News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kerugian Ekonomi Nasional Akibat Banjir di Sumatera Diprediksi Tembus Rp68,8 Triliun, Di Aceh Saja Melebihi PNBP Tambang

Berdasarkan perhitungan CELIOS, banjir di Sumatera berkontribusi pada penurunan PDB nasional hingga Rp68,67 triliun, setara 0,29 persen dari total ekonomi Indonesia.
Senin, 1 Desember 2025 - 19:37 WIB
Upaya evakuasi korban bencana banjir dan tanah longsor di Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah, dan Kabupaten Tapanuli Selatan, Jumat (28/11/2025).
Sumber :
  • Basarnas

Jakarta, tvOnenews.com - Dampak banjir besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat ternyata bukan hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga mengguncang fondasi ekonomi nasional.

Center of Economic and Law Studies (CELIOS) menilai bencana ini telah menimbulkan efek domino yang merembet jauh dari wilayah terdampak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan perhitungan CELIOS, banjir yang terjadi berkontribusi pada penurunan Produk Domestik Bruto (PDB) nasional hingga Rp68,67 triliun, setara 0,29 persen dari total ekonomi Indonesia.

Angka ini mencerminkan betapa strategisnya posisi provinsi-provinsi di Sumatera dalam rantai pasokan nasional.

CELIOS menegaskan bahwa gangguan akibat banjir tidak hanya bersifat lokal. Arus barang konsumsi dan kebutuhan industri yang biasanya bergerak melalui Aceh dan Sumatera Utara ikut terhenti.

“Ketika satu daerah terjadi bencana hingga memutuskan transportasi, dampak bukan hanya di provinsi tersebut, namun secara nasional juga mengalami dampak negatif,” kata Ekonom sekaligus Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira, dalam keterangan tertulis, Senin (1/12/2025).

Secara regional, kerugian ekonomi ikut menggunung. CELIOS memproyeksi Aceh menderita kerugian Rp2,04 triliun, Sumatera Utara Rp2,07 triliun, dan Sumatera Barat Rp2,01 triliun.

Tiga provinsi ini dinilai menghadapi pukulan bersamaan yang memengaruhi aktivitas perdagangan, distribusi logistik, hingga pendapatan rumah tangga.

Kerugian tersebut dihitung menggunakan beberapa asumsi. Mulai dari kerusakan rumah dengan nilai rerata Rp30 juta per unit, kerusakan jembatan dengan biaya pembangunan kembali Rp1 miliar, hingga hilangnya pendapatan masyarakat selama 20 hari kerja.

Kerugian lahan pertanian juga signifikan, dihitung dari harga beras Rp6.500 per kg dengan produktivitas per hektare mencapai 7 ton, serta perbaikan jalan yang diperkirakan Rp100 juta per 1.000 meter.

Menurut Bhima, titik kritis bencana bukan semata air bah, tetapi terputusnya aktivitas ekonomi yang menopang kehidupan masyarakat.

“Ketika terjadi bencana alam, maka akan memutus jalur distribusi dan menyebabkan perdagangan melemah. Selain itu, konsumsi masyarakat juga mengalami pelemahan karena tidak ada penghasilan selama periode bencana,” jelasnya.

CELIOS menilai banjir kali ini tidak berdiri sendiri. Bhima menyebut bencana tersebut berkaitan erat dengan degradasi lingkungan akibat alih fungsi lahan untuk sawit dan pertambangan. Ia menilai kontribusi kedua sektor tersebut jauh dari cukup untuk menutup kerugian ekonomi akibat bencana.

Ia mencontohkan Aceh yang merugi Rp2,04 triliun akibat banjir, jauh lebih besar dibandingkan PNBP tambang Aceh yang hanya Rp929 miliar hingga 31 Agustus 2025.

“Aceh merugi Rp2,04 triliun, lebih besar dibanding PNBP tambang Aceh Rp929 miliar hingga 31 Agustus 2025,” tegas Bhima.

Atas temuan tersebut, CELIOS mendesak pemerintah melakukan langkah tegas. Moratorium izin tambang dan perluasan kebun sawit dinilai sebagai keharusan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

CELIOS juga mendorong percepatan transisi menuju ekonomi hijau dan model pembangunan yang mengutamakan pemulihan ekologis.

“Tanpa perubahan struktur ekonomi, bencana ekologis akan berulang dengan kerugian ekonomi yang jauh lebih besar,” tutup Bhima. (agr/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Paulus Bangun Tudungta selaku pengacara yang memeras pengusaha muda Vincent Leo Ca diduga melakukan pemerasan atas arahan sang ayah.
The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

Pertandingan tinju dengan konsep berbeda akan digelar di Yogyakarta. The Temple of Champions akan berlangsung di Candi Prambanan pada 7 November 2026 mendatang.
Bursa Transfer Inter Milan: Mika Godts Pernah Ditawarkan ke Nerazzurri, tetapi Terkendala Taktik yang Kurang Cocok

Bursa Transfer Inter Milan: Mika Godts Pernah Ditawarkan ke Nerazzurri, tetapi Terkendala Taktik yang Kurang Cocok

Mika Godts menjadi sorotan setelah tampil impresif bersama Timnas Belgia di Nations League. Winger muda itu menunjukkan kemampuan sepanjang musim lalu.
AI Bantu Analisis Saham, Keputusan Tetap di Tangan Investor: Data Pasar Jadi Lebih Mudah Dipahami

AI Bantu Analisis Saham, Keputusan Tetap di Tangan Investor: Data Pasar Jadi Lebih Mudah Dipahami

Posisi tersebut penting karena teknologi tidak menghilangkan risiko pasar saham. AI dapat membantu menyusun informasi, tetapi tidak dapat menjadikan
Timnas Italia Mulai Bersinar, Giorgio Scalvini Akui Senang Jadi Tandem Alessandro Bastoni di Lini Belakang Gli Azzurri

Timnas Italia Mulai Bersinar, Giorgio Scalvini Akui Senang Jadi Tandem Alessandro Bastoni di Lini Belakang Gli Azzurri

Giorgio Scalvini bicara mengenai pengalamannya bermain bersama Alessandro Bastoni di Timnas Italia. Bek Atalanta itu merasa sistem empat bek Sarri membantunya.
Jadi Target Serius Inter Milan, Pilar Penting AS Roma Buka Suara: Saya Senang di Olimpico

Jadi Target Serius Inter Milan, Pilar Penting AS Roma Buka Suara: Saya Senang di Olimpico

Manu Kone buka suara mengenai rumor transfer yang mengaitkan dirinya dengan Inter Milan. Gelandang asal Prancis itu menegaskan fokusnya saat ini tetap bersama AS Roma.

Trending

Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Paulus Bangun Tudungta selaku pengacara yang memeras pengusaha muda Vincent Leo Ca diduga melakukan pemerasan atas arahan sang ayah.
The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

Pertandingan tinju dengan konsep berbeda akan digelar di Yogyakarta. The Temple of Champions akan berlangsung di Candi Prambanan pada 7 November 2026 mendatang.
Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Video 27 detik Bilqis Luvena viral di media sosial. Ternyata konten aslinya merupakan lipsync dan parodi, sementara link Telegram, X, dan download video perlu
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berharap Malaysia dan Singapura menunjukkan kemampuan terbaiknya saat berhadapan pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT