GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bappenas Sebut RI Butuh Dana Iklim Rp12.568 Triliun hingga 2035, Anggaran dari Mana?

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menyoroti bahwa alokasi anggaran iklim Indonesia di APBN saat ini masih sangat terbatas.
Selasa, 2 Desember 2025 - 18:54 WIB
Ilustrasi cuaca buruk.
Sumber :
  • Istockphoto

Jakarta, tvOnenews.com - Indonesia disebut membutuhkan pendanaan yang sangat besar untuk mencapai target penanganan perubahan iklim pada 2035.

Pemerintah memperkirakan, RI butuh anggaran mencapai 757,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp12.568 triliun (asumsi kurs Rp16.600 per USD), sesuai komitmen Indonesia dalam Enhanced dan Secondary Nationally Determined Contribution untuk 2035.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Pemerintah menyadari bahwa target tersebut hanya bisa dicapai jika investasi iklim ditingkatkan secara signifikan dan didorong oleh inovasi teknologi.

Hal itu disampaikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, yang menegaskan bahwa alokasi anggaran iklim di APBN masih sangat terbatas.

Ia menyebut perlunya percepatan pendanaan dan penguatan tata kelola agar Indonesia mampu beradaptasi dengan dinamika global terkait pembiayaan iklim.

“Jika dibandingkan saat ini, alokasi anggaran terkait iklim baru mencapai 3 persen (dari) APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara),” ucapnya dalam agenda Peluncuran Dana Inovasi Teknologi dan Kajian Solusi Berketahanan Iklim di Gedung Bappenas Jakarta, Selasa (2/12/2025).

Data pemerintah menunjukkan bahwa belanja iklim nasional periode 2016–2024 rata-rata sebesar 4,4 miliar dolar AS per tahun (sekitar Rp73 triliun), atau hanya 3 persen dari APBN. Kondisi ini menegaskan masih lebarnya kesenjangan pendanaan antara kebutuhan dan kemampuan fiskal.

Pada Konferensi Perubahan Iklim ke-30 PBB (COP30) di Belém, Brasil, pembiayaan iklim kembali menjadi fokus global. Negara-negara bersepakat mendorong mobilisasi pendanaan melalui New Collective Quantified Goal on Climate Finance (NCQG) sebesar 1,3 triliun dolar AS per tahun pada 2035 (sekitar Rp21.580 triliun). Kesepakatan lain meliputi peningkatan pendanaan adaptasi hingga tiga kali lipat dan pembentukan Tropical Forest Forever Facility dengan dana awal sekitar 6,7 miliar dolar AS (sekitar Rp111,2 triliun).

Situasi global tersebut membuat Indonesia perlu memperkuat kesiapan program, proyek, serta tata kelola agar mampu menarik pendanaan investasi internasional. Pemerintah menilai investasi menjadi kunci untuk memperluas inovasi, meningkatkan teknologi rendah karbon, dan memperkuat basis pengetahuan yang menjadi fondasi transisi energi.

Rachmat menyebut investasi awal perlu diarahkan untuk mendorong teknologi rendah karbon yang membuka peluang ekonomi besar. Berdasarkan World Resources Institute (WRI) 2025, setiap satu dolar AS yang diinvestasikan dalam adaptasi iklim dapat menghasilkan manfaat lebih dari 10 dolar AS dalam 10 tahun.

Pemerintah juga menilai uji coba dan demonstrasi teknologi menjadi tahapan penting untuk mengubah gagasan menjadi implementasi. International Energy Agency (IEA) pada 2021 menyebut bahwa pada 2050, separuh pengurangan emisi global akan bersumber dari teknologi yang saat ini masih berada di tahap prototipe.

Selain itu, basis data dan evidence dipandang krusial untuk memastikan intervensi yang tepat sasaran. Laporan Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) 2022 menunjukkan bahwa kesenjangan data risiko masih menghambat efektivitas adaptasi, terutama pada tingkat lokal.

“Menjawab kondisi tersebut, peluncuran Innovation and Technology Fund (ITF) serta dokumen Pembangunan Berketahanan Iklim (PBI) dan Kajian Dampak Perubahan Iklim terhadap Perpindahan Penduduk pada Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Indonesia harus kita lakukan hari ini. Ini merupakan penegasan arah besar pembangunan Indonesia ke depan,” ungkap Rachmat.

ITF disiapkan sebagai mekanisme pendanaan yang mendukung implementasi pembangunan rendah karbon di tingkat provinsi. Skema ini berfungsi sebagai jembatan pembiayaan untuk memfasilitasi inovasi dan teknologi yang menawarkan solusi adaptasi serta mitigasi iklim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendanaan tersebut diharapkan mampu mendorong proyek berbasis teknologi yang memberikan manfaat ganda, sekaligus menjadi bagian dari kolaborasi lebih luas melalui Innovative Development Fund. Pemerintah berharap sinergi antarpendanaan ini dapat memperkuat pencapaian target pembangunan nasional.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tinggi kepada Pemerintah Inggris, Pemerintah Jerman, UNDP (United Nations Development Programme), Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan beberapa kementerian lain yang terus selalu melakukan komitmen dalam menangani persoalan iklim kita,” ujar Kepala Bappenas. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Larang Ormas Sweeping Rumah Makan Selama Ramadan

Pramono Larang Ormas Sweeping Rumah Makan Selama Ramadan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung secara tegas melarang ormas melakukan sweeping rumah makan selama Ramadan 2026. 
Hasil Super League: Efektivitas Bhayangkara Jadi Petaka, Tavares Bongkar Penyebab Persebaya Tumbang

Hasil Super League: Efektivitas Bhayangkara Jadi Petaka, Tavares Bongkar Penyebab Persebaya Tumbang

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares buka suara usai skuadnya kalah 1-2 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Gelora Bung Tomo Sabtu (14/2/2026)
Ramalan Keuangan Shio 16 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan Shio 16 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio 16 Februari 2026 untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Prediksi finansial, peluang rezeki, tips mengelola uang hari ini.
Hasil Liga Italia: Ricuh di Akhir Laga! Morata Kartu Merah, Como Dipermalukan Fiorentina di Kandang

Hasil Liga Italia: Ricuh di Akhir Laga! Morata Kartu Merah, Como Dipermalukan Fiorentina di Kandang

Como 1907 harus menelan pil pahit setelah takluk 1-2 dari Fiorentina pada lanjutan Liga Italia di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Sabtu (14/2/2026) malam WIB.
Polisi Beberkan Hasil Forensik Bocah SD di Demak Akhiri Hidupnya Usai Dimaki Sang Ibu

Polisi Beberkan Hasil Forensik Bocah SD di Demak Akhiri Hidupnya Usai Dimaki Sang Ibu

Polisi beberkan hasil forensic bocah SD di Demak akhiri hidupnya usai dimaki ibu kandungnya. Dalam hal ini, Kasat Reskrim Polres Demak, Iptu Anggah jelaskan
Paul Munster Bongkar Rahasia Kalahkan Persebaya di GBT: Strategi 100 Persen Berhasil!

Paul Munster Bongkar Rahasia Kalahkan Persebaya di GBT: Strategi 100 Persen Berhasil!

Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC Paul Munster mengungkapkan kunci kemenangan timnya setelah menaklukkan Persebaya Surabaya dengan skor 2-1 pada pekan ke-21 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2/2026)

Trending

Usai Dimaki Sang Ibu, Bocah SD Akhiri Hidupnya di Demak, Polisi Ceritakan Kronologinya

Usai Dimaki Sang Ibu, Bocah SD Akhiri Hidupnya di Demak, Polisi Ceritakan Kronologinya

Usai insiden bocah SD akhiri hidupnya di NTT. Kini mencuat kabar terkait bocah SD di Demak, Jawa Tengah, akhiri hidupnya usai dimaki ibu kandungnya.
Ramalan Zodiak Besok, 16 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 16 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak besok, 16 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan selengkapnya.
Ramalan Zodiak Besok, 16 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 16 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan zodiak besok, 16 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, serta Virgo. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan lengkapnya di sini.
Tottenham Hotspur Terpuruk di Papan Bawah, Igor Tudor Datang Bawa Tugas Berat

Tottenham Hotspur Terpuruk di Papan Bawah, Igor Tudor Datang Bawa Tugas Berat

Tottenham Hotspur resmi menunjuk Igor Tudor sebagai pelatih interim hingga akhir musim ini untuk menggantikan Thomas Frank.
Tanpa Mauricio Souza di Pinggir Lapangan, Persija Jakarta Siap Hadapi Ujian Berat di Bali

Tanpa Mauricio Souza di Pinggir Lapangan, Persija Jakarta Siap Hadapi Ujian Berat di Bali

Persija Jakarta menegaskan fokus utama skuadnya ialah pemulihan mental pemain jelang laga tandang menghadapi Bali United pada pekan ke-21 Super League 2025/2026
Jantung Kota London Diterangi 30 Ribu Lampu LED Ramadan Lights, Sadiq Khan Serukan Persatuan

Jantung Kota London Diterangi 30 Ribu Lampu LED Ramadan Lights, Sadiq Khan Serukan Persatuan

Baru-baru ini warganet dihebohkan dengan kabar jantung kota London diterangi 30 ribu lampu led, pada Jumat (13/2). Sontak, kabar itu menuai komentar warganet.
Harry Kane Menggila! Bayern Hancurkan Bremen 3-0 dan Makin Tak Tersentuh di Puncak

Harry Kane Menggila! Bayern Hancurkan Bremen 3-0 dan Makin Tak Tersentuh di Puncak

Bayern Muenchen tampil perkasa saat meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Werder Bremen dalam laga lanjutan Bundesliga di Weserstadion, Sabtu (14/2/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT