News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengentasan Kemiskinan Perlu Alternatif, Ekonom Dorong Pemerintah Perkuat Pembiayaan Ultramikro

Ekonom IEI menyampaikan, pembiayaan ultramikro akan mengisi ceruk ekonomi yang tidak dijangkau oleh sumber pendanaan dengan pendekatan konvesional seperti bank.
Rabu, 29 Oktober 2025 - 16:06 WIB
Ilustrasi kemiskinan ekstrem
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah dirasa perlu mendorong pembiayaan ultramikro lebih masif agar efektif mengentaskan kemiskinan yang menjadi program prioritas Kabinet Merah Putih. 

Chief Economist The Indonesia Economic Intelligence (IEI), Sunarsip, mengatakan kehadiran model pembiayaan ultramikro itu mengisi ceruk ekonomi yang tidak dijangkau oleh sumber pendanaan dengan pendekatan konvesional seperti bank.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fokus lembaga pembiayaan ultramikro memang pada segmen kelompok masyarakat yang unbankable. Ceruk itu, kata dia, selama ini diisi oleh keberadaan rentenir yang justru kerap memberikan dampak negatif kepada masyarakat. 

Peran pembiayaan ultramikro  seperti yang dijalankan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) juga memiliki misi pemberdayaan kepada kelompok bawah tidak sekadar menyalurkan pembiayaan. 

“Terbukti, banyak pelaku ekonomi dari kelompok masyarakat miskin yang kini berhasil ‘mentas’ dari status sebagai keluarga prasejahtera menjadi sejahtera bahkan di atasnya,” kata Sunarsip kepada wartawan, Rabu (29/10/2025).

Sunarsip Chief Economist, The Indonesia Economic Intelligence (IEI)
Sunarsip Chief Economist, The Indonesia Economic Intelligence (IEI)
Sumber :
  • Istimewa

 

Dia memandang lembaga dengan model bisnis seperti PNM perlu didorong agar memiliki lingkup ukuran usaha (size) pembiayaan yang lebih besar.

“Perannya sebagai lembaga pembiayaan ultra mikro yang fokus pada pemberdayaan tetap perlu dan harus dipertahankan. Namun, size-nya harus dinaikkan,” kata ekonom senior tersebut.

Suara senada datang dari Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Eko Listiyanto. Menurut dia, secara umum pembiayaan ultramikro bisa menjadi satu pilihan cara untuk mendorong perbaikan ekonomi kalangan bawah.

Namun, dengan plafon kredit ultramikro yang karena menyesuaikan dengan kemampuan membayar peminjam, menurut Eko, perlu dukungan kebijakan pemerintah di tingkat makro.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kredit ultramikro penting untuk akses mereka yang berada di ekonomi bawah dan belum bankable. Ini sekaligus mendidik mereka lebih bisa mengelola keuangan seiring pertumbuhan usaha mikronya,” kata Eko Listiyanto ketika dihubungi wartawan.

Presiden Prabowo Subianto berulang kali menegaskan komitmennya memutus mata rantai kemiskinan dengan pendekatan holistik. Berbagai kebijakan dan program pun disiapkan. Demi memastikan program tepat sasaran, pemerintah membentuk Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Terganggu Hasil Malaysia, Rizky Ridho Pastikan Timnas Indonesia Siap Tempur Lawan Bangladesh

Tak Terganggu Hasil Malaysia, Rizky Ridho Pastikan Timnas Indonesia Siap Tempur Lawan Bangladesh

Rizky Ridho memastikan Timnas Indonesia siap menghadapi Bangladesh. Skuad Garuda tetap fokus tampil maksimal demi menjaga peluang lolos ke final.
Taklukan Mongolia di Semifinal, Tim MLBB Indonesia Pastikan Satu Tempat di Babak FInal Asian Games 2026

Taklukan Mongolia di Semifinal, Tim MLBB Indonesia Pastikan Satu Tempat di Babak FInal Asian Games 2026

Tim Mobile Legends: Bang Bang Indonesia berhasil mengamankan satu tempat di babak final cabor eSport Asian Games 2026.
Dilema Amorim usai Saelemaekers Absen, 2 Pemain AC Milan Berebut Tempat di Lini Serang: Cisse atau Moreira yang Jadi Pilihan?

Dilema Amorim usai Saelemaekers Absen, 2 Pemain AC Milan Berebut Tempat di Lini Serang: Cisse atau Moreira yang Jadi Pilihan?

AC Milan harus mencari pengganti Alexis Saelemaekers yang absen saat menghadapi Sassuolo. Ruben Amorim kini memiliki dua opsi untuk mengisi posisi tersebut.
H-1 Lawan Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Blak-blakan Soal Kondisi Para Pemain Timnas Indonesia

H-1 Lawan Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Blak-blakan Soal Kondisi Para Pemain Timnas Indonesia

John Herdman mengungkap kondisi Timnas Indonesia jelang menghadapi Bangladesh. Skuad Garuda fokus mematangkan penyelesaian akhir demi tiket final.
Bursa Transfer AC Milan: Rossoneri Tantang Real Madrid Buru Wonderkid Nigeria Owen Emeka

Bursa Transfer AC Milan: Rossoneri Tantang Real Madrid Buru Wonderkid Nigeria Owen Emeka

AC Milan mulai menyusun rencana untuk bursa transfer Januari 2027. Rossoneri bahkan telah mengirim pemandu bakat ke Spanyol untuk memantau sejumlah pemain muda.
DJKI Pangkas Waktu Pengurusan Merek dan Desain Industri Jadi 4 Bulan Mulai Oktober

DJKI Pangkas Waktu Pengurusan Merek dan Desain Industri Jadi 4 Bulan Mulai Oktober

Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Hermansyah Siregar mengatakan percepatan dilakukan secara bertahap dengan tetap mempertahankan kualitas pemeriksaan.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Miarni Oktari Yanti(27), ibu dari M. Khalifah Siddiq(9), mengajukan Surat Pengaduan Masyarakat (DUMAS) karena mempertanyakan perkembangan perkara yang dilaporkannya sejak April 2026. Kasus tersebut bermula dari dugaan penganiayaan terhadap korban pada 19 April 2026 di SD Swasta IT Tahfiidzul Qur’an Al Umm Smart Centre.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berharap Malaysia dan Singapura menunjukkan kemampuan terbaiknya saat berhadapan pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT