GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KLH Selidiki Perusahaan Sumber Kayu Gelondongan yang Hanyut saat Banjir Sumatera

KLH akan memanggil delapan perusahaan untuk memberikan penjelasan kepada Deputi Penegakan Hukum (Gakkum) terkait kayu gelondongan yang hanyut saat banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
Rabu, 3 Desember 2025 - 15:26 WIB
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) akan mulai melakukan penyelidikan terhadap perusahaan-perusahaan yang berkontribusi memperparah banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), Sumatra Barat (Sumbar).

Hal itu disampaikan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq saat rapat dengan Komisi XII DPR di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (3/12/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya, Hanif memaparkan data penebangan hutan di tiga provinsi tersebut. Di Aceh, kawasan hutan berkurang seluas 14 ribu hektar sejak 1990 sampai 2024.

“Di Batang Toru terdapat pengurangan hutan sejumlah 19 ribu hektar. Kemudian di DAS (Daerah Aliran Sungai) Sumbar, kita kehilangan hutan di angka 10.521 hektar,” katanya.

Dia lantas mengungkapkan bahwa KLH akan memanggil delapan perusahaan untuk memberikan penjelasan kepada Deputi Penegakan Hukum (Gakkum) terkait kayu gelondongan yang hanyut saat banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

“Kami akan segera memulai langkah-langkah penyelidikan terkait dengan kasus ini,” kata Hanif.

Dia menegaskan pemerintah tidak akan memberikan pembebasan hukum terhadap perusahaan perusak lingkungan tersebut. Terlebih, jumlah korban tewas akibat bencana ini sudah hampir menyentuh angka 1.000 jiwa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tentu korban yang cukup banyak tidak boleh kita memberikan dispensasi-despensasi ke dalam kasus ini. Hukum harus ditegakkan, korban cukup banyak,” lanjut Hanif.

“Jadi Kementerian Lingkungan Hidup berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini melalui multidoor pendekatan hukum terkait dengan penanganan hidrometeorologi di Sumatra bagian utara ini,” tuturnya. (saa)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Simak, Rabu Siang Polri akan Mulai "One Way" Nasional Sejak Tol Cikampek-Kalikangkung

Simak, Rabu Siang Polri akan Mulai "One Way" Nasional Sejak Tol Cikampek-Kalikangkung

Rabu siang Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas one way (satu arah) nasional mulai dari KM 70 Cikampek sampai dengan KM 414 Kalikangkung.
Kebakaran Ruko Laundry di Kabupaten Malang, Satu Orang Tewas dan Tiga Luka Bakar

Kebakaran Ruko Laundry di Kabupaten Malang, Satu Orang Tewas dan Tiga Luka Bakar

Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan kebakaran diduga dipicu oleh percikan api dari kompor pemanas air untuk setrika uap yang menyambar uap bensin.
Alasan di Balik Staf Pelatih Timnas Indonesia Era John Herdman Lebih Ramping Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert

Alasan di Balik Staf Pelatih Timnas Indonesia Era John Herdman Lebih Ramping Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert

Simon Grayson resmi mengumumkan dirinya sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia yang dipimpin oleh John Herdman. Kehadiran pelatih asal Inggris tersebut mem-..
Pukulan dari Dalam untuk Trump, Direktur Pusat Kontraterorisme AS Mengundurkan Diri

Pukulan dari Dalam untuk Trump, Direktur Pusat Kontraterorisme AS Mengundurkan Diri

Menolak perang AS yang sedang berlangsung di Iran, direktur Pusat Kontraterorisme Nasional Amerika Serikat, Joseph Kent, mengundurkan diri pada Selasa.
Info Mudik: Ini Jadwal One Way Nasional Sepanjang 344 Kilometer Jalur Tol Trans Jawa

Info Mudik: Ini Jadwal One Way Nasional Sepanjang 344 Kilometer Jalur Tol Trans Jawa

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi mengumumkan waktu pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way atau satu arah secara nasional.
Sikap Tegas TNI AU Tanggapi Video Viral Dugaan Transaksi Tramadol di Seberang Markas Satrekon

Sikap Tegas TNI AU Tanggapi Video Viral Dugaan Transaksi Tramadol di Seberang Markas Satrekon

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) menyikapi video viral yang menunjukkan adanya dugaan transaksi obat keras Tramadol di depan Markas Satrekon.

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

AFC kembali mengumumkan hasil sidang Komite Disiplin dan Etik Tebaru pada Selasa (17/3/2026). Apakah sanksi untuk Persib pasca kericuhan di ACL 2 sudah keluar?
Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Timnas Indonesia semakin mendapat perhatian dunia. Hal itu terlihat dari mulai seringnya para pemain skuad Garuda dibahas oleh media asing, mulai dari Amerika -
Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Persib Bandung dipastikan menerima dana FIFA dengan nominal fantastis lewat program CBP setelah Frans Putros dipanggil Timnas Irak ke playoff Piala Dunia 2026.
Dipanggil Dedi Mulyadi, Vina Cirebon Ungkap Pernah Dipukul Saat Tolak Melayani Suami

Dipanggil Dedi Mulyadi, Vina Cirebon Ungkap Pernah Dipukul Saat Tolak Melayani Suami

​​​​​​​Vina Cirebon mengaku kepada Dedi Mulyadi pernah dipukul suami saat di China. Pengakuan itu terungkap saat pertemuan dengan mantan mertuanya. (18/3/2026)
Update Arus Mudik: Macet Luar Biasa 29 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, Tol Layang MBZ Sama Padatnya

Update Arus Mudik: Macet Luar Biasa 29 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, Tol Layang MBZ Sama Padatnya

Memasuki hari yang diprediksi sebagai puncak arus mudik 2026, kemacetan panjang mulai menyergap para pengendara di Ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Jawa Tengah. 
Update Arus Mudik: Macet Panjang 37 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek , Mulai dari Bekasi

Update Arus Mudik: Macet Panjang 37 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek , Mulai dari Bekasi

Memasuki hari yang diprediksi sebagai puncak arus mudik 2026, Rabu (18/3) dini hari, lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek arah Jawa Tengah, terpantau padat. 
Ramalan Keuangan Zodiak 19 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 19 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 19 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak peluang finansial dan kondisi keuangan tiap zodiak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT