News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Forum COP30, Transformasi Pertamina Kejar Target NZE 2060 atau Lebih Cepat

Dalam Internasional Conference of Parties ke-30 (COP30) di Brasil, Pertamina menegaskan komitmen mendukung visi Asta Cita Pemerintah yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dan target NZE.
Rabu, 12 November 2025 - 18:10 WIB
Internasional Conference of Parties ke-30 (COP30) yang berlangsung di Belém, Brasil.
Sumber :
  • Pertamina

Jakarta, tvOnenews.com – Dalam forum Internasional Conference of Parties ke-30 (COP30) yang berlangsung di Belém, Brasil, PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmennya dalam mencapai target Net Zero Emission (NZE) 2060 atau lebih cepat.

Tekad tersebut ditunjukkan dengan melanjutkan transformasi bisnis dan memperkuat langkah-langkah keberlanjutan pada seluruh lini bisnis perusahaan, termasuk inovasi produk ramah lingkungan serta bersinergi dengan berbagai pihak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu dikemukakan oleh Direktur Transformasi & Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero) Agung Wicaksono, yang mewakili Perseroan dalam gelaran internasional yang menyerukan aksi kolektif dunia untuk menjaga iklim dan keberlanjutan lingkungan global.

Dalam gelaran Konferensi Perubahan Iklim PBB tersebut, Agung juga memaparkan komitmen Pertamina dalam mendukung visi Asta Cita Pemerintah Indonesia yang menyeimbangkan antara pertumbuhan ekonomi dan mengejar target NZE.

Pertamina, lanjutnya, telah memperluas peta jalan (roadmap) perseroan menuju NZE. Bila sebelumnya fokus pengurangan emisi mencakup hanya emisi langsung (Scope 1) dan emisi tidak langsung dari energi yang dibeli (Scope 2), kini Pertamina menambahkan Scope 3 yang mencakup pengukuran dan pengendalian emisi dari seluruh rantai bisnis.

“Kami sedang memperbarui roadmap Net Zero Emission Pertamina, tidak hanya mencakup emisi Scope 1 dan Scope 2, tetapi kini juga menambahkan Scope 3 untuk memastikan seluruh rantai bisnis energi kami berkontribusi terhadap pengurangan emisi,” ujar Agung usai opening ceremony KTT COP di Bèlem, Brasil, Senin 10 November 2025. 

Agung menegaskan, sebagai perusahaan energi terbesar nasional, Pertamina menjadi pioneer dalam transformasi sektor energi, sebagai pilar utama dalam dekarbonisasi.

Sebagai wujud komitmen kuat perseroan terhadap agenda sustainability global dalam mengatasi perubahan iklim dan menjaga keberlanjutan lingkungan, Pertamina bahkan telah mengembangkan direktorat khusus yang membidangi transformasi dan keberlanjutan.

Pada COP kali ini, untuk pertama kalinya direktur yang membidangi sustainability Pertamina hadir dan menyampaikan pesan strategis tentang transformasi keberlanjutan yang dilakukan oleh Pertamina.

Agung menjelaskan, Pertamina sudah dan sedang mengembangkan strategi NZE di seluruh anak perusahaan dan lini bisnis, dengan menyelaraskan keunggulan operasional dengan tujuan iklim nasional. Pertamina, ujarnya, terus mendorong dekarbonisasi terintegrasi dan bisnis rendah karbon di seluruh rantai nilai Pertamina yang sejalan dengan strategi pertumbuhan ganda.

“Upaya dekarbonisasi juga dihasilkan dari bisnis Pertamina NRE dengan pemanfaatan Pembangkit Listrik Hijau untuk operasional seperti Tenaga Surya, PLTP, PLTBg, PLTSa, hidro dan angin, serta pada saat bersamaan mendukung ekosistem EV, mengembangkan hidrogen dan amonia hijau,” jelas Agung.

Pada lini bisnis hulu, perseroan menjalankan efisiensi energi, serta pengurangan metana dan flare loss. Tidak ketinggalan, perseroan juga mendorong peningkatan portofolio hulu serta mengembangkan Carbon Capture Storage (CCS) / Carbon Capture Utilization & Storage (CCUS) dan penangkapan karbon berbasis alam.

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai subholding upstream Pertamina, terus memacu pengembangan 13 proyek CCS/CCUS (project pipeline 2025-2026), dengan potensi penyimpanan karbon mencapai 7,3 giga ton (GT). Perseroan juga menargetkan pengembangan klaster bisnis CCS/CCUS dengan kapasitas hulu-hilir (end-to-end/E2E) sekitar 60 metrik ton per tahun (MTPA).

“CCUS/CCS Indonesia berpotensi menjadi pemimpin di Asia Tenggara dengan mengatasi emisi di “sektor-sektor yang sulit dikurangi”. Ini menjadi resep utama dekarbonisasi di sektor hulu migas bagi Pertamina sebagai perusahaan energi. Potensinya bisa berkontribusi mendukung target penurunan emisi 68% dari sektor energi pada 2030,” ujarnya.

Pada sektor bisnis pengolahan, Pertamina mendorong produksi biofuel (Hydrotreated Vegetable Oil, Pertamax Green dan Sustainable Aviation Fuel/SAF), bahan baku rendah karbon (UCO, CPO), dan Amonia Biru.

Pada bisnis gas, perusahaan menjaga tata kelola biaya transmisi, kompresor elektrifikasi, dan menggunakan bahan bakar rendah karbon untuk armada, sekaligus menghasilkan Bio-LNG, hydrogen blending, natural gas, biomethane, hydrogen, dan transportasi amonia.

Pada sektor pemasaran dan niaga, dekarbonisasi dilakukan dengan distribusi bahan bakar rendah karbon seperti biodiesel, bioetanol, SAF, perluasan Green Energy Station, serta berpartisipasi pada pasar karbon.

“Sesuai dengan pesan COP30 yaitu “it's time to act”, Pertamina sudah melakukan aksi – dan di sini, kami menyampaikan hal-hal yang telah dilakukan dalam bidang dekarbonisasi dan energi terbarukan seperti SAF, juga perkembangan biodiesel dan perluasan bioethanol dengan belajar banyak dari kesuksesan Brasil,” ucapnya.

Agung menegaskan bahwa upaya-upaya yang dilakukan oleh Pertamina saat ini selaras dengan standar global, yakni membatasi kenaikan suhu rata-rata global hingga di bawah 2°C. Dia pun mengamini bahwa masih diperlukan aksi pencegahan iklim yang lebih kuat untuk memenuhi target NZE Pemerintah Indonesia.

“Untuk itulah Pertamina menjalankan transformasi bisnis dan langkah keberlanjutan dengan tegas dan kuat, mendorong nilai dan ketahanan jangka panjang bagi masa depan energi Indonesia dan mencapai target emisi nol bersih atau NZE,” ujar Agung.

Sementara itu, dalam bidang energi baru terbarukan lainnya yakni panas bumi (geothermal), Indonesia menempati urutan kedua sebagai negara dengan penghasil energi geothermal terbesar di dunia, setelah Amerika Serikat (AS).

Indonesia juga berada di peringkat ke-7 terbesar di dunia sebagai penghasil emisi gas rumah kaca dengan menyumbang 2,3% emisi global atau 1.360 Mt CO2. Dari jumlah tersebut, kontribusi emisi terbesar (55,3%) bersumber sektor energi yang meliputi pemanfaatan sumber energi, konversi, dan distribusi energi.

Dunia Pendidikan

Selain enam lini bisnis utama, perusahaan juga mendukung dekarbonisasi melalui kiprah dunia pendidikan, seperti Pertamina Foundation dan Universitas Pertamina. Sektor pendidikan ini mendukung dekarbonisasi melalui penelitian dan pengembangan efisiensi energi dan elektrifikasi sekaligus mendorong riset terkait energi terbarukan dan pemodelan pasar karbon.

Langkah-langkah tersebut, tambah Agung, sejalan dengan Strategi Pertumbuhan Ganda Pertamina. Sebagai langkah konkrit, Pertamina telah mengalokasikan 10 persen dari total investasi untuk membangun dan mengembangkan bisnis rendah karbon selama periode 2025 hingga 2029.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dalam 5 tahun ke depan, Pertamina menargetkan kontribusi pendapatan dari bisnis rendah karbon meningkat,” tutupnya.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Malaysia Resmi Umumkan Jadwal FIFA Matchday November 2026, Timnas Indonesia masih Abu 

Malaysia Resmi Umumkan Jadwal FIFA Matchday November 2026, Timnas Indonesia masih Abu 

Malaysia mengumumkan jadwal laga uji coba internasional FIFA Matchday edisi November 2026 melalui laman resmi mereka pada Selasa (3/11/2026). 
Herri Pras Minta Adi Paryanto Bertobat, Tak Terima Video Dipotong hingga Dibuat Parodi

Herri Pras Minta Adi Paryanto Bertobat, Tak Terima Video Dipotong hingga Dibuat Parodi

Herri Pras meminta Adi Paryanto bertobat karena menudingnya melakukan framing dengan memotong video hingga membuat parodi pakaian yang menyerupai atribut silatnya.
Michael Carrick Terpojok, Pelatih AS Roma Ogah Terbuai dengan Keterpurukan Manchester United

Michael Carrick Terpojok, Pelatih AS Roma Ogah Terbuai dengan Keterpurukan Manchester United

Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, menolak terbuai dengan situasi yang dialami oleh Manchester United. Michael Carrick berada dalam posisi terpojok jelang duel.
Soal Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran, Polri Tegaskan Proses Evaluasi Masih Terus Berjalan

Soal Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran, Polri Tegaskan Proses Evaluasi Masih Terus Berjalan

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Jhonny Eddizon Isir buka suara soal penggeledahan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Selasa (27/10/2026) lalu. Dia menerangkan salah satu bentuk evaluasi yang telah dilakukan, yaitu Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma Sena telah dinonaktifkan.
Buntut Kasus Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran di Sukoharjo, Mabes Polri Minta Para Kapolres Bercermin dan Profesional Pimpin Satuan

Buntut Kasus Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran di Sukoharjo, Mabes Polri Minta Para Kapolres Bercermin dan Profesional Pimpin Satuan

Polri masih terus melakukan evaluasi buntut peristiwa penggeledahan yang terjadi di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Selasa (27/10/2026) lalu. Polri meminta kepada Kapolres jajaran agar peristiwa tersebut kedepannya dijadikan sebagai pembelajaran.
Resmi, The Remarried Empress Tayang Lebih Awal Hari Ini, Simak Sinopsis dan Jadwal Lengkapnya

Resmi, The Remarried Empress Tayang Lebih Awal Hari Ini, Simak Sinopsis dan Jadwal Lengkapnya

Drama Korea The Remarried Empress tayang lebih awal hari ini, 3 November 2026, simak sinopsis dan jadwal lengkapnya.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT