News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gaya Hidup Berburu Baju Bekas Berkelas: Aku Thrifting, Maka Aku Ada!

Thrifting tumbuh bukan lagi sekadar tren, melainkan gaya hidup yang memberi ruang untuk sedikit berkhayal: bahwa jaket yang kita temukan itu pernah punya kehidupan yang lebih glamor dari kita.
Minggu, 16 November 2025 - 08:52 WIB
Calon pembeli melihat pakaian bekas yang dijual di Pasar Baru, Jakarta
Sumber :
  • ANTARA

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa turun tangan, sidak, dan menindak —semacam pengingat bahwa gaya hidup pun ada batasnya ketika mulai kebablasan.

Langkah ini bukan untuk mematikan gaya hidup, tapi demi merapikan ekosistem yang selama ini tumbuh terlalu cepat, terlalu bebas, hingga lupa batas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemuja gaya

Di kota-kota besar, ada kelas manusia yang percaya bahwa gaya bukan sekadar pakaian, melainkan mata uang sosial. Dan thrifting, entah bagaimana, menjadi tempat ziarah baru para pemuja gaya ini.

Mereka datang tidak hanya untuk mencari jaket atau sepatu, tetapi untuk mencari cerita yang bisa disematkan pada hidup mereka. Sedikit romansa vintage. Sedikit aura Eropa. Sedikit kesan “aku beda, loh”.

Seperti kata Thorstein Veblen, ekonom dan sosiolog Amerika awal abad ke-20 yang memperkenalkan konsep conspicuous consumption, sebagian konsumsi memang memakai sebuah produk demi tampilan status, bukan fungsi.

Georg Simmel, pemikir Jerman yang gemar membedah perilaku sosial sehari-hari, sudah lebih dulu mengingatkan bahwa fashion adalah arena tarik-menarik antara ingin berbeda dan ingin tetap dianggap keren oleh kelompoknya.

Fenomena thrifting hari ini berdiri tepat di persimpangan itu.

Kita hidup di zaman saat label di kerah bisa lebih berpengaruh daripada isi kepala. Sepotong kaus kupluk (hoodie) bekas bisa menaikkan rasa percaya diri lebih cepat daripada membaca buku self-help sebanyak lima bab.

Maka, ketika toko loak menawarkan barang bermerek dengan harga sepertiga, mendadak banyak orang merasa menemukan jalan pintas menuju “kelas sosial” yang selama ini hanya digulir di gawai, bukan dimiliki.

Gaya hidup pun berubah. Yang dulu malu memakai barang rombengan, kini justru bangga mengaku sebagai penikmat barang bekas --tentu sambil memilih sudut pandang foto yang paling membuatnya terlihat nyentrik tapi dompet tetap aman pada saat yang sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebuah ironi yang cantik: membeli bekas dianggap aksi cerdas, tapi alasan sebenarnya kadang cuma ingin terlihat kaya tanpa mesti menjalani proses menjadi kaya.

Di titik ini, thrifting bukan lagi aktivitas hemat, melainkan sarana kolektif untuk terus memoles persona. Orang memburu jaket denim tertentu bukan karena butuh, tapi karena takut ketinggalan tren. Orang memborong kemeja bermerek bukan karena cocok, tapi karena lumayan buat foto gaya hari ini (OOTD).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Inter Milan Bakal Pincang, Liverpool Serius Bidik Alessandro Bastoni untuk Gantikan Virgil van Dijk

Inter Milan Bakal Pincang, Liverpool Serius Bidik Alessandro Bastoni untuk Gantikan Virgil van Dijk

Liverpool kembali membuka peluang mengejar Alessandro Bastoni pada bursa transfer musim panas mendatang. Bek Inter Milan itu sudah lama masuk radar The Reds.
Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah Sinkronkan Data untuk Perkuat Mitigasi Banjir di Kawasan Perkotaan 

Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah Sinkronkan Data untuk Perkuat Mitigasi Banjir di Kawasan Perkotaan 

Kemendagri bersama sejumlah pemerintah daerah di Indonesia memperkuat sinergi dalam rangka menyatukan data serta strategi mitigasi bencana, khususnya banjir
Okupansi Logistik Greater Jakarta Capai 95,8 Persen, JIEP Perluas Gudang Modern

Okupansi Logistik Greater Jakarta Capai 95,8 Persen, JIEP Perluas Gudang Modern

PT JIEP memperluas fasilitas pergudangan modern di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur, seiring tingginya permintaan terhadap gudang logistik di kawasan Jabodetabek.
Tinju Dunia: WBA Perintahkan Teofimo Lopez Hadapi Jack Catterall untuk Perebutan Gelar Juara

Tinju Dunia: WBA Perintahkan Teofimo Lopez Hadapi Jack Catterall untuk Perebutan Gelar Juara

World Boxing Association (WBA) resmi memerintahkan Teofimo Lopez untuk menghadapi Jack Catterall. Duel wajib itu merupakan konsekuensi dari kewajiban gelar yang sebelumnya melekat pada Rolando “Rolly” Romero.
Di Tengah DFK dan Deepfake, Pakar Dukung Qodari Tak Gentar Hadapi Tuduhan

Di Tengah DFK dan Deepfake, Pakar Dukung Qodari Tak Gentar Hadapi Tuduhan

Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dinilai perlu semakin diperkuat di tengah meningkatnya pertarungan informasi di ruang digital.
Bursa Transfer Inter Milan: Nerazzurri Pantau Gelandang Muda River Plate Tobias Aranda

Bursa Transfer Inter Milan: Nerazzurri Pantau Gelandang Muda River Plate Tobias Aranda

Inter Milan memantau talenta muda River Plate, Tobias Aranda. Gelandang Argentina itu mencuri perhatian setelah tampil impresif bersama klub barunya.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Miarni Oktari Yanti(27), ibu dari M. Khalifah Siddiq(9), mengajukan Surat Pengaduan Masyarakat (DUMAS) karena mempertanyakan perkembangan perkara yang dilaporkannya sejak April 2026. Kasus tersebut bermula dari dugaan penganiayaan terhadap korban pada 19 April 2026 di SD Swasta IT Tahfiidzul Qur’an Al Umm Smart Centre.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berharap Malaysia dan Singapura menunjukkan kemampuan terbaiknya saat berhadapan pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Video 27 detik Bilqis Luvena viral di media sosial. Ternyata konten aslinya merupakan lipsync dan parodi, sementara link Telegram, X, dan download video perlu
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT