasar modal Indonesia. Fenomena ini bahkan sudah berlangsung selama puluhan tahun dan sempat membuat perusahaan sekuritas pelat merah seperti Danareksa hampir bangkrut.

“Dulu saya bekerja di Danareksa, dan perusahaan hampir bangkrut karena terjebak oleh penggoreng saham. Ini sudah terjadi puluhan tahun, tapi sedikit sekali yang benar-benar dihukum,” ungkapnya.

Ia menilai, jika praktik tersebut tidak segera diberantas, maka generasi muda—yang kini mendominasi sekitar 50 persen investor di bursa—bisa kehilangan kepercayaan dan meninggalkan pasar modal.

“Kalau investor muda hilang, pasar modal kita tidak bisa berkembang. Tapi kalau dibersihkan, mereka akan percaya bahwa pasar saham itu adil dan transparan,” tegasnya.

OJK dan BEI Diminta Tindak Tegas

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi hal tersebut, OJK menegaskan akan memperkuat langkah pengawasan, menindak setiap bentuk pelanggaran, dan memastikan pasar modal Indonesia tetap menjadi tempat investasi yang sehat dan terpercaya.

Dengan kolaborasi antara OJK, BEI, dan aparat penegak hukum, pemerintah berharap ke depan pasar modal Indonesia bebas dari manipulasi harga, serta mampu menarik lebih banyak investor ritel maupun institusi yang percaya pada keadilan dan transparansi bursa. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bibi Yuvita Minta Taufik Hidayat Dihukum Seberat-beratnya: Siksa Dulu Kalau Boleh

Bibi Yuvita Minta Taufik Hidayat Dihukum Seberat-beratnya: Siksa Dulu Kalau Boleh

Bibi Yuvita ungkap keinginan menyiksa Taufik Hidayat sebelum dihukum. Yuvita kini masih dirawat intensif di RS Hasan Sadikin Bandung pasca penyekapan.
Francesco Bagnaia Jadi Pembalap Tersukses Ducati Usai Akhiri Era Keemasan Bersama Tim Pabrikan Italia

Francesco Bagnaia Jadi Pembalap Tersukses Ducati Usai Akhiri Era Keemasan Bersama Tim Pabrikan Italia

Francesco Bagnaia resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Ducati Lenovo Team mulai MotoGP 2027. Keputusan tersebut membuat dirinya menjadi pembalap tersukses dalam sejarah tim pabrikan Ducati di ajang kelas premier.
Diguncang Gempa Besar, Venezuela Tetapkan Darurat Nasional

Diguncang Gempa Besar, Venezuela Tetapkan Darurat Nasional

Pelaksana Tugas (Plt.) Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez menetapkan status darurat nasional menyusul guncangan gempa bumi kuat yang melanda negara tersebut.
Prabowo Siapkan Wajah Baru GBK, Danantara Ditugaskan Rancang Kawasan Pasca Hotel Sultan

Prabowo Siapkan Wajah Baru GBK, Danantara Ditugaskan Rancang Kawasan Pasca Hotel Sultan

Pemerintah mulai menyiapkan babak baru kawasan Gelora Bung Karno (GBK) setelah proses pengosongan Hotel Sultan berjalan.
Penyelundupan Narkoba Dicampur Beras India Terungkap

Penyelundupan Narkoba Dicampur Beras India Terungkap

Penyelundupan narkotika jenis etomidate dan ekstasi yang disamarkan dalam kemasan beras basmati asal India diungkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.
Bukan Kekerasan Fisik, Mantan Istri Akui Taufik Hidayat selalu Beri Ancaman Jika Tidak Dituruti Maunya

Bukan Kekerasan Fisik, Mantan Istri Akui Taufik Hidayat selalu Beri Ancaman Jika Tidak Dituruti Maunya

Taufik Hidayat yang kini ditahan Polda Jabar, ternyata punya kemampuan dalam ucapannya. Bisa meyakinkan orang, itu diungkap mantan istri Taufik.

Trending

Awal Mula Kasus Penyekapan Wanita di Bandung Mencuat, Berujung Terduga Pelaku Taufik Hidayat Kena Pasal Berlapis

Awal Mula Kasus Penyekapan Wanita di Bandung Mencuat, Berujung Terduga Pelaku Taufik Hidayat Kena Pasal Berlapis

Simak penjelasan lengkap, mengapa kasus penyekapan dilakukan terduga pelaku Taufik Hidayat muncul dan viral di media sosial. Kini korbannya dirawat di RSHS
Legenda Hyundai Hillstate Blak-blakan soal Megawati Hangestri, Sudah Yakin 'Wajah' Tim Bakal Berubah Total

Legenda Hyundai Hillstate Blak-blakan soal Megawati Hangestri, Sudah Yakin 'Wajah' Tim Bakal Berubah Total

Kehadiran Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate ternyata sudah menciptakan dampak besar meski sang pemain belum main satu laga pun. Legenda klub beri reaksi.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 26 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 26 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Tanggal 26 Juni 2026 diprediksi membawa energi positif dalam sektor keuangan bagi sejumlah zodiak. Berikut 6 zodiak yang paling bercuan deras di hari tersebut.
Jumat Berkah, 4 Shio Paling Hoki pada 26 Juni 2026: Naga dan Ular Paling Untung

Jumat Berkah, 4 Shio Paling Hoki pada 26 Juni 2026: Naga dan Ular Paling Untung

Ramalan keuangan shio 26 Juni 2026 untuk 12 shio sudah hadir. Cek shiomu sekarang, siapa yang dapat rezeki di penghujung pekan dan siapa yang harus tahan diri dulu!
Pernah Kabulkan Jadi Tahanan Rumah, Kini KPK Bantarkan Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil

Pernah Kabulkan Jadi Tahanan Rumah, Kini KPK Bantarkan Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tangguhkan penahanan tersangka korupsi kuota haji sekaligus mantan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas.
Ramalan Keuangan Zodiak 26 Juni 2026: Scorpio Paling Untung, Gemini Manfaatkan Kondisi

Ramalan Keuangan Zodiak 26 Juni 2026: Scorpio Paling Untung, Gemini Manfaatkan Kondisi

Ramalan keuangan zodiak 26 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan 12 zodiak. Jumat berkah ini, siapa yang paling untung dan siapa yang harus hati-hati?
Bicara soal Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Wanita di Bandung, Dedi Mulyadi: Akan Peka Ketika Viral, Itu Cermin Lingkungan Abai terhadap Peristiwa

Bicara soal Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Wanita di Bandung, Dedi Mulyadi: Akan Peka Ketika Viral, Itu Cermin Lingkungan Abai terhadap Peristiwa

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kasus penyekapan dan penganiayaan wanita di salah satu tempat kos-kosan di Kabupaten Bandung selama tiga tahun lamanya. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT