GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Humas Kementan soal Tempo: Pimpinan Sudah Menegur Pejabat yang Memberi Dukungan Pribadi

Humas Kementan menegaskan, semua media termasuk Tempo adalah mitra strategis dalam mengawal kebijakan publik. Kritik merupakan bagian penting dalam ekosistem demokrasi.
Sabtu, 8 November 2025 - 15:39 WIB
Gedung Kementerian Pertanian (Kementan) RI
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan komitmen terhadap integritas dan netralitas aparatur sipil negara (ASN). Pimpinan telah memberikan teguran kepada sejumlah pejabat setelah munculnya pemberitaan media, khususnya Tempo, yang memberikan kesan bahwa ada pegawai atau pejabat yang membela secara pribadi.

“ASN bekerja untuk negara dan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi siapa pun. Termasuk bila menang gugatan 200 miliar, seluruhnya akan disetor ke negara kemudian dibelikan pupuk, bibit dan alsintan untuk petani secara gratis. Pimpinan telah mengingatkan seluruh pejabat agar tetap profesional dan tidak melakukan tindakan yang dapat ditafsirkan sebagai dukungan personal,” ujar Wahyu Indarto, Humas Kementan, Sabtu (8/11/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wahyu menegaskan, di mata Kementan, semua media, termasuk Tempo adalah mitra strategis dalam mengawal kebijakan publik. Kritik merupakan bagian penting dalam ekosistem demokrasi.

Berdasarkan evaluasi internal Kementan, pemberitaan Tempo terkait Kementan dalam periode tertentu menunjukkan sekitar 79% bernada negatif. Itu artinya Tempo mencintai Kementan, begitupun sebaliknya.

Karena itu, Kementan mencoba menguji kebenaran 1 berita Tempo dari 79% berita negatif tersebut dengan mengadukannya ke Dewan Pers. Ternyata, Tempo dinilai melanggar Kode Etik Jurnalistik.

Ketika Tempo tidak memenuhi substansi penilaian dan rekomendasi yang dikeluarkan Dewan Pers, Kementan menggugat ketidakprofesionalan Tempo ke pengadilan.

“Agar semuanya dibuktikan di pengadilan dunia, bukan di pengadilan akhirat. Kementan dan Tempo sama-sama menegakkan kebenaran dan keadilan. Tak satu pun lembaga atau organisasi yang memiliki kebenaran mutlak. Kebenaran mutlak hanya milik Allah SWT,” ujar Wahyu.

Namun menurut Wahyu, Kementan tidak ingin seperti Tempo yang sibuk menggalang publik dengan cara tidak elegan, seperti demo dan penyebaran narasi seakan-akan sedang dizalimi. Seolah-olah ada pembungkaman pers. Padahal, Tempo telah diputus melanggar Kode Etik karena tidak akurat, melebih-lebihkan, dan beropini menghakimi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tempo tidak menjalankan substansi penilaian dan rekomendasi Dewan Pers, namun kini berkoar-koar bahwa pers hendak dibungkam. Karena itu, wajar jika petani dan publik mempertanyakan bahkan mencurigai motif Tempo di balik semua ini.

“Perlu kami ingatkan kembali ingatan publik, Kementan sedang garang-garangnya melibas mafia dan koruptor. Mafia pangan dan antek-anteknya sangat membenci Kementan dan akan selalu berusaha menjelek-jelekkan Kementan serta upaya memajukan pertanian dengan berbagai cara, termasuk memutarbalikkan fakta dan logika,” tegas Wahyu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Hanya Dicoret dari Skuad, Pemain Timnas Indonesia Tim Geypens Juga Dilarang Berlatih Bersama FC Emmen

Tak Hanya Dicoret dari Skuad, Pemain Timnas Indonesia Tim Geypens Juga Dilarang Berlatih Bersama FC Emmen

Kabar kurang mengenakkan datang dari Belanda setelah Tim Geypens dicoret dari skuad FC Emmen. Sang pemain Timnas Indonesia juga dikabarkan tidak diperbolehkan berlatih.
Bocah Berusia 10 Tahun di Blora Meninggal Dunia Akibat Terkena Ledakan Petasan

Bocah Berusia 10 Tahun di Blora Meninggal Dunia Akibat Terkena Ledakan Petasan

Seorang pelajar berinisial MA (10), warga Dukuh Ngapus, Desa Ketringan, Kecamatan Jiken Kabupaten Blora, Jawa Tengah. meninggal dunia setelah terkena ledakan petasan berukuran besar di halaman rumahnya.
Sebanyak 11 Ribu Wisatawan Menikmati Puncak ​Libur Lebaran di Gembira Loka Zoo Yogyakarta

Sebanyak 11 Ribu Wisatawan Menikmati Puncak ​Libur Lebaran di Gembira Loka Zoo Yogyakarta

Momen libur Lebaran 2026 diisi para wisatawan untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata di Kota Yogyakarta. Salah satu lokasi yang terpantau ramai dikunjungi wisatawasan adalam Gembira Loka Zoo.
Dua Orang Hendak Mencuri di Rumah Kosong Jakarta Selatan, Gagal Beraksi Usai Terekam CCTV

Dua Orang Hendak Mencuri di Rumah Kosong Jakarta Selatan, Gagal Beraksi Usai Terekam CCTV

Dua orang berinisial WH (48) dan TA (40) diduga hendak melakukan pencurian di rumah kosong milik korban FR di sekitar Jagakarsa, Jakarta Selatan.
"Hara" Anak Harimau Benggala Berusia 8 Bulan Mati di Bandung Zoo

"Hara" Anak Harimau Benggala Berusia 8 Bulan Mati di Bandung Zoo

Anak harimau benggala bernama Hara dinyatakan mati di Bandung Zoo.
BGN Buka Suara Soal Isu Siswa Wajib Ambil MBG ke Sekolah Saat Pembelajaran Daring, Singgung Kebijakan Baru

BGN Buka Suara Soal Isu Siswa Wajib Ambil MBG ke Sekolah Saat Pembelajaran Daring, Singgung Kebijakan Baru

Ia menekankan bahwa setiap kebijakan resmi terkait MBG hanya akan diumumkan melalui saluran komunikasi resmi milik BGN.

Trending

Bung Binder Puji Setinggi Langit John Herdman atas Keputusan Mencoret Pemain Ini dari Skuad Timnas Indonesia

Bung Binder Puji Setinggi Langit John Herdman atas Keputusan Mencoret Pemain Ini dari Skuad Timnas Indonesia

Pengamat sepakbola Bung Binder memberikan apresiasi kepada John Herdman atas keputusan mencoret beberapa pemain diaspora yang dianggap tidak tampil maksimal.
Media Vietnam Heran Bukan Main, Baru Mulai Era John Herdman, Timnas Indonesia Terus Tambah Kekuatan Baru di Tim Pelatih

Media Vietnam Heran Bukan Main, Baru Mulai Era John Herdman, Timnas Indonesia Terus Tambah Kekuatan Baru di Tim Pelatih

Sorotan tajam datang dari media Vietnam terhadap langkah PSSI dalam membenahi struktur kepelatihan Timnas Indonesia. Mereka heran PSSI tambah kekuatan baru.
Comeback ke Timnas Indonesia, Bung Harpa Soroti Keputusan Elkan Baggott Tolak Garuda Calling di Masa Lalu

Comeback ke Timnas Indonesia, Bung Harpa Soroti Keputusan Elkan Baggott Tolak Garuda Calling di Masa Lalu

Kembalinya Elkan Baggott ke Timnas Indonesia usai dua tahun absen menarik perhatian publik, pengamat Bung Harpa sempat singgung keputusan tolak Garuda Calling.
Ipswich Town Akui Tak Habis Pikir Lihat Elkan Baggott Bisa Dipanggil Timnas Indonesia

Ipswich Town Akui Tak Habis Pikir Lihat Elkan Baggott Bisa Dipanggil Timnas Indonesia

Bek jangkung Elkan Baggott dipastikan kembali memperkuat Timnas Indonesia setelah sempat absen, dan akan tampil di ajang FIFA Series. Ispwich Town akui kaget.
Media Prancis Terheran-heran dengan Calvin Verdonk, Dinilai Kurang Ofensif tapi Tampil Disiplin

Media Prancis Terheran-heran dengan Calvin Verdonk, Dinilai Kurang Ofensif tapi Tampil Disiplin

Media Prancis terheran-heran dengan Calvin Verdonk, bek Timnas Indonesia itu dinilai minim ofensif tapi tampil fokus dan disiplin saat laga Lille vs Marseille.
Ganjil Genap Jakarta Mulai Berlaku Lagi Hari Ini 25 Maret 2026

Ganjil Genap Jakarta Mulai Berlaku Lagi Hari Ini 25 Maret 2026

Peraturan lalu lintas ganjil genap Jakarta mulai berlaku lagi hari ini 25 Maret 2026. 
Wacana Sekolah Daring April 2026 Batal, Pratikno: Pemerintah Prioritaskan Tatap Muka Hindari 'Learning Loss'

Wacana Sekolah Daring April 2026 Batal, Pratikno: Pemerintah Prioritaskan Tatap Muka Hindari 'Learning Loss'

Berdasarkan hasil koordinasi lintas kementerian, diputuskan bahwa pembelajaran tatap muka harus tetap dijaga agar kualitas pendidikan tidak mengalami penurunan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT